Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penahbisan wanita

Penahbisan wanita pada jabatan imam atau pendeta adalah sebuah praktik yang makin umum pada beberapa kelompok agama besar pada masa sekarang, seperti halnya beberapa agama pagan kuno sebelum juga dilakukan oleh agama-agama Yudeo-Kristen.

Wikipedia article
Diperbarui 15 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penahbisan wanita
Katharine Jefferts Schori terpilih pada 2006 menjadi Presiden Uskup perempuan pertama dalam sejarah Gereja Episkopal dan juga primat perempuan pertama dalam Komuni Anglikan.[1]

Penahbisan wanita pada jabatan imam atau pendeta adalah sebuah praktik yang makin umum pada beberapa kelompok agama besar pada masa sekarang, seperti halnya beberapa agama pagan kuno sebelum juga dilakukan oleh agama-agama Yudeo-Kristen.

Ini masih menjadi masalah kontroversial dalam gereja-gereja Kristen tertentu di mana "penahbisan" (proses di mana seseorang ditahbiskan dan disatukan oleh Allah pada pelayanan berbagai ritus keagamaan) selama hampir 2000 tahun hanya dibatasi untuk pria.

Dalam beberapa kasus, wanita diizinkan untuk ditahbiskan, tetapi tidak memegang jabatan yang terlalu tinggi, seperti (sampai Juli 2014) jabatan uskup dalam Gereja Inggris.[2] Meskipun hukum-hukum melarang diskriminasi jenis kelamin dalam pekerjaan, pengecualian dibuat untuk rohaniwan (contohnya di Amerika Serikat)

Referensi

  1. ↑ "US Episcopal Church installs first female presiding bishop". Australia: Journeyonline.com.au. 2006-11-07. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-06. Diakses tanggal 2010-11-19.
  2. ↑ "Women bishops vote: Church of England 'resembles sect'". BBC News - UK Politics. BBC. 2012-11-22. Diakses tanggal 2013-10-18.

Bacaan tambahan

  • Canon Law Society of America. The Canonical Implications of Ordaining Women to the Permanent Diaconate, 1995. ISBN 0-943616-71-9.
  • Davies, J. G. "Deacons, Deaconesses, and Minor Orders in the Patristic Period," Journal of Ecclesiastical History, 1963, v. 14, p. 1-23.
  • Elsen, Ute E. Women Officeholders in Early Christianity: Epigraphical and Literary Studies, Liturgical Press, 2000. ISBN 0-8146-5950-0.
  • Hanna-Ewers, Deanne (2013). Great Women in Bahamian History: Bahamian Women Pioneers. Bloomington, Indiana: AuthorHouse. ISBN 978-1-4520-5398-1.
  • Grudem, Wayne. Evangelical Feminism and Biblical Truth: An Analysis of Over 100 Disputed Questions, Multnomah Press, 2004. 1-57673-840-X.
  • Gryson, Roger. The Ministry of Women in the Early Church, Liturgical Press, 1976. ISBN 0-8146-0899-X. Translation of: Le ministère des femmes dans l'Église ancienne, J. Duculot, 1972.
  • LaPorte, Jean. The Role of Women in Early Christianity, Edwin Mellen Press, 1982. ISBN 0-88946-549-5.
  • Madigan, Kevin, and Carolyn Osiek. Ordained Women in the Early Church: A Documentary History, Johns Hopkins University Press, 2005. ISBN 0-8018-7932-9.
  • Martimort, Aimé Georges, Deaconesses: An Historical Study, Ignatius Press, 1986, ISBN 0-89870-114-7. Translation of: Les Diaconesses: Essai Historique, Edizioni Liturgiche, 1982.
  • McGrath, Elsie Hainz (Editor), Meehan, Bridget Mary (Editor), and Raming, Ida (Editor). Women Find a Way: The Movement and Stories of Roman Catholic Womenpriests, Virtualbookworm.com Publishing, 2008. ISBN 978-1-60264-223-2.
  • Miller, Patricia Cox. Women in Early Christianity: Translations from Greek Texts, Catholic University America Press, 2005. ISBN 0-8132-1417-3.
  • Nadell, Pamela. Women Who Would Be Rabbis: A History of Women's Ordination, 1889–1985, Beacon Press, 1998. ISBN 0-8070-3649-8.
  • Sered, Susan. Women of the Sacred Groves: Divine Priestesses of Okinawa, Oxford University Press, 1999. ISBN 0-19-512486-3.
  • Spaeth, Barbette Stanley. The Roman goddess Ceres, University of Texas Press, 1996.
  • Tisdale, Sallie. Women of the Way: Discovering 2,500 Years of Buddhist Wisdom, HarperOne, 2006. ISBN 978-0-06-059816-7
  • Weaver, Mary Jo. New Catholic Women, Harper and Row, 1985, 1986. ISBN 0-253-20993-5.
  • Wijngaards, John, The Ordination of Women in the Catholic Church. Unmasking a Cuckoo's Egg Tradition, Darton, Longman & Todd, 2001. ISBN 0-232-52420-3; Continuum, New York, 2001. ISBN 0-8264-1339-0.
  • Wijngaards, John. Women Deacons in the Early Church: Historical Texts and Contemporary Debates, Herder & Herder, 2002, 2006. ISBN 0-8245-2393-8.**NO WOMEN IN HOLY ORDERS? The women deacons of the Early Church Diarsipkan 2010-03-22 di Wayback Machine.
  • Winter, Miriam. Out of the Depths: The Story of Ludmila Javorova, Ordained Roman Catholic Priest, Crossroad General Interest, 2001. ISBN 978-0-8245-1889-9.
  • Zagano, Phyllis. Holy Saturday: An Argument for the Restoration of the Female Diaconate in the Catholic Church, Herder & Herder, 2000. ISBN 978-0-8245-1832-5.
  • Zagano, Phyllis. "Catholic Women Deacons: Present Tense," Worship 77:5 (September 2003) 386–408.
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Republik Ceko
  • Latvia

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bacaan tambahan

Artikel Terkait

Penahbisan

Proses di mana individu ditahbiskan sebagai pendeta

Sejarah Kota Banjarmasin

bermula dari sebuah perkampungan dataran rendah bernama "Banjarmasih" yang ditahbiskan pada tanggal 24 September 1526. Pada tanggal tersebut-lah, 24 September

Pascite gregem Dei

pelecehan-seks-penipuan-dan-penahbisan-perempuan "Paus Memperketat Hukum Gereja Tentang Pelecehan Seks, Penipuan Dan Penahbisan Wanita". NPR.org. 1 Juni 2021

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026