Sumarti Ningsih ditemukan tewas, dan Seneng Mujiasih dalam keadaan sekarat, pada 1 November 2014 di sebuah rumah susun satu kamar mewah di Wan Chai, Hong Kong. Mujiasih, yang dinyatakan tewas tak lama setelah ditemukan, juga memakai nama Jesse Lorena Ruri. Rumah susun tersebut disewa oleh Rurik George Caton Jutting, yang didakwa atas pembunuhan mereka pada 8 November 2016.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2022) |
| Tanggal | 27 Oktober – 1 November 2014 (2014-10-27 – 2014-11-01) |
|---|---|
| Lokasi | Wan Chai, Hong Kong |
| Terdakwa | Rurik Jutting |
| Terhukum | 8 November 2016 |
| Tuntutan | Pembunuhan, serangan seksual |
| Putusan | Hukuman |
| Hukuman | Pidana seumur hidup |
Sumarti Ningsih ditemukan tewas, dan Seneng Mujiasih dalam keadaan sekarat, pada 1 November 2014 di sebuah rumah susun satu kamar mewah di Wan Chai, Hong Kong.[1] Mujiasih, yang dinyatakan tewas tak lama setelah ditemukan, juga memakai nama Jesse Lorena Ruri. Rumah susun tersebut disewa oleh Rurik George Caton Jutting, yang didakwa atas pembunuhan mereka pada 8 November 2016.[2][3][4]