Pemberontakan Karelia Timur dan konflik Uni Soviet-Finlandia 1921-1922 adalah upaya oleh suatu kelompok separatis Karelia Timur untuk mendapatkan kemerdekaan dari Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia. Mereka dibantu oleh sejumlah sukarelawan Finlandia, dimulai sejak 6 November 1921. Konflik berakhir pada 21 Maret 1922 dengan Persetujuan antara pemerintah Rusia Soviet dan Finlandia tentang langkah-langkah untuk menjaga perbatasan Uni Soviet-Finlandia agar tidak dapat diganggu gugat. Konflik ini di Finlandia dianggap sebagai salah satu heimosodat – "Perang Persaudaraan".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Pemberontakan Karelia Timur | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang Saudara Rusia | |||||||
Tentara Karelia dan Finlandia bertarung melawan kaum Bolshevik Rusia, 9 Januari 1922 | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
Didukung oleh: |
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
| ||||||
| Kekuatan | |||||||
| 3.050 | 13.000[1][2][3] | ||||||
| Korban | |||||||
| Tidak diketahui | 1.394 tewas, terluka, sakit atau cedera[4] | ||||||
Pemberontakan Karelia Timur (bahasa Finlandia: itäkarjalaisten kansannousu, bahasa Karelia: päivännouzu karjalan kanzannouzu) dan konflik Uni Soviet-Finlandia 1921-1922 adalah upaya oleh suatu kelompok separatis Karelia Timur untuk mendapatkan kemerdekaan dari Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia. Mereka dibantu oleh sejumlah sukarelawan Finlandia, dimulai sejak 6 November 1921. Konflik berakhir pada 21 Maret 1922 dengan Persetujuan antara pemerintah Rusia Soviet dan Finlandia tentang langkah-langkah untuk menjaga perbatasan Uni Soviet-Finlandia agar tidak dapat diganggu gugat.[5] Konflik ini di Finlandia dianggap sebagai salah satu heimosodat – "Perang Persaudaraan".