Perang Skotlandia–Norwegia adalah konflik yang berlangsung dari 1262 hingga 1266. Konflik ini dipicu oleh sengketa atas wilayah Hebrides. Selama perang ini, terjadi berbagai pertempuran kecil, dan satu-satunya pertempuran besar adalah Pertempuran Largs pada 2 Oktober 1263, tetapi tidak ada pemenang dalam pertempuran tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Perang Skotlandia–Norwegia | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||||
| Pihak terlibat | |||||||||
|
| |||||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||||
| Kekuatan | |||||||||
| Sekitar 12.000 prajurit bersenjata ringan, tidak ada kavaleri, sekitar 120 kapal leidang[1] | Sekitar 5.000 prajurit bersenjata berat dan 800 kavaleri[2] | ||||||||
Perang Skotlandia–Norwegia adalah konflik yang berlangsung dari 1262 hingga 1266.[3] Konflik ini dipicu oleh sengketa atas wilayah Hebrides. Selama perang ini, terjadi berbagai pertempuran kecil, dan satu-satunya pertempuran besar adalah Pertempuran Largs pada 2 Oktober 1263, tetapi tidak ada pemenang dalam pertempuran tersebut.[4]
Pada akhirnya, Raja Skotlandia Alexander III berhasil merebut Hebrides pada 1264. Akan tetapi, berdasarkan ketentuan Perjanjian Perth, Skotlandia mengakui kedaulatan Norwegia atas Shetland dan Orkney.[5]