Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPembalikan geomagnetik
Artikel Wikipedia

Pembalikan geomagnetik

Pembalikan geomagnetik adalah perubahan medan magnet sebuah planet sedemikian rupa sehingga posisi utara dan selatan terbalik, sementara geografi utara dan geografi selatan tetap sama. Medan magnetik Bumi telah saling bergantian antara masa "kekutuban" normal, di mana arah utama medan adalah sama dengan arah sekarang, dan kekutuban terbalik, di mana terjadi sebaliknya. Masa ini disebut chron.

pembalikan arah medan magnet Bumi
Diperbarui 5 Mei 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kutub geomagnetik selama 5 juta tahun (Pliosen dan kuaterner, akhir Era Senozoik). Kawasan berwarna gelap menandakan masa di mana polaritas sama dengan polaritas normal hari ini; kawasan terang menandakan masa di mana polaritas itu dibalik.

Pembalikan geomagnetik adalah perubahan medan magnet sebuah planet sedemikian rupa sehingga posisi utara dan selatan terbalik, sementara geografi utara dan geografi selatan tetap sama. Medan magnetik Bumi telah saling bergantian antara masa "kekutuban" normal , di mana arah utama medan adalah sama dengan arah sekarang, dan kekutuban terbalik, di mana terjadi sebaliknya. Masa ini disebut chron.

Waktu setiap chron terbagi secara acak dengan kebanyakannya berada di antara 0.1 sampaj 1 juta tahun dengan rata rata 450,000 tahun. Kebanyakan pembalikan membutuhkan waktu 1,000 sampai 10,000 tahun. Yang terbaru, pembalikan Brunhes-Matuyama, terjadi 780,000 tahun yang lalu, dan mungkin terjadi dengan cepa dalam sejarah manusia.[1]

Satu pembalikan lengkap singkat, yang dikenali sebagai peristiwa Laschamp, berlaku hanya 41,000 tahun yang lalu semasa tempo glasier terakhir. Pembalikan itu hanya berlaku sekitar 440 tahun dengan perubahan polaritas yang berlangsung sekitar 250 tahun. Semasa perubahan ini, kekuatan medan magnet melemah hingga 5% dari kekuatannya sekarang.[2] Gangguan singkat yang tidak menyebabkan pembalikan dipanggil gangguan geomagnetik.

Dalam 83 juta tahun terakhir telah terjadi 183 pembalikan medan magnet bumi[3][4]

Referensi

  1. ↑ Leonardo Sagnotti; Giancarlo Scardia; Biagio Giaccio; Joseph C. Liddicoat; Sebastien Nomade; Paul R. Renne; Courtney J. Sprain (21 July 2014). "Extremely rapid directional change during Matuyama-Brunhes geomagnetic polarity reversal". Geophys. J. Int. 199 (2): 1110–1124. Bibcode:2014GeoJI.199.1110S. doi:10.1093/gji/ggu287. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ "},"date":{"wt":"2012-10-16"},"website":{"wt":"Sciencedaily.com"},"publisher":{"wt":"[[Science Daily]]"},"access-date":{"wt":"2013-07-28"}},"i":0}}]}' id="mwOA"/>"Ice age polarity reversal was global event: Extremely brief reversal of geomagnetic field, climate variability, and super volcano". Sciencedaily.com. Science Daily. 2012-10-16. Diakses tanggal 2013-07-28.
  3. ↑ Cande, S. C.; Kent, D. V. (1995). "Revised calibration of the geomagnetic polarity timescale for the late Cretaceous and Cenozoic". Journal of Geophysical Research. 100 (B4): 6093–6095. Bibcode:1995JGR...100.6093C. doi:10.1029/94JB03098.
  4. ↑ "Geomagnetic Polarity Timescale". Ocean Bottom Magnetometry Laboratory. Woods Hole Oceanographic Institution. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-09. Diakses tanggal March 23, 2011.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Medan magnet

distribusi spasial vektor yang memungkinkan perhitungan gaya magnet pada partikel uji

Medan magnet Bumi

Medan magnet yang menjangkau dari bagian dalam Bumi hingga ke batas di mana medan magnet bertemu angin matahari

Bumi

planet ketiga di Tata Surya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026