Perawatan jenazah adalah perencanaan, penyediaan, dan pengembangan layanan, produk, kebijakan, serta tata kelola setelah kematian. Dalam konteks ini, perawatan jenazah merujuk pada industri para pekerja perawatan jenazah, kebijakan dan politik yang terkait dengan penyediaannya, serta bidang kajian akademis yang bersifat interdisipliner.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perawatan jenazah adalah perencanaan, penyediaan, dan pengembangan layanan, produk, kebijakan, serta tata kelola setelah kematian. Dalam konteks ini, perawatan jenazah merujuk pada industri para pekerja perawatan jenazah, kebijakan dan politik yang terkait dengan penyediaannya, serta bidang kajian akademis yang bersifat interdisipliner.[1]
Perawatan jenazah, sejak titik kematian klinis, memiliki alur waktu yang beragam. Tahap pertama biasanya melibatkan tenaga kesehatan dan petugas yang berada paling dekat dengan orang yang meninggal, termasuk dokter, perawat, pekerja paliatif dan perawatan akhir hayat.[2] Setelah itu, perawatan terhadap jenazah mengikuti jalur budaya, agama, maupun pribadi. Hal ini dapat melibatkan berbagai pihak, mulai dari tokoh agama, pengurus jenazah, hingga penjaga makam—semua peran tersebut membentuk apa yang dikenal sebagai pekerja perawatan jenazah.[3]