Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penyakit granuloma kronik

Penyakit granuloma kronik adalah penyakit turunan yang terjadi ketika sel tertentu pada sistem imun menghadapi kesulitan dalam membentuk senyawa oksigen yang reaktif akibat kerusakan pada fagosit, padahal senyawa reaktif tersebut diperlukan untuk membunuh patogen. Akibatnya, terbentuk granulomata di banyak organ. Penyakit ini menyerang sekitar 1 dari 200.000 orang di Amerika Serikat, dengan sekitar 20 kasus yang tercatat setiap tahunnya.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyakit granuloma kronik
Penyakit granuloma kronik
Superoksida
SpesialisasiImunologi Sunting ini di Wikidata

Penyakit granuloma kronik (bahasa Inggris: chronic granulomatouscode: en is deprecated , juga dikenal dengan sebutan sindrom Bridges–Good dan sindrom Quie[1]) adalah penyakit turunan yang terjadi ketika sel tertentu pada sistem imun menghadapi kesulitan dalam membentuk senyawa oksigen yang reaktif (terutama radikal superoksida) akibat kerusakan pada fagosit, padahal senyawa reaktif tersebut diperlukan untuk membunuh patogen.[2] Akibatnya, terbentuk granulomata di banyak organ.[3] Penyakit ini menyerang sekitar 1 dari 200.000 orang di Amerika Serikat, dengan sekitar 20 kasus yang tercatat setiap tahunnya.[4][5]

Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1950 pada empat anak laki-laki dari Minnesota.[6][7] Mekanisme yang mengakibatkan penyakit ini ditemukan pada tahun 1967.[8] Bernard Babior telah memberikan sumbangsih yang besar terhadap upaya untuk menemukan sebab akibat antara penyakit ini dengan kerusakan dalam proses produksi superoksida pada sel darah putih.

Catatan kaki

  1. ↑ Rapini, Ronald P.; Bolognia, Jean L.; Jorizzo, Joseph L. (2007). Dermatology: 2-Volume Set. St. Louis: Mosby. ISBN 1-4160-2999-0.
  2. ↑ "Chronic Granulomatous Disease: Immunodeficiency Disorders: Merck Manual Professional". Diakses tanggal 2008-03-01.
  3. ↑ Heyworth P, Cross A, Curnutte J (2003). "Chronic granulomatous disease". Curr Opin Immunol. 15 (5): 578–84. doi:10.1016/S0952-7915(03)00109-2. PMID 14499268.
  4. ↑ Pao M, Wiggs EA, Anastacio MM, et al. (2004). "Cognitive function in patients with chronic granulomatous disease: a preliminary report". Psychosomatics. 45 (3): 230–4. doi:10.1176/appi.psy.45.3.230. PMID 15123849.
  5. ↑ James, William D.; Berger, Timothy G.; et al. (2006). Andrews' Diseases of the Skin: clinical Dermatology. Saunders Elsevier. ISBN 0-7216-2921-0.
  6. ↑ Berendes H, Bridges RA, Good RA (1957). "A fatal granulomatosus of childhood: the clinical study of a new syndrome". Minn Med. 40 (5): 309–12. PMID 13430573.
  7. ↑ Bridges RA, Berendes H, Good RA (1959). "A fatal granulomatous disease of childhood; the clinical, pathological, and laboratory features of a new syndrome". Am J Dis Child. 97 (4): 387–408. doi:10.1001/archpedi.1959.02070010389004. PMID 13636694.
  8. ↑ Baehner RL, Nathan DG (1967). "Leukocyte oxidase: defective activity in chronic granulomatous disease". Science. 155 (3764): 835–6. doi:10.1126/science.155.3764.835. PMID 6018195.
Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki

Artikel Terkait

Infeksi

serangan agen penyebab penyakit pada tubuh organisme

Penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual adalah penyakit yang menyerang manusia dan binatang melalui transmisi hubungan seksual, seks oral, dan seks anal. Tapi, beberapa

Infeksi saluran kemih

infeksi yang menyerang organ saluran kemih

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026