Paul Avrich adalah seorang sejarawan Amerika Serikat yang mengkhususkan diri dalam kajian gerakan anarkis abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Rusia dan Amerika Serikat. Ia mengajar di Queens College, City University of New York, sepanjang kariernya — dari tahun 1961 hingga pensiun sebagai profesor sejarah terkemuka pada tahun 1999.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Paul Avrich (4 Agustus 1931 – 16 Februari 2006) adalah seorang sejarawan Amerika Serikat yang mengkhususkan diri dalam kajian gerakan anarkis abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Rusia dan Amerika Serikat. Ia mengajar di Queens College, City University of New York, sepanjang kariernya — dari tahun 1961 hingga pensiun sebagai profesor sejarah terkemuka pada tahun 1999.
Avrich menulis sepuluh buku, sebagian besar mengenai anarkisme, mencakup topik-topik seperti kerusuhan Haymarket tahun 1886, kasus Sacco dan Vanzetti tahun 1921, pemberontakan pangkalan angkatan laut Kronstadt tahun 1921, serta sejarah lisan gerakan anarkis di Amerika Serikat.
Sebagai sekutu dari sejumlah tokoh utama gerakan tersebut, Avrich berupaya menentang pandangan umum yang menggambarkan kaum anarkis sebagai tidak bermoral dan penuh kekerasan. Ia juga mengumpulkan berbagai dokumen dari para tokoh itu dan kemudian menyumbangkannya ke Library of Congress, mencakup sekitar 20.000 item koleksi.
Paul Avrich lahir pada 4 Agustus 1931 di Brooklyn, New York City, dari orang tua keturunan Yahudi dan Ukraina yang berasal dari Odessa.[1] Kedua orang tuanya yakni Rose (née Zapol) Avrich, seorang aktris teater Yiddish, dan Murray Avrich yang merupakan seorang pembuat pakaian, membesarkannya di lingkungan keluarga pekerja imigran.[2]
Pada awal tahun 1950-an, Avrich bertugas di Angkatan Udara Amerika Serikat selama Perang Korea. Ia menyelesaikan studi sarjananya di Cornell University pada tahun 1952, dan meraih gelar pascasarjana di Columbia University pada tahun 1961. Disertasi doktoralnya membahas mengenai gerakan buruh dalam Revolusi Rusia.[3]
Avrich termasuk di antara mahasiswa pertukaran Amerika pertama yang diizinkan belajar di Uni Soviet selama masa keterbukaan politik Khrushchev Thaw. Melalui penelitiannya terhadap surat kabar anarkis berbahasa Yiddish Freie Arbeiter Stimme, ia bertemu dengan sejumlah anarkis yang kemudian membangkitkan minatnya terhadap gerakan anarkisme.[2]
Sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh anarkis yang ia pelajari, Avrich bahkan menamai kucing peliharaannya dengan nama Mikhail Bakunin dan Piotr Kropotkin. Ia menikah, memiliki dua orang putri, dan seorang saudari.[2]