Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPekan Heran, Rengat Barat, Indragiri Hulu
Artikel Wikipedia

Pekan Heran, Rengat Barat, Indragiri Hulu

Pekan Heran merupakan salah satu desa di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia. Desa ini memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang dijaga secara turun temurun.

desa di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau
Diperbarui 18 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Desa in Riau, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Riau, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Pekan Heran
Desa
Peta lokasi Desa Pekan Heran
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KabupatenIndragiri Hulu
KecamatanRengat Barat
Kode pos
29351
Kode Kemendagri14.02.02.2005 Suntingan nilai di Wikidata
Luas5892 Ha
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 0°21′0.000″S 102°26′34.800″E / 0.35000000°S 102.44300000°E / -0.35000000; 102.44300000

Pekan Heran merupakan salah satu desa di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia. Desa ini memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang dijaga secara turun temurun.

Saat ini Pekan Heran dipimpin Suparmanto S.Pd, yang dilantik sebagai Kepala Desa 11 Agustus 2025, menggantikan A's at Habsah, SKM. Programnya, antara lain pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar desa.

Kebudayaan Melayu Indragiri masih kental di Desa Pekan Heran. Misalnya warga menggunakan bahasa Melayu untuk percakapan sehari-hari. Pada sore hari masih ada anak-anak laki-laki berkumpul dan bermain gasing di halaman rumah. Seni tradisional seperti Gebane, Tari Lukah, dan silat menjadi aset budaya yang tidak hanya memperkaya identitas desa, tetapi juga berpotensi menarik wisatawan.[1]

Pada saat musim hujan Desa Pekan Heran akan kebanjiran. Warga akan menghentikan sementara kegiatan tanam menanam, mereka akan memanfaatkan banjir untuk menjala ikan, maupun belondak (bermain di air).

Legenda Bekam Heran

Nama Pekan Heran itu berasal dari kata Bekam dan Heran. Bekam adalah sebuah batang kayu berukuran kecil yang kuat menahan beban besar. Sedangkan Heran berarti takjub atau kagum. H Abdul Gafar, sesepuh daerah itu menyebut nama Bekam Heran pertama kali diberikan oleh Datuk Perpatih.

Kala itu, Datuk Perpatih bersama rombongan datang ke Indragiri dengan menaiki rakit yang terbuat dari kayu kulim, ketika berhenti di sebuah perkampungan tua yang saat ini bernama Pekan Heran, Datuk Perpatih menambatkan rakit mereka di sebuah batang kayu kecil. Bukannya patah atau tumbang, kayu itu malah kokoh dan membekam. Hal itu membuat Datuk Perpatih heran atau kagum.

Akhirnya Datuk Perpatih memberi nama perkampungan tua itu dengan Bekam Heran. Seiring waktu berjalan, nama Bekam Heran berobah menjadi Pekan Heran. Kata pekan merupakan sebutan untuk pasar tradisioanal yang ada di desa itu. [2]

Karang Taruna “Satria Melayu” menjadi pelopor kegiatan pemuda di Desa Pekan Heran. Organisasi ini aktif dalam bidang olahraga, seni budaya, dan kegiatan lingkungan.

Desa ini rerdiri dari 12 Rukun Tetangga (RT) dan 6 Rukun Warga (RW). Saat ini populasinya 4.772 jiwa, terdiri dari 1.662 laki-laki dan 3.110 perempuan, Desa Pekan Heran menjadi cerminan keberagaman suku dan budaya, karena meskipun merupakan desa lama dengan matoritas penduduk suku Melayu, tetapi suku Minang, Jawa, Batak, Banjar, Bugis, bahkan Cina menjadi warga di sini.

Bahasa yang biasa di gunakan di sana adalah bahasa Melayu karena mayoritasnya adalah Melayu. Meskipun begitu komunikasi antar warga berlangsung baik. Beberapa slogan lokal sering terdengar dalam warga berinteraksi, misalnya "nak kemane tu?", "tak de, ke hulu". Sapaan itu tidak saja di kalangan orang Melayu juga suku-suku lainnya di Pekan Heran.

Durian dengan berbagai produknya merupakan salah satu kearifan lokal Desa Pekan Heran. Desa penghasil durian kampung ini juga memproduksi lempuk, pekasam, dan joghuk.

Mayoritas penduduk Desa Pekan Heran petani sawit. Hampir 98% warganya mempunyai lahan kelapa sawit. Salah satu ketertarikan warga terhadap kelapa sawit karena lebih tahan terhadap banjir luapan Sungai Indragiri.

Pekan Heran berada di ketinggian 15 meter di atas permukaan laut dengan luas wilayah 9.250 hektar, memiliki dataran rendah yang subur. Inilah faktor pendukung pertanian, perkebunan, dan pengembangan peternakan. Letaknya yang hanya 5,5 kilometer dari ibu kota kabupaten memberikan keuntungan strategis dalam mendukung aksesibilitas ekonomi dan sosial.[3]

Pembangunan ekonomi di Pekan Heran ditayangkan oleh keadaan pasar desa itu. Meski sekali seminggu, yaitu hari Ahad, pasar yang terletak di depan kantor Kepala Desa itu ramai didatangi penjual dan pembeli.

Salah satu potensi desa ini adalah ikan rawa dan ikan sungai. Terutama di hari pekan berbagai jenis ikan rawa dijual di pasar, misalnya ikan puyu-puyu, gabus, dan lele. Sedangkan ikan sungai antara lain patin kunyit, patin lubuk, baung, dan tapah. Namun usaha tani untuk membudidayakan ikan-ikan tersebut belum lumrah.

Perubahan wajah Pekan Heran tampak pada bangunan pendidikan, terutama pendidikan keagamaan. Beberapa Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) sudah berubah menjadi permanen.

Mudahnya akses komunikasi dan transportasi menjadi salah satu penyebab warga Desa Pekan Heran melakukan mobilisasi. Beberapa orang merantau ke daerah atau kota lain, dengan tujuan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan namun tidak tersedia di Pekan Heran. Terutama generasi muda, meninggalkan sementara desa ini untuk melanjutkan pendidikan.

Salah satu dampak mobilisasi itu, adalah pandangan masyarakat terhadap perantau ada yang prihatin terhadap rumah maupun aset lainnya yang mereka tinggalkan yang tidak terurus, ada juga kagum atas keberanian mereka. Terutama terhadap pencari kerja yang berhasil, maupun terhadap anak muda yang melanjutkan pendidikan. Dampak berikutnya adalah muncul gejala kecemburuan sosial tanpa terbuka, di kalangan warga.

Pranala luar

  • (Indonesia) Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-145 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau tahun 2021
  • (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
  • (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan

 ·

Referensi

  1. ↑ Templatemanja. "Keberagaman Budaya dan Tradisi Kunci Harmonis di Desa Pekan Heran". suluhonlineid.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-18.
  2. ↑ "Ternyata, Nama Pekan Heran Ada Kaitannya dengan Datuk Perpatih dari Minang Kabau". GoRiau.com. 2017-04-24. Diakses tanggal 2025-12-09.
  3. ↑ phpmu.com. "Desa Pekan Heran Simbol Kekayaan Sejarah dan Budaya di Rengat Barat". vokalonline.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-09.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kelurahan atau desa di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Legenda Bekam Heran
  2. Pranala luar
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kabupaten Indragiri Hulu

kabupaten di Provinsi Riau

Daftar kabupaten dan kota di Riau

artikel daftar Wikimedia

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Indragiri Hulu

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026