Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Dingin (1953–1962)

Perang Dingin (1953-1962) merupakan tahap kedua dalam Perang Dingin dengan diawali kematian pemimpin Soviet Joseph Stalin pada tahun 1953 dan terjadinya Krisis Misil Kuba pada tahun 1962. Setelah kematian Stalin, pemimpin baru berusaha untuk melanjutkan "de-Stalinize" sebuah kebijakan yang dibuat oleh Stalin, hal ini menyebabkan kerusuhan di Blok Timur dan anggota Pakta Warsawa. Walaupun ada ketegangan internasional yang mereda, buktinya dapat dilihat pada penandatanganan Perjanjian Austria untuk menyatukan kembali Austria, dan Kesepakatan Jenewa yang mengakhiri perang di Indocina. Namun, periode kejadian baik ini hanya sebagian dengan perlombaan senjata mahal yang berlanjut selama periode tersebut dan kurang mengkhawatirkan, tetapi perlombaan luar angkasa yang sangat mahal terjadi antara kedua negara adidaya, Uni Soviet dan Amerika Serikat serta Penambahan negara-negara Afrika ke tahap perang dingin, seperti Republik Demokratik Kongo yang bersekutu dengan Soviet yang akhirnya menyebabkan lebih banyak kerusuhan di barat.

Wikipedia article
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Dingin (1953–1962)
Peta dunia 1959.

Bagian dari seri artikel mengenai
Sejarah Perang Dingin

Awal Perang Dingin
Perang Dunia II
Konferensi perang
Blok Timur
Tirai Besi
Perang Dingin (1947–1953)
Perang Dingin (1953–1962)
Perang Dingin (1962–1979)
Perang Dingin (1979–1985)
Perang Dingin (1985–1991)
Konflik beku
Garis waktu  · Konflik
Historiografi
Perang Dingin II

Perang Dingin (1953-1962) merupakan tahap kedua dalam Perang Dingin dengan diawali kematian pemimpin Soviet Joseph Stalin pada tahun 1953 dan terjadinya Krisis Misil Kuba pada tahun 1962. Setelah kematian Stalin, pemimpin baru berusaha untuk melanjutkan "de-Stalinize" sebuah kebijakan yang dibuat oleh Stalin, hal ini menyebabkan kerusuhan di Blok Timur dan anggota Pakta Warsawa.[1] Walaupun ada ketegangan internasional yang mereda, buktinya dapat dilihat pada penandatanganan Perjanjian Austria untuk menyatukan kembali Austria, dan Kesepakatan Jenewa yang mengakhiri perang di Indocina. Namun, periode kejadian baik ini hanya sebagian dengan perlombaan senjata mahal yang berlanjut selama periode tersebut dan kurang mengkhawatirkan, tetapi perlombaan luar angkasa yang sangat mahal terjadi antara kedua negara adidaya, Uni Soviet dan Amerika Serikat serta Penambahan negara-negara Afrika ke tahap perang dingin, seperti Republik Demokratik Kongo yang bersekutu dengan Soviet yang akhirnya menyebabkan lebih banyak kerusuhan di barat.

Referensi

  1. ↑ "De-Stalinization | Soviet history". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-12.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Perang Dingin

ketegangan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat beserta sekutu mereka masing-masing (1947-1991)

Perang Dingin (1947–1953)

artikel daftar Wikimediа

Perang Dingin (1985–1991)

Perang Dingin (1985-1991) mengacu pada fase akhir Perang Dingin yang telah berlangsung selama 5 dekade. Fase ini ditandai dengan adanya reformasi sistemik

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026