Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Saudara Aljazair

Perang Saudara Aljazair merupakan perang saudara di Aljazair yang berlangsung antara pemerintah Aljazair dan berbagai kelompok Islamisme dari 26 Desember 1991 hingga 8 Februari 2002. Perang dimulai dengan lambat seperti yang pertama kali terlihat oleh pemerintah berhasil menghancurkan gerakan Islam, tetapi kelompok-kelompok bersenjata muncul untuk memerangi jihad dan pada 1994, kekerasan telah mencapai tingkat yang sedemikian rupa sehingga tampaknya pemerintah mungkin tidak dapat menahannya. Pada 1996–97, menjadi jelas bahwa perlawanan Islamisme telah kehilangan dukungan rakyatnya, meskipun pertempuran berlanjut selama beberapa tahun setelahnya.

perang saudara tahun 1992–2002 di Aljazair
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Saudara Aljazair
Militer dikerahkan di jalan-jalan Aljir, setelah kudeta militer terhadap muslim, yang kemudian mengangkat senjata.

Perang Saudara Aljazair merupakan perang saudara di Aljazair yang berlangsung antara pemerintah Aljazair dan berbagai kelompok Islamisme dari 26 Desember 1991 (menyusul kudeta yang meniadakan kemenangan elektoral Islamisme) hingga 8 Februari 2002. Perang dimulai dengan lambat seperti yang pertama kali terlihat oleh pemerintah berhasil menghancurkan gerakan Islam, tetapi kelompok-kelompok bersenjata muncul untuk memerangi jihad dan pada 1994, kekerasan telah mencapai tingkat yang sedemikian rupa sehingga tampaknya pemerintah mungkin tidak dapat menahannya.[1] Pada 1996–97, menjadi jelas bahwa perlawanan Islamisme telah kehilangan dukungan rakyatnya, meskipun pertempuran berlanjut selama beberapa tahun setelahnya.[1]

Lihat pula

  • iconPortal Afrika
  • Portal Militer
  • Perang Kemerdekaan Aljazair

Catatan

Referensi

  1. 1 2 Kepel, Jihad, 2002: p.255

Daftar pustaka

  • Kaplan, Roger (August 1998). ""The Libel of Moral Equivalence"". The Atlantic Monthly. Vol. 282, no. 2.
  • Kepel, Gilles (2002). Jihad: The Trail of Political Islam. Harvard University Press. ISBN 978-0-674-01090-1.
  • Luis Martinez (translated by Jonathan Derrick) (1998). The Algerian Civil War 1990–1998. London: Hurst & Co. ISBN 978-1-85065-517-6.
  • William B. Quandt (1998). Between Ballots and Bullets: Algeria's Transition from Authoritarianism. Washington DC: Brookings Institution Press. ISBN 978-0-8157-7301-6. Diakses tanggal 23 February 2005.
  • Souaidia, Habib (2001). La sale guerre [The dirty war] (dalam bahasa Prancis). Paris: folio actuel. ISBN 9782070419883.
  • Michael Willis (1996). The Islamist Challenge in Algeria: A Political History. New York: NYU Press. ISBN 978-0-8147-9328-2.

Bacaan selanjutnya

  • M. Al-Ahnaf; B. Botiveau; F. Fregosi (1991). L'Algerie par ses islamistes. Paris: Karthala. ISBN 978-2-86537-318-5.
  • Marco Impagliazzo; Mario Giro (1997). Algeria in ostaggio. Milano: Guerini e Associati.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Algerian Civil War.
  • On the secret war in Algeria and French machinations
  • Shadow Report on Algeria presented by the International Women’s Human Rights Law Clinic & Women Living Under Muslim Laws
  • Islamism, Violence and Reform in Algeria: Turning the Page, ICG Middle East Report No. 29 (perlu mendaftar)
  • Chronologie d’une tragédie cachée, a timeline
  • Le mouvement islamiste algerien, Salima Mellah
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Catatan
  3. Referensi
  4. Daftar pustaka
  5. Bacaan selanjutnya
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar perang

artikel daftar Wikimedia

Kekhalifahan Umayyah

Kekalifahan Islam kedua (661–750)

Bettina Heinen-Ayech

Selama Perang Dunia Kedua Bettina Heinen tinggal bersama ibu dan saudara perempuannya sejak tahun 1942 di Kreuzthal-Eisenbach dekat Isny di Allgäu, kemudian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026