Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemberontakan Glyndŵr

Pemberontakan Glyndŵr, Pemberontakan Wales atau Perang Kemerdekaan Terakhir adalah pemberontakan yang terjadi di Wales dari tahun 1400 hingga 1415. Pemberontakan ini dilancarkan oleh Owain Glyndŵr melawan Kerajaan Inggris. Peristiwa ini merupakan peristiwa pemberontakan terakhir yang berupaya melepaskan Wales dari cengkeraman Inggris sebelum Wales menjadi wilayah Inggris secara resmi sesuai dengan Undang-Undang Hukum di Wales 1535-1542.

Wikipedia article
Diperbarui 13 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemberontakan Glyndŵr
Bagian dari Peperangan Wales (selama Perang Seratus Tahun)
Tanggal1400–1415
LokasiKepangeranan Wales
Hasil Kemenangan Inggris
Perubahan
wilayah
Inggris kembali berkuasa secara penuh di Wales
Pihak terlibat
Pemberontakan Wales
Kerajaan Prancis
Kerajaan Inggris
Tokoh dan pemimpin
Owain Glyndŵr
Rhys Gethin ⚔
Gruffudd ab Owain Glyndŵr (POW)
Tudur ap Gruffudd ⚔
Jean II de Rieux
Henry IV dari Inggris
Henry V dari Inggris
John Talbot
Richard Grey
Dafydd Gam
Edmund Mortimer (POW)

Pemberontakan Glyndŵr, Pemberontakan Wales atau Perang Kemerdekaan Terakhir adalah pemberontakan yang terjadi di Wales dari tahun 1400 hingga 1415. Pemberontakan ini dilancarkan oleh Owain Glyndŵr melawan Kerajaan Inggris. Peristiwa ini merupakan peristiwa pemberontakan terakhir yang berupaya melepaskan Wales dari cengkeraman Inggris sebelum Wales menjadi wilayah Inggris secara resmi sesuai dengan Undang-Undang Hukum di Wales 1535-1542.[1]

Pemberontakan ini dimulai akibat perselisihan antara Owain Glyndŵr dengan tuan tanah Inggris di Wales.[2] Pada tanggal 16 September 1400, ia diproklamirkan sebagai Pangeran Wales oleh para pengikutnya.[2] Pasukan Owain kemudian mulai memberontak.

Owain menghilang tanpa jejak setelah tahun 1412, dan pada tahun 1415 Inggris kembali berkuasa secara penuh di Wales. Para pemimpin pemberontak sudah meninggal, dipenjara, atau menjadi miskin akibat denda yang besar. Namun, terdapat kemungkinan bahwa beberapa orang masih melanjutkan perjuangan hingga setelah tahun 1421 di bawah kepemimpinan ipar Owain, Phylib ap Rhys, seperti yang tersirat di dalam puisi karya Llawdden.

Catatan kaki

  1. ↑ Gwyn A. Williams, When Was Wales? A History of the Welsh (London, 1991), hlm. 122.
  2. 1 2 "BBC Wales – History – Themes – Chapter 10: The revolt of Owain Glyndwr". Diakses tanggal 15 January 2015.

Daftar pustaka

  • Bradley, A.G. (1901). Owen Glyndwr and the Last Struggle for Welsh Independence. New York: Putnam.
  • Evans, Howell T. (1915). Wales and the Wars of the Roses. Cambridge: Cambridge University Press.
  • Griffiths, Ralph Alan; Thomas, Roger S. (1985). The Making of the Tudor Dynasty. New York: St. Martin's Press. ISBN 978-0-31250-745-9.
  • Parry, Charles (2010). The Last Mab Darogan: The Life and Times of Owain Glyn Dŵr. Novasys Limited. ISBN 978-0-9565553-0-4.
  • Tout, Thomas Frederick (1900). Owain Glyndwr and his Times. Dartford: Perry and Son.
  • R. Rees Davies, The Revolt of Owain Glyn Dŵr (1995) Oxford University Press ISBN 0-19-285336-8
  • Geoffrey Hodge, Owain Glyn Dwr: The War of Independence in the Welsh Borders (1995) Logaston Press ISBN 1-873827-24-5
  • Jon Latimer, Deception in War, (2001), John Murray, pp. 12–13.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Owain Glyndŵr

Pada tanggal 16 September 1400, Glyndŵr memulai pemberontakan melawan kekuasaan Henry IV dari Inggris. Pemberontakan ini awalnya sangat berhasil dan ia

Henry IV dari Inggris

Sebagai raja, Henry menghadapi sejumlah pemberontakan, yang paling serius adalah pemberontakan Owain Glyndŵr, Pangeran Wales terakhir, dan ksatria Inggris

Pangeran Wales

Gelar kerajaan Britania Raya (sebelumnya gelar asli Wales)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026