Sebagai perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ikut menorehkan berbagai peran penting bagi transformasi digital di tanah air. Berawal dari layanan penyediaan transponder satelit, kini PSN tumbuh menjadi penyedia layanan telekomunikasi berbasis satelit yang lengkap dan terintegrasi vertikal, mulai dari pengoperasian satelit hingga pengoperasian dan pemeliharaan jaringan darat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

![]() | |
| Pasifik Satelit Nusantara PSN | |
| Industri | Telekomunikasi |
| Didirikan | 1991 |
| Kantor pusat | Kawasan Karyadeka Pancamurni Blok A Kav. 3, Cikarang Selatan, Bekasi |
Tokoh kunci | Adi Rahman Adiwoso, Direktur Utama |
| Produk | Jasa komunikasi berbasis satelit |
| Situs web | www |
Sebagai perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ikut menorehkan berbagai peran penting bagi transformasi digital di tanah air. Berawal dari layanan penyediaan transponder satelit, kini PSN tumbuh menjadi penyedia layanan telekomunikasi berbasis satelit yang lengkap dan terintegrasi vertikal, mulai dari pengoperasian satelit hingga pengoperasian dan pemeliharaan jaringan darat.
Tidak hanya konektivitas, PSN mendukung masyarakat Indonesia meraih asa. PSN hadir di lebih dari 11.000 titik di Indonesia untuk melayani pelanggan korporasi, UMKM, pemerintah, dan ritel terutama di area tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kehadiran akses internet oleh PSN di berbagai pelosok Indonesia mengurangi kesenjangan digital dan membuka peluang baru bagi kesejahteraan Masyarakat.
Sejak didirikan pada tahun 1991, visi PSN sebagai perusahaan telekomunikasi yang andal tak pernah berubah. Cita-cita tersebut terus bertumbuh.
Pada tahun 1996, PSN menjadi perusahaan Indonesia pertama yang tercatat di bursa NASDAQ. Pada tahun 1998, PSN memperkenalkan layanan Private Line, suatu layanan berbasis WAN kepada pasar korporasi. Layanan ini menawarkan solusi hemat untuk komunikasi antara kantor pusat dengan kantor-kantor terpencil yang tidak terjangkau jaringan tetap.
Pada tahun 2019 perusahaan ini meluncurkan Satelit Nusantara Satu, yang menjadi Satelit Broadband pertama di Indonesia dengan teknologi high-throughput satellite (HTS). Teknologi ini memungkinkan satelit memiliki kapasitas bandwidth lebih besar guna menyediakan layanan akses broadband ke seluruh wilayah Indonesia.
Perusahaan bermula dari ide inovatif yang diprakarsai oleh dua orang pakar satelit yaitu Bapak Adi Rahman Adiwoso dan Bapak Iskandar Alisjahbana. Mereka melihat peluang untuk memperpanjang masa operasional satelit bila satelit dioperasikan dengan metode inklinasi orbit. Ide ini berhasil dilaksanakan pada satelit Palapa B1 yang sudah selesai masa kerjanya.
Dalam perjalanannya, PSN tak henti berinovasi untuk menghadirkan teknologi terdepan. Salah satunya, Perusahaan menjadi pelopor inovasi Mobile VSAT (MVSAT) berupa sistem antena VSAT bergerak dengan teknologi Auto Pointing pertama buatan bangsa Indonesia. Saat ini PSN termasuk salah satu dari lima operator satelit di Indonesia.
PSN didirikan sebagai perusahaan telekomunikasi berbasis satelit pertama di Indonesia. Bisnis utama pada awal pendirian adalah penyewaan kapasitas transponder satelit kepada Perusahaan penyiaran dan telekomunikasi. Pada mulanya PSN membeli dan memperpanjang masa satelit Palapa B-1 dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang telah melampaui masa pakainya, dan menggunakannya untuk layanan satelit orbit inklinasi non-Intelsat komersial pertama di Asia.
Pada Februari 2019, PSN berhasil meluncurkan Satelit Nusantara Satu, yang merupakan satelit broadband pertama di Indonesia dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS) yang memiliki kapasitas 26 transponder C-band dan 12 transponder Extended C-band serta 8 spot beam Ku-band dengan total kapasitas bandwidth mencapai 15 Gbps, dengan area cakupan (coverage) hingga ke seluruh wilayah Indonesia.
Nusantara Satu dibuat oleh Space System Loral (SSL), Amerika Serikat dan diluncurkan di Cape Canaveral, Amerika Serikat pada Februari 2019 menggunakan roket peluncur Falcon-9 dari perusahaan SpaceX.
Nusantara Tiga/SATRIA-1 Satelit Multifungsi (SMF) Nusantara Tiga (SATRIA-1) merupakan satelit geostasioner berkapasitas 150 Gbps dengan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS), kerjasama antara Konsorsium PSN dengan Pemerintah Indonesia. Nusantara Tiga diluncurkan di tahun 2023 untuk meningkatkan infrastruktur konektivitas di seluruh wilayah kepulauan Indonesia.
Satelit Nusantara Tiga dibangun oleh Thales Alenia Space dan berhasil diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada Minggu, 18 Juni 2023, pukul 18.21 waktu setempat. Satelit Nusantara Tiga sampai di orbit 146 BT pada November 2023, dan infrastruktur pendukungnya beroperasi di bulan Januari 2024.
Satelit Nusantara Lima merupakan satelit VHTS (Very High Throughput Satellite ) berkapasitas 160 Gbps, yang membuatnya satelit dengan kapasitas terbesar di Indonesia dan di Asia. Nusantara Lima diluncurkan pada 11 September 2025 dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, menggunakan roket peluncur Falcon-9 milik SpaceX.
Pembuatan Satelit Nusantara Lima dilakukan oleh manufaktur satelit asal Amerika Serikat, yakni Boeing Satellite Systems. Dilengkapi dengan Sistem Propulsi Xenon-Ion (XIPS), Satelit Nusantara Lima 10 kali lebih efisien dibandingkan dengan satelit konvensional. Satelit Nusantara Lima akan menyediakan layanan akses broadband ke seluruh Indonesia dan beberapa negara ASEAN, yaitu Filipina dan Malaysia.