Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPembiakan generatif
Artikel Wikipedia

Pembiakan generatif

Pembiakan generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau pembuahan. Proses perkembangbiakan generatif ini membutuhkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina baik tumbuhan ataupun hewan dapat mengalami pembiakan secara generatif ini. Pembiakan secara generatif ditandai dengan adanya pembuahan. Pembuahan merupakan proses peleburan yang melibatkan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina yang pada akhirnya akan menghasilkan zigot dan menjadi organisme baru. Pembuahan pada hewan melalui proses peleburan antara sel telur dan sel sperma sedangkan Pembuahan pada tumbuhan adalah proses dari peleburan serbuk sari dan putik. Contoh cara perkembangbiakan pada tumbuhan secara generatif adalah konjugasi, isogami, anisogami dan penyerbukan. Penyerbukan pada tumbuhan dapat dibantu oleh serangga. Sifat keturunan yang diperoleh dari pembiakan secara generatif dapat bervariasi dan juga gabungan dari kedua induknya. Perkembangbiakan generatif hanya dapat terjadi pada makhluk hidup tingkat tinggi yaitu makhluk hidup seperti yang memiliki alat kelamin yang jelas sehingga bisa di tentukan mana jantan dan betinannya. Ada juga organisme yang memunyai dua alat kelamin pada satu tubuh sehingga dapat melakukan perkawinan sendiri. Makhluk hidup yang mempunyai 2 alat kelamin di sebut dengan istilah hemaprodit.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Maret 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pembiakan generatif
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2020)
Pembiakan generatif pada tumbuhan dengan bantuan serangga

Pembiakan generatif (bahasa Inggris: generative reproductioncode: en is deprecated ) adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau pembuahan.[1] Proses perkembangbiakan generatif ini membutuhkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina baik tumbuhan ataupun hewan dapat mengalami pembiakan secara generatif ini.[1] Pembiakan secara generatif ditandai dengan adanya pembuahan.[1] Pembuahan merupakan proses peleburan yang melibatkan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina yang pada akhirnya akan menghasilkan zigot dan menjadi organisme baru.[1] Pembuahan pada hewan melalui proses peleburan antara sel telur dan sel sperma sedangkan Pembuahan pada tumbuhan adalah proses dari peleburan serbuk sari dan putik.[1] Contoh cara perkembangbiakan pada tumbuhan secara generatif adalah konjugasi, isogami, anisogami dan penyerbukan.[1] Penyerbukan pada tumbuhan dapat dibantu oleh serangga.[2] Sifat keturunan yang diperoleh dari pembiakan secara generatif dapat bervariasi dan juga gabungan dari kedua induknya.[3] Perkembangbiakan generatif hanya dapat terjadi pada makhluk hidup tingkat tinggi yaitu makhluk hidup seperti yang memiliki alat kelamin yang jelas sehingga bisa di tentukan mana jantan dan betinannya.[1] Ada juga organisme yang memunyai dua alat kelamin pada satu tubuh sehingga dapat melakukan perkawinan sendiri.[1] Makhluk hidup yang mempunyai 2 alat kelamin di sebut dengan istilah hemaprodit.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Perkembangbiakan Generatif". Kafeilmu. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-31. Diakses tanggal 26 Juni 2014.
  2. ↑ "Plant Reproduction" (PDF). Raven. Diakses tanggal 26 Juni 2014.
  3. ↑ "Perkembangbiakan". Artikel Biologi. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-27. Diakses tanggal 26 Juni 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan

Artikel Terkait

Cempaka wangi

dianggap sebagai pohon keramat. Cempaka wangi dapat diperbanyak dengan pembiakan generatif melalui bijinya. Cara lain untuk memperbanyak cempaka wangi adalah

Anaphalis javanica

walaupun pada umumnya tidak melebihi 1 meter. Edelweis berkembang biak dengan cara generatif. Dengan serbuk-serbuk bunga yang ringan, maka mudah terbawa oleh

Bunga bangkai raksasa

dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian, fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan batang semunya. Tingginya dapat mencapai

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026