Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemungutan suara berbobot Schwartzberg

Pemungutan suara berbobot Schwartzberg adalah metode pemungutan suara yang diusulkan oleh Joseph E. Schwartzberg untuk perwakilan bangsa-bangsa di PBB versi reformasi.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemungutan suara berbobot Schwartzberg adalah metode pemungutan suara yang diusulkan oleh Joseph E. Schwartzberg untuk perwakilan bangsa-bangsa di PBB versi reformasi.

Rumusnya (P+C+M)/3. P adalah persentase jumlah penduduk negara di antara seluruh anggota PBB, C adalah persentase total sumbangan negara tersebut bagi anggaran PBB, dan M, persentase total keanggotaan negara tersebut di PBB (sama bagi seluruh anggota); rata-ratanya didapat dengan membagi jumlahnya menjadi tiga.

Menurut metode ini, negara dengan bobot suara terbesar adalah Amerika Serikat (9.065%); Tiongkok (7.672%); Jepang (7.282%); dan India (5.960%). Sistem ini dibuat untuk menghindari pengaruh negara mikro yang tidak proporsional (sesuai aturan satu negara, satu suara), serta mencegah dominasi PBB oleh koalisi negara berkembang berpenduduk tinggi seperti Tiongkok dan India (sesuai aturan satu orang, satu suara).[1]

Untuk variabel C (sumbangan negara bagi anggaran PBB), hanya sumbangan yang telah dibayar yang dihitung. Janji sumbangan yang belum dibayar tidak ikut dihitung karena banyak negara besar yang masih menunggak pelunasan janji sumbangan mereka.

Lihat pula

  • Daftar negara menurut jumlah penduduk

Referensi

  1. ↑ Schwartzberg, Joseph E. "Appendix 1". Revitalizing the United Nations : Reform Through Weighted Voting (PDF). New York and The Hague: Institute For Global Policy, World Federalist Movement. hlm. 60–63. ISBN 0-9710727-4-4. OCLC 56124473. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-10-17. Diakses tanggal 2005-12-14. ;


Ikon rintisan

Artikel bertopik pemilihan umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Majelis Parlementer Perserikatan Bangsa-Bangsa

Ada beberapa usulan alternatif pembagian bobot suara negara anggota: Rumus pemungutan suara berbobot Schwartzberg mempertimbangkan populasi (prinsip demokratis/demografi)

Poliarki

antara alternatif yang dijadwalkan, misalnya pemungutan suara. Dalam membuat tabulasi ekspresi (suara) ini, bobot yang diberikan kepada setiap individu adalah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026