Pembalap gravitasi, atau dikenal juga sebagai soapbox car, adalah kendaraan tanpa motor yang dilombakan di jalur menurun, baik melawan waktu maupun melawan peserta lain. Kendaraan ini bergerak semata-mata karena gaya gravitasi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Pembalap gravitasi, atau dikenal juga sebagai soapbox car, adalah kendaraan tanpa motor yang dilombakan di jalur menurun, baik melawan waktu maupun melawan peserta lain. Kendaraan ini bergerak semata-mata karena gaya gravitasi.
Pada awalnya, mobil balap gravitasi dibuat dari peti kayu bekas sabun atau apel yang dipasangi roda sepatu luncur. Seiring perkembangan waktu, bahan pembuatannya menjadi lebih canggih, menggunakan aluminium, fiberglass, bahkan CFRP (Carbon Fiber Reinforced Polymer).
Di Britania Raya, mobil jenis ini dikenal dengan berbagai nama, seperti buggy, trolley, cart, atau yang kini populer disebut soapbox. Di Skotlandia dan Inggris utara, istilah yang digunakan antara lain bogie, cartie/cairtie, guider, atau piler. Di Wales disebut gambo, sedangkan di Australia dikenal sebagai billy cart dan di Brasil disebut rolimã.
Selain dibuat oleh anak-anak, terdapat pula kompetisi resmi yang dikenal sebagai soapbox derby atau billycart derby. Perlombaan ini sering diikuti oleh orang dewasa dalam semangat rekreasi dan amal, bukan untuk kompetisi profesional. Banyak perlombaan yang diselenggarakan sebagai penggalangan dana untuk kegiatan sosial.
Meskipun setiap acara memiliki aturan tersendiri, umumnya berlaku ketentuan seperti kendaraan tidak boleh menggunakan motor, kendaraan harus memiliki setidaknya empat roda, harus dilengkapi dengan sistem pengereman, pengemudi wajib mengenakan helm, dan dorongan awal diperbolehkan untuk menambah kecepatan di awal lintasan.
Soapbox cars umumnya memiliki berat rata-rata 68 kilogram (150 pon) dan dapat mencapai kecepatan maksimum antara 30–50 km/jam (20–30 mph).[1] Beberapa kota bahkan memiliki lintasan permanen tempat perlombaan rutin diadakan dengan hadiah bagi pemenang.[1]

Di Australia, billy cart cenderung mengikuti desain tradisional yang berkembang pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Mobil ini sering dibuat oleh anak-anak menggunakan bahan sederhana atau bekas, seperti kayu dan roda daur ulang, dengan campur tangan orang dewasa yang minimal. Biasanya digunakan untuk bermain di halaman, jalanan perumahan, atau taman lokal. Dalam acara resmi seperti Billy Cart Derby tahunan yang diselenggarakan oleh kelompok masyarakat (misalnya Pramuka Cub Scouts), kendaraan dapat dibuat baik dengan gaya tradisional maupun standar profesional, tergantung pada peraturan keselamatan dan keadilan kompetisi yang ditetapkan panitia.
Baru-baru ini, mobil balap gravitasi yang lebih canggih mulai bermunculan. Mobil-mobil ini, yang ditujukan untuk kompetisi balap mobil besar, terkadang terbuat dari serat karbon dan memiliki desain monokok, meskipun sebagian besar menggunakan desain sasis atau spaceframe yang lebih tradisional dengan bodi yang terbuat dari bahan-bahan seperti kayu lapis, plastik bergelombang, atau sejenisnya. Contoh mobil balap mobil semacam ini antara lain Lotus 119c dan Formula Gravity VXR Nimbus.[2]
Di Indonesia, mobil balap gravitasi dikenal sebagai “gokar”. Perlombaan gokar sering diadakan di berbagai daerah sebagai aktivitas sosial komunitas. Bentuk gokar umumnya menyerupai billy cart dari Australia, tetapi roda-rodanya sering menggunakan bearing roda sepeda motor, menyesuaikan dengan bahan yang tersedia secara lokal.
Perlombaan balap gravitasi pertama tercatat pada tahun 1904 di Oberursel (Taunus) dekat Frankfurt, Jerman. Acara ini terinspirasi oleh ajang balap motor bergengsi seperti Gordon Bennett Cup dan Kaiserpreis.[3]
Di Britania Raya, ajang ini kembali populer pada awal abad ke-21 melalui acara besar seperti Red Bull Soapbox Race dan kompetisi di Goodwood Festival of Speed (2000–2004). Kini, banyak komunitas di wilayah berbukit mengadakan lomba lokal, seperti Catterline Cartie Challenge di Skotlandia dan Belchford Downhill Challenge di Lincolnshire. Selain itu, Soap Box Derby tahunan di Richard’s Castle, di perbatasan Shropshire-Herefordshire, telah berlangsung setiap pertengahan Juli sejak 2004.
Beberapa perlombaan yang lebih serius, seperti Cairngorm Soapbox Extreme (2009–2012) dan Worlaby Downhill Challenge, menghasilkan kecepatan jauh lebih tinggi daripada lomba komunitas. Dalam Cairngorm Soapbox Extreme tahun 2011, peserta tercatat mencapai kecepatan hingga 113 km/jam (70 mph) menjadikannya salah satu ajang balap gravitasi tercepat di dunia.