Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPenyalahgunaan hak ekonomi
Artikel Wikipedia

Penyalahgunaan hak ekonomi

Penyalahgunaan hak ekonomi adalah bentuk kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang memiliki kendali atas akses korban terhadap sumber daya ekonomi, sehingga mengurangi kemampuan korban untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dan memaksa mereka untuk bergantung pada pelaku secara finansial.

bentuk kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang memiliki kendali atas akses korban terhadap sumber daya ekonomi,
Diperbarui 29 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyalahgunaan hak ekonomi adalah bentuk kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang memiliki kendali atas akses korban terhadap sumber daya ekonomi,[1] sehingga mengurangi kemampuan korban untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dan memaksa mereka untuk bergantung pada pelaku secara finansial.[1][2][3]

Hal ini berkaitan dengan, atau juga dikenal sebagai, penyalahgunaan keuangan, yaitu penggunaan properti, uang, buku pensiun, atau barang berharga lainnya milik seseorang secara ilegal atau tidak sah (termasuk mengubah surat wasiat seseorang untuk menunjuk pelaku sebagai ahli waris), seringkali dengan cara curang untuk mendapatkan surat kuasa, yang kemudian diikuti dengan perampasan uang atau properti lainnya, atau pengusiran dari rumah sendiri. Penyalahgunaan keuangan berlaku untuk penyalahgunaan lansia maupun kekerasan dalam rumah tangga.[4]

Peran dalam kekerasan dalam rumah tangga

Kekerasan ekonomi dalam rumah tangga dapat melibatkan:

  • Mencegah orang yang tinggal serumah dengan seseorang dari perolehan sumber daya, seperti membatasi kemampuan mereka untuk mencari pekerjaan, mempertahankan atau memajukan karier mereka, dan memperoleh aset.
  • Mencegah korban memperoleh pendidikan.
  • Menghabiskan uang korban tanpa persetujuan mereka dan menciptakan utang, atau menghabiskan seluruh tabungan korban untuk membatasi sumber daya yang tersedia.
  • Memanfaatkan sumber daya ekonomi korban.[1][2][5]

Dalam bentuknya yang ekstrem (dan lazim), hal ini melibatkan pemberian "tunjangan" yang ketat kepada korban, menahan uang sesuka hati, dan memaksa korban untuk mengemis sampai pelaku memberikan sejumlah uang. Korban biasanya menerima semakin sedikit uang seiring berlanjutnya kekerasan. Hal ini juga mencakup (namun tidak terbatas pada) mencegah korban menyelesaikan pendidikan atau mendapatkan pekerjaan, atau dengan sengaja menghambur-hamburkan atau menyalahgunakan sumber daya bersama.[6]

Lihat pula

  • Penyalahgunaan kekuasaan dan kendali
  • Ketergantungan bersama
  • Pemerasan
  • Perdagangan manusia
  • Pemerasan perlindungan
  • Diskriminasi jasa finansial
  • Perlombaan menuju titik terendah
  • Tekanan dari ancaman

Referensi

  1. 1 2 3 Adams, Adrienne E.; Sullivan, Cris M.; Bybee, Deborah; Greeson, Megan R. (May 2008). "Development of the Scale of Economic Abuse". Violence Against Women. 14 (5): 563–588. doi:10.1177/1077801208315529. PMID 18408173.
  2. 1 2 Brewster, M. P. (2003). "Power and Control Dynamics in Pre-stalking and Stalking Situations". Journal of Family Violence. 18 (4): 207–217. doi:10.1023/A:1024064214054.
  3. ↑ Sanders, Cynthia K.; Schnabel, Meg (2004). "Organizing for Economic Empowerment of Battered Women: Women's Savings Accounts" (PDF). Center for Social Development, George Warren Brown School of Social Work, Washington University. Working Paper No. 04-15.
  4. ↑ Carnot, Edward J. (2004). Is Your Parent in Good Hands?: Protecting Your Aging Parent from Financial Abuse and Neglect. Capital Books. ISBN 978-1-931868-37-2.
  5. ↑ Sanders, Cynthia K.; Schnabel, Meg (2004). "Organizing for Economic Empowerment of Battered Women: Women's Savings Accounts" (PDF). Center for Social Development, George Warren Brown School of Social Work, Washington University. Working Paper No. 04-15.
  6. ↑ "Economic Abuse". BSAFE. September 6, 2009.[perlu rujukan lengkap]

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Peran dalam kekerasan dalam rumah tangga
  2. Lihat pula
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kekejaman Jerman terhadap tawanan perang Soviet

gambaran umum penganiayaan oleh Nazi Jerman terhadap tawanan perang Soviet

Kerusuhan Mei 1998

Kerusuhan massa, demonstrasi anti-pemerintah, dan pembangkangan sipil di Indonesia pada bulan Mei 1998

Pendudukan Timor Leste oleh Indonesia

pendudukan militer tahun 1975

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026