Pasar Kolpajung merupakan pasar yang terletak di Pamekasan, Madura. Pasar Kolpajung salah satu pasar yang hanya memiliki jenis perdagangan berupa Polowijo. Pasar Kolpajung dibangun pada 1999 dengan konsep penggabungan pasar tradisional dan semi modern, meskipun belum tersentuh anggaran dari pihak provinsi Jawa Timur maupun pemerintahan pusat serta masih mengandalkan anggaran APBD Tingkat II. Kawasan yang mulai dibangun pada 1999 tersebut awalnya merupakan area persawahan yang tidak lagi menghasilkan dan berstatus sebagai aset pemerintahan Pamekasan. Pendirian Pasar Kolpajung dilakukan sebagai relokasi dari Pasar Sore Baru, karena lokasi pasar lama sudah tidak memadai untuk menampung aktivitas perdagangan Polowijo.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Pasar Kolpajung merupakan pasar yang terletak di Pamekasan, Madura. Pasar Kolpajung salah satu pasar yang hanya memiliki jenis perdagangan berupa Polowijo. Pasar Kolpajung dibangun pada 1999 dengan konsep penggabungan pasar tradisional dan semi modern, meskipun belum tersentuh anggaran dari pihak provinsi Jawa Timur maupun pemerintahan pusat serta masih mengandalkan anggaran APBD Tingkat II. Kawasan yang mulai dibangun pada 1999 tersebut awalnya merupakan area persawahan yang tidak lagi menghasilkan dan berstatus sebagai aset pemerintahan Pamekasan. Pendirian Pasar Kolpajung dilakukan sebagai relokasi dari Pasar Sore Baru, karena lokasi pasar lama sudah tidak memadai untuk menampung aktivitas perdagangan Polowijo.[1]
Pekerjaan Revitalisasi Pasar Kolpajung mencakup pembangunan struktur, arsitektur, serta sistem MEP (mekanikal, elektrikal, dan plambing) pada gedung pasar 2 lantai dengan total luas bangunan 19.111 m2. Selain itu, dilakukan pula pembaruan berbagai sarana dan prasarana pasar, seperti jembatan penghubung, ruang genset, hidran, rumah tenaga listrik (power house), gedung serbaguna, pos keamanan, musala, dan pusat ATM. Fasilitas pendukung lainnya juga disempurnakan, antara lain instalasi pengolahan sampah B3, papan informasi, tempat pengolahan sampah, sistem drainase, serta penataan lanskap lingkungan.[2]