Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemilihan umum Presiden Sri Lanka 2015

Pemilihan presiden diadakan di Sri Lanka pada 8 Januari 2015, dua hari setelah dijadwalkan. Presiden petahana Mahinda Rajapaksa merupakan kandidat Aliansi Kebebasan Rakyat Serikat, memperjuangkan masa jabatan ketiganya. Koalisi oposisi yang dipimpin oleh Partai Nasional Serikat (PNS) memilih Maithripala Sirisena, mantan Menteri Kesehatan dalam pemerintahan Rajapaksa dan sekretaris jenderal Partai Kebebasan Sri Lanka (PKSL) – partai konstituen utama dari AKRS – sebagai kandidat umumnya.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Januari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemilihan umum Presiden Sri Lanka 2015
Pemilihan presiden Sri Lanka ke-7
Sebelum
2010
08 Januari 2015 (2015-01-08)
Kehadiran pemilih81.52%
Kandidat
 
Calon Maithripala Sirisena Mahinda Rajapaksa
Partai Front Demokratik Baru Partai Kebebasan Sri Lanka
Aliansi Kandidat Umum[N 1] Aliansi Kebebasan Rakyat Serikat
Negara bagian Provinsi Tengah Utara Provinsi Selatan
Negara bagian 12[N 2] 10
Suara rakyat 6,217,162 5,768,090
Persentase 51.28% 47.58%
Peta persebaran suara
divisi pemungutan suara yang dimenangkan oleh

■ – Maithripala Sirisena

■ – Mahinda Rajapaksa
Presiden petahana
Mahinda Rajapaksa

Aliansi Kebebasan Rakyat Serikat

Presiden terpilih

Maithripala Sirisena
Front Demokratik Baru

Pemilihan presiden diadakan di Sri Lanka pada 8 Januari 2015, dua hari setelah dijadwalkan.[1][2] Presiden petahana Mahinda Rajapaksa merupakan kandidat Aliansi Kebebasan Rakyat Serikat, memperjuangkan masa jabatan ketiganya.[3][4] Koalisi oposisi yang dipimpin oleh Partai Nasional Serikat (PNS) memilih Maithripala Sirisena, mantan Menteri Kesehatan dalam pemerintahan Rajapaksa dan sekretaris jenderal Partai Kebebasan Sri Lanka (PKSL) – partai konstituen utama dari AKRS – sebagai kandidat umumnya.[5][6]

Sirisena dideklarasikan sebagai pemenang setelah meraih 51.28% dari seluruh suara berbanding dengan 47.58% yang didapatkan Rajapaksa.[7][8] Hasilnya umumnya dipandang mengejutkan.[9][10][11] Ketika Rajapaksa dipanggil untuk pemilihan tersebut pada November 2014, ia dianggap akan menang.[12][13][14] Pada 11 Januari 2015, pemerintahan baru mengumumkan sebuah penyelidikan khusus terhadap tuduhan sebuah upaya kudeta yang dilancarkan oleh Rajapaksa.[15]

Catatan

  1. ↑ Oposisi umum dipimpin oleh Partai Nasional Serikat
  2. ↑ Total jumlah distrik yang dimenangkan oleh kandidat tersebut. Pemenang tidak dapat memenangkan suara mayoritas untuk memenangkan pemilihan tersebut.

Referensi

  1. ↑ "Presidential poll Jan. 8; Nominations on Dec. 8". Daily Mirror. 21 November 2014.
  2. ↑ "South Asia Sri Lanka's Rajapaksa facing electoral rebellion". Deutsche Welle. 21 November 2014.
  3. ↑ "Sri Lanka calls early presidential elections". BBC News. 20 October 2014.
  4. ↑ "Sri Lanka president calls early election". Al Jazeera. 20 November 2014.
  5. ↑ "Sri Lanka election: Health chief to challenge Rajapaksa". BBC News. 21 November 2014.
  6. ↑ "Sri Lankan minister quits, to challenge Rajapaksa for presidency". Reuters. 21 November 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-31. Diakses tanggal 2016-01-12.
  7. ↑ Ben, Doherty; Munk, David (9 Januari 2015). "Sri Lanka election: president Mahinda Rajapaksa concedes defeat — live". The Guardian.
  8. ↑ Sundarji, Padma Rao; Jacob, Jayanth Jacob (9 Januari 2015). "Mighty Rajapaksa stunned, Sirisena is new Lanka Prez". Hindustan Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-11. Diakses tanggal 2016-01-12.
  9. ↑ "Sri Lanka's Rajapaksa suffers shock election defeat". BBC News. 9 Januari 2015.
  10. ↑ Koutsoukis, Jason (10 January 2015). "Sri Lanka election: shock result as president Mahinda Rajapaksa is tossed out". The Sydney Morning Herald.
  11. ↑ Pasricha, Anjana (9 Januari 2015). "Sri Lanka Swears In New President". Voice of America.
  12. ↑ Hume, Tim; Athas, Iqbal (9 Januari 2015). "Sri Lanka's Mahinda Rajapaksa concedes defeat in presidential elections". CNN.
  13. ↑ Kumar, Nikhil (9 Januari 2015). "Sri Lanka Looks to Chart a New Course After Ousting Mahinda Rajapaksa". Time (magazine).
  14. ↑ "Sri Lanka election winner Sirisena pledges to reform the state". The Japan Times. 9 Januari 2015.
  15. ↑

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sri Lankan presidential election, 2015.
  • iconPortal Politik
Umum
  • Department of Elections
  • Sri Lankan presidential election, 2015 analysis, Upali Newspapers
  • Centre for Monitoring Election Violence (CMEV)
Manifesto pemilihan
  • "Mahinda's Vision - The World Winning Path" - Election manifesto of Mahinda Rajapaksa (Inggris)
  • "Mahinda Chinthana - Lova Dinana Maga" - Election manifesto of Mahinda Rajapaksa (Sinhala)
  • "A Compassionate Maithri Governance - A Stable Country" - Election manifesto of Maithripala Sirisena (English)
  • "A Compassionate Maithri Governance - A Stable Country" - Election manifesto of Maithripala Sirisena (Sinhala)
  • l
  • b
  • s
Sri Lanka Pemilihan dan referendum di Sri Lanka
Pemilihan presiden
  • 1982
  • 1988
  • 1994
  • 1999
  • 2005
  • 2010
  • 2015
Pemilihan parlemen
  • 1911
  • 1916
  • 1921
  • 1924
  • 1931
  • 1936
  • 1947
  • 1952
  • 1956
  • 1960 (Mar)
  • 1960 (Jul)
  • 1965
  • 1970
  • 1977
  • 1989
  • 1994
  • 2000
  • 2001
  • 2004
  • 2010
  • 2015
Pemilihan provinsi
  • 1988
  • 1993
  • 1994
  • 1999
  • 2004
  • 2008–09
  • 2012
  • 2013
  • 2014 (Mar)
  • 2014 (Sep)
Pemilihan lokal
  • 1977
  • 1981
  • 1983
  • 1991
  • 1994
  • 1997
  • 1998
  • 2002
  • 2003
  • 2006
  • 2008
  • 2009
  • 2011
Referendum
  • 1982

Templat:Maithripala Sirisena Templat:Mahinda Rajapaksa

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Sri Lanka

negara di Asia Selatan

Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024

Pemilihan umum Presiden Indonesia yang ke-5

Pemilihan umum parlemen Sri Lanka 2010

orang Sri Lanka ikut memberikan suara dalam pemilihan tersebut di 11,102 tempat pemungutan suara. Pemilihan tersebut merupakan pemilihan umum pertama

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026