Pee Wee Gaskins adalah grup musik asal Jakarta yang resmi terbentuk pada 11 April 2007. Hingga saat ini, formasi Pee Wee Gaskins yang belum mengalami perubahan mayor terdiri atas Dochi Sadega (Bass/Guitar/Vocal), Sansan (Guitar/Vocal), Omo (Synth/Keys/Sample/Guitar/Vocal), Aldy Kumis (Drum) dan Ayi. Mantan anggotanya adalah Tlor (Bass), keluar dari Pee Wee Gaskins seminggu setelah mereka merilis album pertama. Posisi Tlor kemudian digantikan oleh Ayi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Pee Wee Gaskins | |
|---|---|
| Nama lain | PWG, Peskins, Pee Wee |
| Asal | |
| Genre | Pop punk, synthpunk, melodic punk, rock alternatif, pop rock |
| Tahun aktif | 2007–sekarang |
| Label | Knurd Records (2008) Variant Records (2009–2010) Alfa (2010) Universal Music Indonesia (2016– 2019) Wecord Evermore Indonesia (2025–Sekarang) |
| Artis terkait | Killing Me Inside, Rocket Rockers |
| Anggota | Dochi Sadega Muhammad Fauzan Harry Pramahardhika Reza Satiri Renaldy Prasetya |
| Mantan anggota | Andhika Hardie |
Pee Wee Gaskins adalah grup musik asal Jakarta yang resmi terbentuk pada 11 April 2007. Hingga saat ini, formasi Pee Wee Gaskins yang belum mengalami perubahan mayor terdiri atas Dochi Sadega (Bass/Guitar/Vocal), Sansan (Guitar/Vocal), Omo (Synth/Keys/Sample/Guitar/Vocal), Aldy Kumis (Drum) dan Ayi (Guitar/Bass/Back Vocal). Mantan anggotanya adalah Tlor (Bass), keluar dari Pee Wee Gaskins seminggu setelah mereka merilis album pertama. Posisi Tlor kemudian digantikan oleh Ayi.
Para penggemar band ini disebut Dorks, Dorkzilla, maupun Tatiana.[1] Namun, mereka juga dibenci oleh sebagian orang yang disebut Anti Pee Wee Gaskins, atas alasan yang tidak jelas mereka mulai muncul dan dikenal pada sekitar akhir tahun 2000-an dan awal 2010-an, Istilah APWG digunakan oleh para pembenci garis keras Pee Wee Gaskins untuk menunjukkan penolakan atau pembencian terhadap band tersebut, yang terkadang berujung pada aksi anarkis saat konser aksi yang dilakukan mereka dalam bentuk aksi brutal saat menonton konser Pee Wee Gaskins, seperti melempar ember, sendal, tempe, atau bahkan lumpur .[1][2]
Nama Pee Wee Gaskins sendiri berasal dari nama julukan seorang pembunuh berantai asal Amerika Serikat, Donald Henry Gaskins. Awalnya Dochi dan Sansan menginginkan nama yang terkesan kejam dan memutuskan untuk mencari nama pembunuh berantai.[1] Merekapun menemukan nama 'Pee Wee Gaskins' dan menganggap nama tersebut lucu dari luar tetapi menyimpan sisi kejam di dalamnya.[3] Pada tahun 2009, Pee Wee Gaskins menciptakan lagu tema berbahasa Indonesia dengan judul "BoBoiBoy Hero Kita" untuk acara yang dibuat balik dari serial BoBoiBoy yang bernama BoBoiBoy Reborn.
Pada April 2007, Band ini merilis EP pertama mereka, Stories from Our High School Years melalui rekaman Knurd Records dan menjual 2000 kopi.[1]
Pada awal tahun 2009, band ini merilis album penuh pertama mereka, The Sophomore melalui Variant Records dan menjual lebih dari 20,000 kopi.[2]
Pada 2010, Ad Astra Per Aspera dirilis. Album ini menampilkan pengurangan synthesizer dan lirik yang sangat berbeda dibandingkan dengan dua album sebelumnya, Dochi dan Ayi bertukar posisi Dochi sebelumnya mengisi posisi gitar menjadi bass, Ayi sebelumnya mengisi posisi bass menjadi gitar.[4]
Pada 2016, Pee Wee Gaskins bertindak sebagai band pembuka untuk band Australia, 5 Seconds of Summer saat Sounds Live Feels Live World Tour di Indonesia Convention Exhibition, Jakarta, Indonesia.[5]
Pada 2018, Pee Wee Gaskins merilis mini album, berjudul Salute To 90's. Album ini berisi 5 cover lagu-lagu terfavorit di Indonesia masa 90'an.
Pada 2019, Pee Wee Gaskins merilis album baru berjudul Mixed Feeling. Sampul album dibuat oleh anak Dochi dan sampul lengan boxset dibuat oleh putra jurnalis musik senior Adib Hidayat, bernama Jemima. Album ini diproduksi oleh personel Erix Soekamti dari band bernama Endank Soekamti.[6]