Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penyandaran dan penambatan wahana antariksa

Penyandaran dan penambatan wahana antariksa adalah mekanisme yang digunakan untuk menghubungkan satu wahana antariksa ke wahana antariksa lainnya. Sambungan dapat bersifat sementara atau semipermanen untuk modul stasiun luar angkasa.

penggabungan dua atau lebih wahana antariksa
Diperbarui 6 November 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyandaran dan penambatan wahana antariksa

Penyandaran dan penambatan wahana antariksa adalah mekanisme yang digunakan untuk menghubungkan satu wahana antariksa ke wahana antariksa lainnya (termasuk stasiun luar angkasa). Sambungan dapat bersifat sementara atau semipermanen untuk modul stasiun luar angkasa.

Mekanisme penyandaran secara rinci merujuk pada penggabungan dua buah wahana antariksa yang terbang bebas.[1][2][3][4] Sementara itu, mekanisme penambatan merujuk pada penghubungan wahana/modul tidak aktif pada antarmuka penghubung wahana antariksa lainnya menggunakan lengan robot—bukan menggunakan propulsi dari wahana tidak aktif.[1][3][4] Karena proses pelepasan tambat modern memerlukan banyak tenaga dan memakan waktu yang lama, mekanisme penambatan tidak cocok untuk evakuasi cepat awak wahana antariksa dalam kondisi darurat.[5]

Lihat pula

  • Proses penetrasi atmosfer
  • Kapsul reentry
  • NASA Docking System

Referensi

  1. 1 2 John Cook; Valery Aksamentov; Thomas Hoffman; Wes Bruner (1 Jan 2011). "ISS Interface Mechanisms and their Heritage" (PDF). Houston, Texas: Boeing. Diakses tanggal 31 March 2015. Docking is when one incoming spacecraft rendezvous with another spacecraft and flies a controlled collision trajectory in such a manner so as to align and mesh the interface mechanisms. The spacecraft docking mechanisms typically enter what is called soft capture, followed by a load attenuation phase, and then the hard docked position which establishes an air-tight structural connection between spacecraft. Berthing, by contrast, is when an incoming spacecraft is grappled by a robotic arm and its interface mechanism is placed in close proximity of the stationary interface mechanism. Then typically there is a capture process, coarse alignment and fine alignment and then structural attachment.
  2. ↑ "International Docking Standardization" (PDF). NASA. 2009-03-17. hlm. 15. Diakses tanggal 2011-03-04. Docking: The joining or coming together of two separate free flying space vehicles
  3. 1 2 Fehse, Wigbert (2003). Automated Rendezvous and Docking of Spacecraft. Cambridge, UK: Cambridge University Press. ISBN 978-0521824927.
  4. 1 2 "Advanced Docking/Berthing System – NASA Seal Workshop" (PDF). NASA. 2004-11-04. hlm. 15. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal September 22, 2011. Diakses tanggal 2011-03-04. Berthing refers to mating operations where an inactive module/vehicle is placed into the mating interface using a Remote Manipulator System-RMS. Docking refers to mating operations where an active vehicle flies into the mating interface under its own power.
  5. ↑ "EVA-30 concludes latest ISS commercial crew preparations". February 25, 2015.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Wahana peluncur antariksa

roket yang digunakan untuk membawa muatan ke luar angkasa

Artemis 1

peluncuran angkasa tak berawak pertama dari program Artemis

Desain wahana antariksa

atau eksplorasi di luar angkasa . Proses desain ini menghasilkan spesifikasi desain terperinci , skema , dan rencana untuk sistem wahana antariksa, termasuk

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026