Paul Fouad Tabet adalah seorang prelatus Katolik kelahiran Lebanon dari Gereja Maronit, yang menjalani sepanjang tahun dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Ia menjadi uskup agung pada 1980. Dari 1980 sampai 2005, ia menjabat sebagai nunsius apostolik untuk sejumlah negara, yang meliputi berbagai negara Karibia, Nigeria, dan Yunani.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 28 November 1929 |
| Kematian | 20 Juli 2009 |
| Apostolic nuncio to Greece (en) | |
| 2 Januari 1996 – 25 Januari 2005 | |
| Uskup agung tituler | |
| 9 Februari 1980 – Keuskupan: Sinna (en) | |
| Uskup agung Katolik | |
| | |
| Data pribadi | |
| Agama | Gereja Katolik Roma dan Gereja Maronit |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | Uskup Katolik (1980–), imam Katolik (1956–) |
| Konsekrasi | Antonius Petrus Khoraish |
Paul Fouad Tabet (28 November 1929 – 20 Juli 2009) adalah seorang prelatus Katolik kelahiran Lebanon dari Gereja Maronit, yang menjalani sepanjang tahun dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Ia menjadi uskup agung pada 1980. Dari 1980 sampai 2005, ia menjabat sebagai nunsius apostolik untuk sejumlah negara, yang meliputi berbagai negara Karibia, Nigeria, dan Yunani.
Lahir di Maarab, Lebanon, pada 28 November 1929, Tabet ditahbiskan menjadi imam Gereja Maronit pada 22 Desember 1956.
Pada 1960, ia diangkat untuk dipersiapkan bekerja dalam penugasan diplomatik Takhta Suci dengan belajar di Akademi Gerejawi Kepausan, Roma.[1]
Dari 1978 sampai 1980, ia menjadi komisioner Kuria Roma di Hindia Barat (Antilles). Pada masa ini, ia diberi gelar prelatus kehormatan.
Pada 9 Februari 1980, Paus Yohanes Paulus II mengangkat Tabet mejadi uskup agung tituler Sinna dan Pro-Nunsius Apostolik untuk Trinidad dan Tobago, Barbados, Jamaika, dan Bahama, dan Delegasi Apostolik untuk kawasan Karibia lainnya, yang disebut oleh Takhta Suci dengan sebutan Antilles.[2] Tabet ditahbiskan menjadi uskup pada 30 Maret 1980 oleh Patriark Maronit Antiokia, Kardinal Anthony Peter Khoraish, didampingi oleh Chucrallah Harb, Epark Jounieh, dan Roland Aboujaoudé, uskup auksilier Antiokia. Pada 11 Februari 1984, penugasan Tabet diperluas dengan penugasan tambahan sebagai Pro-Nunsius Apostolik untuk Belize.[3]
Pada 8 September 1984, ia dipindahtugaskan sebagai Pro-Nunsius Apostolik untuk Nigeria.[4]
Pada 14 Desember 1991, ia diangkat menjadi Pengamat Permanen Takhta Suci untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, sebuah jabatan yang ia emban sampai Maret 1995.
Pada 2 Januari 1996, Tabet diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Yunani.[5] Ia menjabat dalam jabatan tersebut sampai 25 Januari 2005, tanggal kepensiunannya dari penugasan diplomatik Takhta Suci.[6]
Tabet menjadi anggota komite kehormatan Bios Prize Award dari Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi.[7]
Uskup Agung Paul Fouad Tabet, nunsius apostolik, meninggal dunia pada 20 Juli 2009.