Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penyangkalan Holodomor

Penyangkalan Holodomor adalah klaim bahwa Holomodor pada 1932–1933, sebuah bencana kelaparan buatan manusia berskala besar di Ukraina Soviet tidak terjadi atau meragukan skala dan signifikansi bencana kelaparan tersebut, atau meragukan peran ideologi komunis dalam bencana kelaparan tersebut. Propaganda Uni Soviet resmi menyangkal bencana kelaparan tersebut dan menekan informasi tentang hal tersebut dari masa permulaannya sampai 1980an. Pernyataan tersebut juga diedarkan oleh beberapa wartawan dan intelektual Barat.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyangkalan Holodomor
Artikel ini berisi tentang pertanyaan apakah peristiwa tersebut terjadi dan/atau minimisasi dampaknya. Untuk pertanyaan apakah Holomodor termasuk genosida, lihat Pertanyaan genosida Holodomor.
Bagian dari sebuah serial tentang
Holodomor
Latar belakang sejarah
  • Bencana kelaparan di Rusia dan USSR
  • Bencana kelaparan Uni Soviet 1932–33
  • Bencana kelaparan Kazakhstan 1932–1933
Pemerintahan Uni Soviet

Lembaga

  • Partai Komunis Seluruh Uni (Bolshevik)
  • Partai Komunis Ukraine (Uni Soviet)
  • Republik Sosialis Soviet Ukraina
  • Pemerintahan Uni Soviet
  • Kepolisian rahasia (OGPU)

Kebijakan

  • Rencana lima tahun pertama
  • Kolektivisasi
  • Dekulakisasi
  • Hukum Spikelet
  • Penarikan kebijakan Ukrainisasi
  • Propaganda di Uni Soviet
Pihak yang bertanggung jawab

Uni Soviet

  • Joseph Stalin
  • Vyacheslav Molotov
  • Lazar Kaganovich
  • Pavel Postyshev
  • Stanislav Kosior
  • Vlas Chubar
  • NKVD
Investigasi dan keabsahan
  • Komisi Internasional 1984
  • Komisi AS 1985
  • Penyebab Holodomor
  • Penyangkalan
  • Pertanyaan genosida
  • Holodomor dalam politik modern
  • l
  • b
  • s
Bagian dari sebuah serial tentang
Penyangkalan pembunuhan massal
Instansi
  • Penyangkalan genosida Armenia
  • Penyangkalan genosida Bosnia (kontroversi)
  • Penyangkalan Holodomor
  • Penyangkalan Holokaus
  • Penyangkalan Pembantaian Nanking
  • Penyangkalan genosida Serbia
  • Penyangkalan genosida Bengali
  • Penyangkalan genosida Kamboja
  • Penyangkalan genosida Rwanda
  • l
  • b
  • s

Penyangkalan Holodomor (bahasa Ukraina: Заперечення Голодоморуcode: uk is deprecated , bahasa Rusia: Отрицание Голодомораcode: ru is deprecated ) adalah klaim bahwa Holomodor pada 1932–1933, sebuah bencana kelaparan buatan manusia berskala besar di Ukraina Soviet[1] tidak terjadi[2][3][4][5] atau meragukan skala dan signifikansi bencana kelaparan tersebut, atau meragukan peran ideologi komunis dalam bencana kelaparan tersebut.[6] Propaganda Uni Soviet resmi menyangkal bencana kelaparan tersebut dan menekan informasi tentang hal tersebut dari masa permulaannya sampai 1980an. Pernyataan tersebut juga diedarkan oleh beberapa wartawan dan intelektual Barat.[3][7][8][9]

Referensi

  1. ↑ Execution by Hunger: The Hidden Holocaust pp xv By Miron Dolot Published by W. W. Norton & Company, 1985 ISBN 0-393-30416-7, ISBN 978-0-393-30416-9
  2. ↑
  3. 1 2
  4. ↑
  5. ↑
  6. ↑ Library of Congress Subject Headings. Library of Congress. 2012. hlm. 8. Diakses tanggal 5 November 2015. Menurut pemeriksaan subyek US Library of Congress, sastra "penyangkalan Holomodor" meliputi karya-karya yang "meragukan skala dan signifikansi bencana kelaparan Ukraina 1932-1933 atau menganggap bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi"
  7. ↑ "Famine denial". The Ukrainian Weekly. 14 July 2002. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-24. Diakses tanggal 4 November 2015.
  8. ↑ Dinah Shelton (2005). Encyclopedia of genocide and crimes against humanity. Macmillan Reference. hlm. 1055. ISBN 978-0-02-865850-6. Diakses tanggal 5 November 2015. The Soviet Union dismissed all references to the famine as anti-Soviet propaganda. Denial of the famine declined after the Communist Party lost power and the Soviet empire disintegrated.
  9. ↑ Samuel Totten; William S. Parsons; Israel W. Charny (2004). Century of Genocide: Critical Essays and Eyewitness Accounts. Psychology Press. hlm. 93. ISBN 978-0-415-94430-4. After over half a century of denial, in January 1990 the Communist Party of Ukraine adopted a special resolution admitting that the Ukrainian famine had indeed occurred, cost millions of lives...
  10. Young, Cathy (31 October 2015). "Russia Denies Stalin's Killer Famine". The Daily Beast. Diakses tanggal 30 September 2016.
  11. Dobczansky, Jurij (2009). "Affirmation and Denial: Holodomor-related Resources Recently Acquired by the Library of Congress". Holodomor Studies. 1, No. 2 (Summer-Autumn 2009).
  12. "More Than Half of Russians See Stalin in a Positive Light". Moscow Times. 20 January 2015. Diakses tanggal 29 September 2016.
  13. Monaghan, Jennifer (31 March 2015). "Was Stalin's Terror Justified? Poll Shows More Russians Think It Was". Moscow Times. Diakses tanggal 29 September 2016.
  14. Hyde, Lily (20 April 2015). "Ukraine to rewrite Soviet history with controversial 'decommunisation' laws". The Guardian.

Bacaan tambahan

  • Andreopoulos, George J., Ed. Genocide: conceptual and historical dimensions, Philadelphia: University of Pennsylvania Press, 1994. ISBN 0-8122-3249-6
  • Colorosa, Barbara. Extraordinary evil: a brief history of genocide, New York: Penguin Group, 2007. ISBN 0-670-06604-4
  • Conquest, Robert. Reflections on a Ravaged Century (2000) ISBN 0-393-04818-7
  • Conquest, Robert. The Dragons of Expectation. Reality and Delusion in the Course of History, W.W. Norton and Company, 2004. ISBN 0-393-05933-2
  • Crowl, James William. Angels in Stalin's Paradise. Western Reporters in Soviet Russia, 1917 to 1937. A case study of Louis Fisher and Walter Duranty, University Press of America, 1982. ISBN 0-8191-2185-1
  • New Internationalist. Justice After Genocide. December (385). 2005.
  • Mace, James. Collaboration in the suppression of the Ukrainian famine Diarsipkan 2021-02-25 di Wayback Machine., paper delivered at a conference on "Recognition and Denial of Genocide and Mass Killing in the 20th Century", New York, 13 November 1987.
  • Paris, Erna. Long shadows: truth, lies, and history, New York: Bloomsbury, 2001. ISBN 1-58234-210-5
  • Springer, Jane. Genocide, Toronto: Groundwood Books, 2006. ISBN 0-88899-681-0
  • Sullivant, Robert S. Soviet Politics and the Ukraine: 1917-1957. New York: Columbia University Press, 1962.
  • Tauger, Mark B. The 1932 Harvest and the Famine of 1933, Slavic Review, Vol. 50, No. 1 (Spring, 1991), pp. 70–89
  • Taylor, Sally J. Stalin's apologist: Walter Duranty, the New York Times's Man in Moscow, Oxford: Oxford University Press, 1990. ISBN 0-19-505700-7
  • Totten, Samuel, William S. Parsons, and Israel W. Charney, ed. Genocide in the Twentieth Century: Critical Essays and Eyewitness Accounts. Introduction by Samuel Totten and William S. Parsons. The Garland Reference Library of Social Science, Vol. 772. London: Garland Publishing, Inc., 1995.
  • Waller, James. Becoming Evil: How Ordinary People Commit Genocide and Mass Killing, Oxford: Oxford University Press, 2002. ISBN 0-19-514868-1

Sumber video

  • Harvest of Despair (1983), produced by the Ukrainian Canadian Research and Documentation Centre.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bacaan tambahan
  3. Sumber video

Artikel Terkait

Penyangkalan genosida Rwanda

Penyangkalan genosida Rwanda adalah tuduhan bahwa genosida Rwanda tak terjadi atau tak seperti yang dijelaskan oleh para sarjana. Genosida Rwanda banyak

Penyangkalan genosida Kamboja

sampai tiga juta—orang Kamboja yang disebabkan oleh Khmer Merah, penyangkalan, penyangkal dan peminta maaf kebanyakan menghilang, meskipun ketidaksepakatan

Penyangkalan genosida Bosnia

Penyangkalan genosida Bosnia adalah sebuah tindakan penyangkalan atau anggapan bahwa genosida sistemik terhadap penduduk Muslim Bosnia di Bosnia dan Herzegovina

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026