Paramyxoviridae adalah keluarga virus yang memiliki genom RNA utas negatif dan tidak bersegmen. Karakteristik virus ini adalah memiliki amplop yang tersusun dari lipoprotein yang menyelubungi nukleokapsid yang berbentuk heliks. Paramyxoviridae ditemukan hanya pada hewan berdarah panas. Aktivitas neuraminidasenya dapat menggumpalkan sel darah merah mamalia dan burung.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Paramyxoviridae | |
|---|---|
| Komposisi genom virus ICTV | negative-sense single strand RNA virus (en) |
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Orthornavirae |
| Filum | Negarnaviricota |
| Kelas | Monjiviricetes |
| Ordo | Mononegavirales |
| Famili | Paramyxoviridae |
| Subfamili dan genus | |
Paramyxoviridae adalah keluarga virus yang memiliki genom RNA utas negatif dan tidak bersegmen.[1] Karakteristik virus ini adalah memiliki amplop yang tersusun dari lipoprotein yang menyelubungi nukleokapsid yang berbentuk heliks.[1] Paramyxoviridae ditemukan hanya pada hewan berdarah panas.[1] Aktivitas neuraminidasenya dapat menggumpalkan sel darah merah mamalia dan burung.[1]
Famili Paramyxoviridae terdiri dari 4 subfamili, 14 genus, dan 72 spesies.[2] Anggota Paramyxoviridae dapat menyebabkan penyakit gondong,[3] infeksi virus Nipah dan virus Hendra yang bersifat zoonotik, penyakit Newcastle (tetelo) pada unggas, canine distemper pada anjing, dan berbagai penyakit lainnya.