Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPemakaman pohon
Artikel Wikipedia

Pemakaman pohon

Pohon pemakaman atau kerangka pemakaman adalah pohon atau struktur sederhana yang digunakan untuk menempatkan jenazah atau peti mati. Praktik ini dahulu umum dijumpai di kalangan masyarakat Bali, suku Naga, beberapa komunitas Aborigin Australia, serta suku Sioux dan bangsa Pribumi Amerika Utara lainnya.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemakaman pohon
Pemakaman pohon suku Inuit, Sungai Leaf, Quebec, c. 1924–1936

Pohon pemakaman atau kerangka pemakaman adalah pohon atau struktur sederhana yang digunakan untuk menempatkan jenazah atau peti mati. Praktik ini dahulu umum dijumpai di kalangan masyarakat Bali, suku Naga, beberapa komunitas Aborigin Australia, serta suku Sioux dan bangsa Pribumi Amerika Utara lainnya.[1]

Sejarah

Pemakaman pohon

Sejumlah penduduk Asli Amerika menggunakan pohon pemakaman baik sebagai tempat peristirahatan terakhir maupun sementara bagi kerabat yang telah meninggal, baik sebagai aturan umum (bersama dengan kerangka pemakaman) maupun sebagai alternatif dari makam.[2]: 87 [3]: 99 

Jenazah dibungkus dengan rapi menggunakan jubah atau selimut, lalu diletakkan pada percabangan pohon[4]: 67  atau diikatkan pada cabang besar.[5]: 83  Baik orang dewasa maupun anak kecil dimakamkan dengan cara ini.[5]: 83, 385  Sebuah pohon pemakaman dapat menampung lebih dari satu jenazah.[5]: 112  Maximilian zu Wied menyaksikan pohon pemakaman dengan batang dan cabang yang dicat merah di kalangan suku Assiniboine.[6]: 45–46  Tampaknya pohon apa pun dapat digunakan. Pohon kapas disebutkan oleh para pelancong di dataran besar,[5]: 112  demikian pula pohon pinus[5]: 83  dan pohon cedar.[7] Jenazah dapat ditempatkan mulai dari sekitar dua meter di atas permukaan tanah hingga mendekati puncak pohon.[5]: 112  Beberapa barang milik almarhum sering diletakkan di dekat jenazah.

Pemakaman berkerangka

Kerangka pemakaman biasanya dibuat dari empat tiang atau cabang tegak yang bercabang di bagian atas. Dasar ini menopang semacam usungan, tempat jenazah dibaringkan agar terhindar dari serigala. Lokasi yang lebih disukai adalah di atas bukit.[5]: 83  Kerabat biasanya meletakkan beberapa barang milik almarhum di atas panggung atau di sekitar kerangka tersebut.[2]: 87 

Referensi

  1. ↑ "Tree burial | funeral custom | Britannica".
  2. 1 2 Wood, W. Raymond and Thomas D. Thiessen (1987): Early Fur Trade on the Northern Plains. Canadian Traders Among the Mandan and Hidatsa Indians, 1738–1818. Norman and London.
  3. ↑ Bowers, Alfred W.(1991): Mandan Social and Ceremonial Organization. Moscow.
  4. ↑ Lowie, Robert H. (1983): The Crow Indians. Lincoln and London.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 Doyle, Susan B. (2000): Journeys to the Land of Gold. Emigrant Diaries from the Bozeman Trail, 1863–1866. Helena.
  6. ↑ Bushnell Jr., D. I. (1927): Burials of the Algonquian, Siouan and Caddoan Tribes West of the Mississippi. Smithsonian Institution. Bureau of American Ethnology. Bulletin 83. Washington.
  7. ↑ Unrau, William E. (1990): Tending the Talking Wire. A Buck Soldier's View of Indian Country, 1863–1866. Salt Lake City.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Pemakaman pohon
  3. Pemakaman berkerangka
  4. Referensi

Artikel Terkait

Pohon Natal Vatikan

Pohon natal di tiap tahun

Jannatul Baqi

kemudian ditetapkan sebagai pemakaman umum. Lahan yang akan dijadikan tapak pemakaman dibersihkan, dan kelak dijadikan pemakaman Muslim yang meninggal di

Pemakaman Teutonik

Flemish") adalah sebuah situs pemakaman di Roma berdekatan dengan Basilika Santo Petrus. Pemakaman disediakan untuk anggota Pemakaman Persaudaraan Bunda dari

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026