Perbatasan antara Gambia dan Senegal memiliki panjang 749 km dan membentang di kedua sisi Sungai Gambia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Perbatasan antara Gambia dan Senegal memiliki panjang 749 km (465 mil) dan membentang di kedua sisi Sungai Gambia.[1]
Di barat laut, perbatasan dimulai di pantai Atlantik di Jinnak Creek, dan kemudian berlanjut ke timur melalui garis lurus.[2] Tepat di sebelah barat kota Ngeyen Sanjal di Gambia, perbatasan berlanjut kira-kira sejajar dengan tepi utara Sungai Gambia pada jarak sekitar 10 km, berbelok di ujung timur untuk mencakup Koina dan Kantale Kunde di wilayah Gambia, sebelum berlanjut ke barat lagi sekitar 10 km sejajar dengan tepi selatan sungai. Tepat di sebelah timur Dumbutu (Gambia) perbatasan berbelok ke selatan dalam garis lurus, kemudian berbelok tegak lurus ke barat, berlanjut melalui garis lurus sebelum mencapai Sungai San Pedro; perbatasan kemudian mengikuti sungai ini hingga ke Samudra Atlantik.[2]

Prancis dan Inggris mulai melakukan eksplorasi dan perdagangan di sepanjang pantai Afrika Barat sejak abad ke-17, dan kedua kekuatan tersebut bersaing memperebutkan supremasi di wilayah Senegambia selama berabad-abad berikutnya. Pada tahun 1821, Inggris mendirikan koloni resmi di pantai Gambia modern, mengancam pemukiman pesisir Prancis di dekatnya.[3][4] Tahun 1880-an menyaksikan persaingan sengit antara kekuatan Eropa untuk memperebutkan wilayah di Afrika, sebuah proses yang dikenal sebagai Perebutan Afrika. Proses ini mencapai puncaknya pada Konferensi Berlin tahun 1884, di mana negara-negara Eropa yang bersangkutan menyepakati klaim teritorial masing-masing dan aturan keterlibatan ke depannya. Akibatnya, Prancis dan Inggris menandatangani perjanjian pada tanggal 10 Agustus 1889 yang menetapkan batas antara Gambia dan Senegal, memperluas Gambia ke timur hingga Yarbutenda.[2] Berbagai pilar didirikan untuk menandai batas di lapangan, dengan penandaan lebih lanjut di lapangan dilakukan pada tahun 1911 dan 1925.[2]
Pada tahun 1960 Prancis memberikan kemerdekaan kepada Senegal; Gambia merdeka pada tahun 1965, pada saat itu perbatasan menjadi perbatasan internasional antara dua negara berdaulat.[2] Pada tahun 1976 kedua pemerintah melakukan beberapa penyesuaian perbatasan kecil di bagian paling timur atas kesepakatan bersama.[2] Dari tahun 1982 hingga 1989 kedua negara bersatu secara longgar dalam Konfederasi Senegambia, namun persatuan hukum ini dibubarkan oleh Senegal setelah Gambia menolak untuk beralih ke persatuan yang lebih erat.[5]