Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971

Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 1971 diselenggarakan secara serentak pada tanggal 3 Juli 1971 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah se-Indonesia.

Pemilihan Umum Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juli 1971
Diperbarui 27 Januari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971
Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971
Sebelum
1955
Sebelum
1977
3 Juli 1971
360 dari 460 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat
180 kursi untuk meraih status mayoritas
Kehadiran pemilih96.6%
Kenaikan5.2%
Kandidat
  Partai pertama Partai kedua Partai ketiga
 
Ketua Suprapto Sukowati Idham Chalid Mohammad Isnaeni
Partai Golongan Karya NU PNI
Pemilu sebelumnya – 18.41%, 45 kursi 22.32%, 57 kursi
Kursi yang dimenangkan 236 58 20
Perubahan kursi Partai baru Kenaikan13 Penurunan37
Suara rakyat 23,681,471 10,213,650 3,793,266
Persentase 62.80% 18.67% 6.93%
Swing Partai baru Kenaikan0.26% Penurunan15.39%
  Partai keempat Partai kelima Partai keenam
 
Ketua Mohammad Syafa'at Mintaredja Anwar Tjokroaminoto Melanchton Siregar
Partai Parmusi PSII Parkindo
Pemilu sebelumnya 20.92%, 57 kursi 2.89%, 8 kursi 2.66%, 8 kursi
Kursi yang dimenangkan 24 10 7
Perubahan kursi Penurunan33 Kenaikan2 Penurunan1
Suara rakyat 2,930,746 1,308,237 733,359
Persentase 5.36% 2.39% 1.34%
Swing Penurunan15.56% Penurunan0.50% Penurunan1.32%
  Partai ketujuh Partai kedelapan
 
Ketua Frans Seda Rusli Halil
Partai Partai Katolik Perti
Pemilu sebelumnya 2.04%, 6 kursi 1.28%, 4 kursi
Kursi yang dimenangkan 3 2
Perubahan kursi Penurunan3 Penurunan2
Suara rakyat 603,740 381,309
Persentase 1.10% 0.69%
Swing Penurunan0.96% Penurunan0.59%
Peta persebaran suara
|link=
Hasil pemilu menunjukkan partai dengan perolehan suara terbesar.
  Golkar
  NU
  PNI
  Parmusi
  PSII
  Partai Katolik
Komposisi Dewan Perwakilan Rakyat setelah Pemilu 1971.
Logo Pemilihan umum 1971

Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 1971 diselenggarakan secara serentak pada tanggal 3 Juli 1971 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Tingkat I Provinsi maupun DPRD Tingkat II Kabupaten/Kotamadya) se-Indonesia.

Sebagai pemenang mayoritas hasil pemilihan umum ini adalah Golongan Karya.

Hasil

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971 diikuti oleh 10 partai politik pada masa pemerintahan Soeharto dalam rezim Orde Baru.[1] Hasil yang diperoleh oleh kesepuluh partai tersebut sebagai berikut:

No. Partai Jumlah Suara Persentase Jumlah Kursi
1. Partai Katolik 603.740 1,10 3
2. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) 1.308.237 2,39 10
3. Partai Nahdlatul Ulama 10.213.650 18,68 58
4. Partai Muslimin Indonesia (Parmusi) 2.930.746 5,36 24
5. Golongan Karya (Golkar) 34.348.673 62,82 236
6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 733.359 1,34 7
7. Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba) 48.126 0,08 0
8. Partai Nasional Indonesia (PNI) 3.793.266 6,93 20
9. Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) 381.309 0,69 2
10. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) 338.403 0,61 0
Jumlah 54.669.509 100,00 360

Anggota DPR

Informasi lebih lanjut: Daftar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 1971–1977
Daftar ini belum tentu lengkap. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Berikut merupakan sejumlah anggota DPR hasil Pemilu 1971.[2][3]

Partai Katolik
  • Sani Fenat Gregorius (Nusa Tenggara Timur)
  • V.B. Da Costa (Nusa Tenggara Timur)
  • Frans Conrad Palaunsoeka (Kalimantan Barat)
Partai Nasional Indonesia
  • Tumpal Dorianus Pardede
  • Hadji Kemas Fachruddin
  • H.A. Karundeng
  • Usep Ranawidjaja
  • Notosukardjo
  • Sadjarwo
  • R. Soetopo Koesoemodirdjo
  • Soewatijo Soediroatmodjo
  • Sardju Ismunandar
  • Soerjadi
  • Pamudji
  • M. Soedijono
  • Moenadir
  • Subekti
  • Budi Dipojuwono
  • Soegiarti
  • Mh. Isnaeni
  • Hardjantho Soemodisastro
  • Santoso Donosepoetro
  • Ida Bagus Putra Manu
Golkar
  • Ibrahim Kaoy (Daerah Istimewa Aceh)
  • Zainal Abidin Said (Daerah Istimewa Aceh)
  • R. Soetisna Prawiranegara (Jawa Barat)
  • Nicodemus Soesilo (Jawa Tengah)
  • Aloysius Aloy (Kalimantan Barat)
  • Ismet Huntua (Sulawesi Utara)
  • Nathalis Renwarin (Papua Barat)
Golkar ABRI
  • R. Ng. S. Domopranoto (POLRI)
  • Djunarso (POLRI)
  • Rahardjo Prodjopradoto (A.D.)
  • Sardjono Suprapto (A.L.)
  • Prapto Prajitno (A.D.)
  • Gusti Endeng (A.U.)

Referensi

  1. ↑ Miaz, Yalvema (2012). Tim Editor UNP Press (ed.). Partisipasi Politik: Pola Perilaku Pemilih Pemilu Masa Orde Baru dan Reformasi (PDF). Padang: UNP Press. hlm. 4–5. ISBN 978-602-8819-65-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Memperkenalkan anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakjat hasil pemilihan umum 1971". Lembaga Pemilihan Umum. 31 Agustus 1971. Diakses tanggal 31 Agustus 2020 – via Google Books.
  3. ↑ http://repositori.dpr.go.id/82/1/DPR%20RI%20PERIODE%201971-1977.pdf
  • l
  • b
  • s
Partai politik peserta pemilihan umum legislatif Indonesia 1971
  • Golongan Karya
  • Nahdlatul Ulama
  • Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah
  • Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia
  • Partai Katolik
  • Partai Kristen Indonesia
  • Partai Muslimin Indonesia
  • Partai Musyawarah Rakyat Banyak
  • Partai Nasional Indonesia
  • Partai Syarikat Islam Indonesia
  • l
  • b
  • s
Pemilihan di Indonesia
Umum
Presiden
Tidak langsung
  • 1945
  • 1963
  • 1968
  • 1973
  • 1978
  • 1983
  • 1988
  • 1993
  • 1998
  • 1999
  • 2001 (Wapres)
Langsung
  • 2004
  • 2009
  • 2014
  • 2019
  • 2024
  • 2029
Legislatif
  • 1955
  • 1971
  • 1977
  • 1982
  • 1987
  • 1992
  • 1997
  • 1999
  • 2004
  • 2009
  • 2014
  • 2019
  • 2024
  • 2029
Lokal
Legislatif
daerah
  • 1957–1958
  • 2031
Kepala
daerah
  • 2005
  • 2006
  • 2007
  • 2008
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2015
  • 2017
  • 2018
  • 2020
  • 2024
  • 2031
Lainnya
  • Konstituante (1955)


Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Hasil
  2. Anggota DPR
  3. Referensi

Artikel Terkait

Pemilihan umum di Indonesia

Pemilihan umum untuk memilih anggota badan legislatif dan presiden di Indonesia

Pemilihan umum Presiden Indonesia 2004

Pemilihan umum Presiden Indonesia yang ke-1

Partai Golongan Karya

partai politik di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026