Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perjanjian Sykes–Picot

Perjanjian Sykes–Picot yang ditandatangani pada tahun 1916 adalah perjanjian rahasia antar pemerintah Britania Raya dengan pemerintah Prancis yang diikuti dan disetujui oleh Kekaisaran Rusia, di mana dalam perjanjian ini ketiga negara mendiskusikan pengaruh dan kendali di Asia Barat setelah jatuhnya Kesultanan Utsmaniyah pada Perang Dunia I yang telah diprediksi sebelumnya. Perjanjian ini secara efektif membelah daerah-daerah Arab di bawah Kesultanan Utsmaniyah di luar Semenanjung Arab sehingga pada masa depan dapat ditentukan di mana kendali atau pengaruh Inggris atau Prancis akan berlaku. Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 16 Mei 1916 dan diberi nama sesuai dengan diplomat Prancis François Georges-Picot dan diplomat Inggris Sir Mark Sykes.

persetujuan rahasia yang ditandatangani pada tahun 1916 antara Prancis dan Inggris untuk membagi-bagi Timur Tengah setelah berakhirnya Perang Dunia Pertama
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perjanjian Sykes–Picot
Peta Perjanjian Sykes–Picot
Zona pengaruh dan kendali Prancis, Inggris, dan Rusia yang ditetapkan oleh Perjanjian Sykes–Picot

Perjanjian Sykes–Picot yang ditandatangani pada tahun 1916 adalah perjanjian rahasia antar pemerintah Britania Raya dengan pemerintah Prancis[1] yang diikuti dan disetujui oleh Kekaisaran Rusia, di mana dalam perjanjian ini ketiga negara mendiskusikan pengaruh dan kendali di Asia Barat setelah jatuhnya Kesultanan Utsmaniyah pada Perang Dunia I yang telah diprediksi sebelumnya. Perjanjian ini secara efektif membelah daerah-daerah Arab di bawah Kesultanan Utsmaniyah di luar Semenanjung Arab sehingga pada masa depan dapat ditentukan di mana kendali atau pengaruh Inggris atau Prancis akan berlaku.[2] Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 16 Mei 1916[3] dan diberi nama sesuai dengan diplomat Prancis François Georges-Picot dan diplomat Inggris Sir Mark Sykes.

Karena pecahnya Revolusi Bolshevik, Rusia mengundurkan diri dari perjanjian ini.[4] Pada Revolusi Rusia pada bulan Oktober 1917, para pejuang Bolshevik memublikasikan perjanjian ini dan mempermalukan Inggris, membuat Arab marah, dan Turki senang.[5]

Referensi

  1. ↑ Fromkin, David (1989). A Peace to End All Peace: The Fall of the Ottoman Empire and the Creation of the Modern Middle East. New York: Owl. hlm. 286, 288. ISBN 0-8050-6884-8.
  2. ↑ Peter Mansfield, British Empire magazine, Time-Life Books, no 75, p.2078
  3. ↑ http://www.law.fsu.edu/library/collection/LimitsinSeas/IBS094.pdf Diarsipkan 2009-03-27 di Wayback Machine. p. 8.
  4. ↑ Susilo, Taufik Adi, Ensiklopedi Pengetahuan Dunia Abad 20. Javalitera. Yogyakarta 2010 Halaman 65
  5. ↑ Peter Mansfield, The British Empire magazine, no.75, Time-Life Books, 1973
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • İslâm Ansiklopedisi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Perang Dunia I

konflik global yang berawal di Eropa tahun 1914-1918

Perang Arab–Israel 1948

tahap kedua dan terakhir perang Palestina 1947–1949

Konfrontasi Indonesia–Malaysia

konflik Militer atas pembentukan Malaysia (1963–1966)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026