Perancangan pencahayaan adalah perancangan yang cermat terhadap sistem pencahayaan untuk memenuhi tujuan dan persyaratan tertentu. Sistem pencahayaan dapat mencakup pencahayaan listrik, pencahayaan alami, atau keduanya, serta setiap kendali yang terkait. Dukungan terhadap penglihatan manusia, kesehatan, suasana hati, dan hiburan merupakan contoh umum dari tujuan perancangan pencahayaan. Persyaratan dapat bersifat kuantitatif atau kualitatif.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Perancangan pencahayaan adalah perancangan yang cermat terhadap sistem pencahayaan untuk memenuhi tujuan dan persyaratan tertentu.[1] Sistem pencahayaan dapat mencakup pencahayaan listrik, pencahayaan alami, atau keduanya, serta setiap kendali yang terkait.[2][3] Dukungan terhadap penglihatan manusia, kesehatan, suasana hati, dan hiburan merupakan contoh umum dari tujuan perancangan pencahayaan. Persyaratan dapat bersifat kuantitatif (misalnya, tingkat iluminasi minimum) atau kualitatif (misalnya, silau tidak nyaman yang rendah).
Terdapat dua jenis dasar praktisi perancangan pencahayaan, meskipun terdapat beberapa tumpang tindih antara disiplin ini: perancang pencahayaan arsitektural dan perancang pencahayaan panggung.[4] Hal ini tercermin dalam cakupan masing-masing organisasi profesional mereka. Sebagai contoh:
Meskipun efek pencahayaan arsitektural sering bersifat dinamis (misalnya, karena peredupan otomatis atau perubahan warna),[11][12][13] sistem pencahayaan yang terpasang umumnya bersifat tetap di tempat.[14][15] Spesialisasi dalam pencahayaan arsitektural mencakup berbagai metode dan penerapan pencahayaan dalam ruangan (misalnya, pencahayaan alami, pencahayaan layanan kesehatan) dan luar ruangan (misalnya, pencahayaan lanskap, pencahayaan jalan). Pencahayaan arsitektural makin mengintegrasikan solusi LED dalam perlengkapan sehari-hari untuk meningkatkan fungsi dan estetika di lingkungan interior. Aplikasi umum meliputi cermin bercahaya dan permukaan dengan pencahayaan latar, yang menyediakan pencahayaan tugas yang merata sekaligus berkontribusi pada perancangan suasana.[16] Sumber industri dan peritel juga mendokumentasikan meningkatnya penggunaan sistem cermin terintegrasi LED di lingkungan perumahan dan perhotelan.
Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. |

Perancangan pencahayaan panggung mencakup berbagai macam acara termasuk pertunjukan teater dan musikal, tari, opera, konser, acara olahraga, serta peluncuran perusahaan.
Dalam teater, seorang perancang pencahayaan (LD) bekerja sama dengan sutradara, koreografer, perancang set, perancang kostum, dan perancang suara untuk menciptakan pencahayaan, suasana, dan waktu dalam produksi sebagai respons terhadap naskah, dengan tetap mempertimbangkan aspek visibilitas, keselamatan, dan biaya. LD juga bekerja erat dengan manajer panggung atau pemrogram pengendalian pertunjukan, jika sistem pengendalian pertunjukan digunakan dalam produksi tersebut.
Seorang LD dalam tur musik pop dapat bekerja langsung dengan grup musik dan manajer produksi, dan pada skala yang lebih besar mereka dapat bekerja dengan direktur kreatif dan perancang lainnya, sementara pada skala yang lebih kecil mereka juga dapat bertanggung jawab atas pemrograman dan pengoperasian papan pencahayaan. LD bekerja sama dengan kepala teknisi listrik untuk mewujudkan desain mereka.
Dalam produksi film, televisi, dan video, gafer dan teknisi pencahayaan bekerja dengan sinematografer atau direktur fotografi untuk menerangi adegan bagi kamera.