Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perdarahan uterus abnormal

Perdarahan uterus abnormal adalah pendarahan vagina dari uterus yang sering terjadi, berlangsung terlalu lama, lebih dari normal, atau tidak teratur. Walau begitu, pendarahan vagina selama kehamilan tidak termasuk kategori ini. Anemia defisiensi zat besi dapat terjadi dan kualitas hidup dapat dipengaruhi secara negatif.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Juni 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perdarahan uterus abnormal
Nama lainPerdarahan uterus disfungsional, perdarahan vagina abnormal
SpesialisasiGinekologi
GejalaPerdarahan uterus tak teratur, terlalu sering, berkepanjangan, atau berlebihan[1]
KomplikasiAnemia kekurangan zat besi[2]
PenyebabMasalah ovulasi, fibroid, adenomiosis, polip rahim, masalah pendarahan lainnya, efek samping dari pengaturan kelahiran, kanker[3]
Metode diagnostikBerdasarkan gejala, tes darah, pencitraan medis, histeroskopi[2]
Diagnosis bandingHamil di luar kandungan[4]
PengobatanKontrasepsi hormonal, agonis GnRH, asam traneksamat, NSAID, operasi[1][5]
FrekuensiCukup sering[2]

Perdarahan uterus abnormal adalah pendarahan vagina dari uterus yang sering terjadi, berlangsung terlalu lama, lebih dari normal, atau tidak teratur.[1][3] Walau begitu, pendarahan vagina selama kehamilan tidak termasuk kategori ini. Anemia defisiensi zat besi dapat terjadi dan kualitas hidup dapat dipengaruhi secara negatif.

Penyebab yang mendasari kelainan ini antara lain masalah ovulasi, fibroid, lapisan rahim yang tumbuh ke dinding rahim, polip rahim, masalah perdarahan lainnya, efek samping dari kontrol kelahiran, ataupun kanker. Satu orang bisa saja memiliki lebih dari satu penyebab. Langkah pertama mengatasinya adalah menyingkirkan tumor atau menuntaskan kehamilan. Pencitraan medis atau histeroskopi dapat membantu diagnosis penyakit ini.

Perawatan penyakit ini tergantung pada penyebab yang memicunya. Pilihannya antara lain mengonsumsi hormon kelahiran, agonis hormon pelepas gonadotropin (GnRH), asam traneksamat, NSAID, ataupun operasi seperti ablasi endometrium atau histerektomi.[5] Perdarahan uterus abnormal menimpa sekitar 20% wanita pada usia reproduksi.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 "Abnormal Uterine Bleeding". ACOG. March 2017. Diakses tanggal 11 September 2018.
  2. 1 2 3 4 "Abnormal uterine bleeding". Best Pract Res Clin Obstet Gynaecol. 34: 54–65. July 2016. doi:10.1016/j.bpobgyn.2015.11.012. PMC 4970656. PMID 26803558.
  3. 1 2 Bacon, JL (June 2017). "Abnormal Uterine Bleeding: Current Classification and Clinical Management". Obstetrics and Gynecology Clinics of North America. 44 (2): 179–193. doi:10.1016/j.ogc.2017.02.012. PMID 28499529.
  4. ↑ "Vaginal Bleeding". Merck Manuals Professional Edition. Diakses tanggal 11 September 2018.
  5. 1 2 Cheong, Y; Cameron, IT; Critchley, HOD (1 September 2017). "Abnormal uterine bleeding". British Medical Bulletin. 123 (1): 103–114. doi:10.1093/bmb/ldx027. PMID 28910998.

Pranala luar

Klasifikasi
D
  • ICD-10: N91, N92, N93
  • ICD-9-CM: 626.8
  • MeSH: D008796
Sumber luar
  • MedlinePlus: 000903
  • eMedicine: article/795587
  • Perdarahan uterus abnormal Merck Manual
  • l
  • b
  • s
Penyakit panggul dan kelamin pada wanita
Interna
Adneksa
Ovarium
  • Endometriosis ovarium
  • Infertilitas wanita
    • Anovulasi
    • Penurunan cadangan ovarium
  • Mittelschmerz
  • Ooforitis
  • Apopleksi ovarium
  • Kista ovarium
    • Kista Corpus luteum
    • Kista folikel ovarium
    • Kista teka lutein
  • Sindrom hiperstimulasi ovarium
  • Torsi ovarium
Tuba fallopi
  • Infertilitas wanita
    • Obstruksi tuba fallopi
  • Hematosalping
  • Hidrosalping
  • Salpingitis
Uterus
Endometrium
  • Sindrom Asherman
  • Perdarahan uterus abnormal
  • Hiperplasia endometrium
  • Polip endometrium
  • Endometriosis
  • Endometritis
Menstruasi
  • Aliran
    • Amenore
    • Hipomenore
    • Oligomenore
  • Nyeri
    • Dismenore
    • PMS
  • Waktu
    • Menometroragia
    • Menoragia
    • Metroragia
  • Infertilitas wanita
    • Keguguran berulang
Miometrium
  • Adenomiosis
  • Uterine fibroid
Parametrium
  • Parametritis
Serviks
  • Displasia serviks
  • Inkompetensi serviks
  • Polip serviks
  • Servisitis
  • Infertilitas wanita
    • Stenosis serviks
  • Kista nabothi
Umum
  • Hematometra / Pyometra
  • Inversio uteri
  • Fistula vesikouterus
Vagina
  • Hematokolpos / Hidrokolpos
  • Keputihan
  • Vaginitis
    • Vaginitis atropi
    • Vaginosis bakterialis
    • Vulvovaginitis candida
  • Hidrokolpos
Disfungsi seksual
  • Dispareunia
  • Gangguan seksual hipoaktif
  • Gangguan gairah seksual
  • Vaginismus
  • Fistula urogenital
    • Ureterovaginal
    • Vesikovaginal
    • Fistula obstetri
  • Fistula rektovagina
  • Prolaps
    • Sistokel
    • Enterokel
    • Rektokel
    • Sigmoidokel
    • Uretrokel
  • Perdarahan vagina
    • Perdarahan pasca koitus
Lainnya
  • Sindrom kongesti panggul
  • Penyakit radang panggul
Eksterna
Vulva
  • Kista Bartholin
  • Vulva kraurosis
  • Papillomatosis vestibula
  • Vulvitis
  • Vulvodinia
Klitoris
  • Gangguan rangsangan seksual persisten

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026