Pemberontakan Besar Suriah atau Pemberontakan Besar Druze (1925–1927) adalah pemberontakan yang berlangsung di Suriah dan Lebanon dan bertujuan untuk mengusir Prancis yang telah menguasai wilayah tersebut semenjak berakhirnya Perang Dunia I. Pemberontakan ini tidak dikoordinasikan dari pusat; tetapi, pemberontakan ini dilancarkan oleh beberapa faksi - seperti Sunni, Druze, dan Kristen - yang memiliki tujuan yang sama yaitu mengusir Prancis. Pemberontakan ini pada akhirnya dapat dipadamkan oleh Prancis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Pemberontakan Besar Suriah | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Shaykh Hilal al-Atrash, perayaan pemberontak di Hauran, 14 Agustus 1925 | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
| |||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
Pemberontakan Besar Suriah (bahasa Arab: الثورة السورية الكبرىcode: ar is deprecated ) atau Pemberontakan Besar Druze (1925–1927) adalah pemberontakan yang berlangsung di Suriah dan Lebanon dan bertujuan untuk mengusir Prancis yang telah menguasai wilayah tersebut semenjak berakhirnya Perang Dunia I.[1] Pemberontakan ini tidak dikoordinasikan dari pusat; tetapi, pemberontakan ini dilancarkan oleh beberapa faksi - seperti Sunni, Druze, dan Kristen - yang memiliki tujuan yang sama yaitu mengusir Prancis. Pemberontakan ini pada akhirnya dapat dipadamkan oleh Prancis.