Seychelles Bersatu adalah partai politik di Seychelles. Partai ini menerbitkan surat kabar bernama The People. Dari tahun 1978/1979 hingga Juni 2009, partai ini dikenal sebagai Front Progresif Rakyat Seychelles. Pada Juni 2009, namanya diubah menjadi Partai Rakyat. Kemudian pada November 2018, partai ini kembali berganti nama menjadi Seychelles Bersatu.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Seychelles Bersatu | |
|---|---|
| Singkatan | US |
| Ketua umum | Patrick Herminie |
| Pendiri | France-Albert René |
| Dibentuk | 2 Juni 1964 (1964-06-02) |
| Surat kabar | The People |
| Sayap wanita | Liga Wanita Seychelles Bersatu |
| Ideologi | Sosialisme demokratis Demokrasi sosial 1977–1991: Sosialisme Samudera Hindia[nb 1] Komunisme[1][2] Sosialisme[3] |
| Posisi politik | Politik kiri tengah ke kiri 1977–1991: Politik kiri jauh |
| Warna | Merah |
| Majelis Nasional | 19 / 34 |
| Situs web | |
| weareunitedseychelles | |
Seychelles Bersatu adalah partai politik di Seychelles. Partai ini menerbitkan surat kabar bernama The People. Dari tahun 1978/1979 hingga Juni 2009, partai ini dikenal sebagai Front Progresif Rakyat Seychelles. Pada Juni 2009, namanya diubah menjadi Partai Rakyat.[4] Kemudian pada November 2018, partai ini kembali berganti nama menjadi Seychelles Bersatu.[5][6]
Partai ini didirikan pada tahun 1964 oleh France-Albert René[7] dengan nama Partai Rakyat Seychelles Bersatu, dan sejak awal dipimpin olehnya. Partai ini menjadi partai yang berkuasa dari tahun 1977 hingga 2020 serta merupakan satu-satunya partai yang legal di negara tersebut dari tahun 1979 hingga 1991 (periode ini kemudian dikenal sebagai Republik Kedua). Partai ini dipimpin oleh sebuah Komite Eksekutif Pusat.
Partai ini memiliki cabang di setiap distrik pemilihan dan menjalankan sistem patronase yang luas. Pada pemilihan parlemen tahun 2011, partai tersebut meraih 88,56 persen suara dan memenangkan seluruh 31 kursi di Majelis Nasional. Namun, pada pemilihan parlemen tahun 2016, perolehan suara partai turun menjadi 49,22 persen dengan hanya 14 kursi, sehingga untuk pertama kalinya partai ini menjadi oposisi di parlemen. Sejak tahun 1993, ketika partai-partai oposisi dilegalkan, kandidat dari partai ini selalu memenangkan pemilihan presiden pada putaran pertama hingga tahun 2011. Pada tahun 2016, kemenangan diraih melalui putaran kedua, tetapi pada tahun 2020 partai ini mengalami kekalahan untuk pertama kalinya.[8] Partai ini juga mempertahankan mayoritas di Majelis Nasional sejak kemerdekaan hingga tahun 2016.
Dalam pemilihan umum Seychelles tahun 2020, kandidat oposisi Wavel Ramkalawan memenangkan pemilihan dengan 54,9 persen suara sah, mengalahkan Presiden petahana Danny Faure dari Seychelles Bersatu. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi partai tersebut dalam pemilihan presiden selama lebih dari 40 tahun sejak Seychelles merdeka. Seychelles Bersatu juga kalah dalam pemilihan Majelis Nasional, sementara Linyon Demokratik Seselwa (LDS) berhasil mempertahankan mayoritasnya di parlemen.[9]
Setelah Vincent Meriton mengundurkan diri dari jabatan ketua partai,[10] Patrick Herminie terpilih sebagai pemimpin baru pada tahun 2021.[11] Pada Oktober 2023, Herminie didakwa oleh jaksa penuntut umum Seychelles atas tuduhan praktik sihir. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya bermotif politik.[12] Pada Februari 2024, kantor kejaksaan Victoria mencabut tuduhan praktik sihir tersebut.[13]