Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perlon Unggahan

Perlon Unggahan adalah sebuah tradisi yang digelar sepekan sebelum bulan Ramadan oleh warga desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Perlon Unggahan dimulai dari mengunjungi makam Bonokeling tanpa alas kaki, dengan menjinjing 'Ambeng'. Di makam Bonokeling tersebut, 6 Kasepuhan berdoa (ziarah) dengan khusyuk. Kasepuhan tersebut terdiri dari Kasepuhan Kyai Mejasari, Kyai Padawirja, Kyai Wiryatpada, Kyai Padawitama, Kyai Wangsapada dan Kyai Naya Leksana.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perlon Unggahan
Tradisi unggahan yang dilangsungkan oleh masyarakat adat Bonokeling di Banyumas.

Perlon Unggahan adalah sebuah tradisi yang digelar sepekan sebelum bulan Ramadan oleh warga desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.[1] Perlon Unggahan dimulai dari mengunjungi makam Bonokeling tanpa alas kaki, dengan menjinjing 'Ambeng'. Di makam Bonokeling tersebut, 6 Kasepuhan berdoa (ziarah) dengan khusyuk. Kasepuhan tersebut terdiri dari Kasepuhan Kyai Mejasari, Kyai Padawirja, Kyai Wiryatpada, Kyai Padawitama, Kyai Wangsapada dan Kyai Naya Leksana.

Setelah itu, diadakan makan besar yang diramaikan oleh warga sekitar. Tersedia berbagai macam makanan tradisional tetapi yang pasti harus ada adalah nasi bungkus, serundeng sapi dan sayur becek (berkuah). Uniknya, serundeng sapi dan sayur becek, harus disajikan oleh 12 lelaki dewasa. Ataupun dapat disesuaikan dengan jumlah korban sapi yang disembelih. Setelah itu, biasanya para warga akan berebut makanan tersebut dengan mitos dapat menambah keberkahan di bulan Ramadan.[2]

Referensi

  1. ↑ "Perlon Unggahan Potong 24 Kambing". suaramerdeka.com. 4 Juni 2016. Diakses tanggal 10 Juni 2017.[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Tradisi Perlon Unggahan di Banyumas". viva.co.id. 8 Juli 2013. Diakses tanggal 10 Juni 2017.
Ikon rintisan

Artikel bertopik tradisi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026