Pengepungan Zaltbommel berlangsung dari 15 Mei hingga 22 Juli 1599 pada saat Perang Delapan Puluh Tahun dan Perang Inggris-Spanyol. Pasukan Spanyol yang dipimpin oleh Francisco López de Mendoza y Mendoza melancarkan serangan besar-besaran di kawasan Bommelerwaard, yang dijaga oleh pasukan Inggris-Belanda di bawah kepemimpinan Maurits van Oranje. Spanyol mencoba mengepung Kota Zaltbommel, tetapi mereka harus menghentikan pengepungan tersebut dan akhirnya mengalami kekalahan dalam upaya-upaya mereka untuk merebut kembali inisiatif. Mendoza mundur dari medan tempur dan pasukan Spanyol mengalami kekalahan. Kemudian terjadi dahagi, sehingga operasi pasukan Spanyol tertunda selama bertahun-tahun. Belanda dan Inggris lalu melancarkan serangan balasan ke wilayah Belanda Spanyol.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Pengepungan Zaltbommel | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang Delapan Puluh Tahun dan Perang Inggris-Spanyol | |||||||
Pengepungan Zaltbommel tahun 1599, oleh Hugo Grotius | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
| Kekuatan | |||||||
| 12.000[5] | 12.000 | ||||||
| Korban | |||||||
| 500 | 2.000[6] | ||||||
Pengepungan Zaltbommel berlangsung dari 15 Mei hingga 22 Juli 1599 pada saat Perang Delapan Puluh Tahun dan Perang Inggris-Spanyol. Pasukan Spanyol yang dipimpin oleh Francisco López de Mendoza y Mendoza melancarkan serangan besar-besaran di kawasan Bommelerwaard, yang dijaga oleh pasukan Inggris-Belanda di bawah kepemimpinan Maurits van Oranje. Spanyol mencoba mengepung Kota Zaltbommel, tetapi mereka harus menghentikan pengepungan tersebut dan akhirnya mengalami kekalahan dalam upaya-upaya mereka untuk merebut kembali inisiatif. Mendoza mundur dari medan tempur dan pasukan Spanyol mengalami kekalahan. Kemudian terjadi dahagi, sehingga operasi pasukan Spanyol tertunda selama bertahun-tahun. Belanda dan Inggris lalu melancarkan serangan balasan ke wilayah Belanda Spanyol.[3][7]