Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPenjumlahan Borel
Artikel Wikipedia

Penjumlahan Borel

Dalam matematika, penjumlahan Borel adalah metode penjumlahan untuk menentukan nilai deret-deret divergen. Nama penjumlahan ini diambil dari Émile Borel. Ia pertama kali memperkenalkan metode ini pada tahun 1899. Metode ini berguna dalam menjumlahkan deret divergen yang asimtot. Bahkan, metode ini merupakan cara yang paling baik dalam menjumlahkan deret-deret tersebut. Ada banyak ragam atas metode ini yang memiliki nama yang sama. Untuk perluasannya, dinamakan penjumlahan Mittag-Leffler.

Wikipedia article
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Borel yang masih muda menemukan metode penjumlahan yang dapat menjumlahkan dengan benar sebagian besar deret divergen pada saat itu. Oleh karena penemuannya, ia memutuskan pergi ke Kota Stockholm untuk menemui Mittag-Leffler. Mittag sendiri pada saat itu dijuluki sebagai mahadewa analisis kompleks. Saat Borel menemuinya, Mittag-Leffler mempersilahkan Borel menjelaskan penemuannya. Pada waktu Borel menjelaskan, ia menjadi pendengar yang baik. Selesai mendengarkan penjelasan Borel, Mittag menaruh telapak tangannya dengan penuh keseriusan pada sebuah buku matematika karya Weierstrass, gurunya. Kemudian, ia berucap dalam bahasa Latin, 'Tuanku tidak merestui'.

Mark Kac, dikutip oleh (Reed & Simon 1978, hlm. 38)

Dalam matematika, penjumlahan Borel adalah metode penjumlahan untuk menentukan nilai deret-deret divergen. Nama penjumlahan ini diambil dari Émile Borel. Ia pertama kali memperkenalkan metode ini pada tahun 1899.[1] Metode ini berguna dalam menjumlahkan deret divergen yang asimtot. Bahkan, metode ini merupakan cara yang paling baik dalam menjumlahkan deret-deret tersebut. Ada banyak ragam atas metode ini yang memiliki nama yang sama. Untuk perluasannya, dinamakan penjumlahan Mittag-Leffler.

Definisi

Setidaknya, ada tiga bentuk penjumlahan yang memiliki nama Borel. Ketiga metode tersebut memiliki bentuk deret tersendiri yang dapat dijumlahkan. Akan tetapi, ketiga metode tersebut tetap konsisten. Dalam artian lain, ketika metode-metode tersebut menjumlahkan deret yang sama hasilnya juga akan sama.

Untuk menyatakannya, jadikan A(z) sebagai notasi deret pangkat

A ( z ) = ∑ k = 0 ∞ a k z k , {\displaystyle A(z)=\sum _{k=0}^{\infty }a_{k}z^{k},} {\displaystyle A(z)=\sum _{k=0}^{\infty }a_{k}z^{k},}

Setelah itu, definisikan transformasi Borel dari A sebagai deret eksponensialnya

B A ( t ) ≡ ∑ k = 0 ∞ a k k ! t k . {\displaystyle {\mathcal {B}}A(t)\equiv \sum _{k=0}^{\infty }{\frac {a_{k}}{k!}}t^{k}.} {\displaystyle {\mathcal {B}}A(t)\equiv \sum _{k=0}^{\infty }{\frac {a_{k}}{k!}}t^{k}.}

Referensi

  1. ↑ Borel, Émile (1899). "Mémoire sur les séries divergentes". Annales scientifiques de l'École Normale Supérieure (dalam bahasa Prancis). 16: 9–131. doi:10.24033/asens.463. ISSN 1873-2151.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Definisi
  2. Referensi

Artikel Terkait

Émile Borel

dirinya: Aljabar Borel Hukum bilangan besar Borel Lemma Borel Lemma Borel–Cantelli Paradoks Borel–Kolmogorov Penjumlahan Borel Teorema Borel–Carathéodory

1 − 1 + 2 − 6 + 24 − 120 + · · ·

596347 berdasarkan penjumlahan Borel. Deret ini pertama kali dianggap Euler sebagai deret divergen, ketika ia menerapkan metode penjumlahan untuk menetapkan

Perang Aceh

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026