Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Paok sayap biru

Paok hujan (Pitta moluccensis) adalah burung pengicau dalam famili Pittidae asli Australia dan Asia Tenggara. Bersama dengan tiga superspesies lainnya, burung ini tidak mempunyai subspesies.

spesies burung
Paok sayap biru

Paok sayap biru
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Pittidae
Genus: Pitta
Spesies:
P. moluccensis
Nama binomial
Pitta moluccensis

Paok hujan (Pitta moluccensis) adalah burung pengicau dalam famili Pittidae asli Australia dan Asia Tenggara.[2] Bersama dengan tiga superspesies lainnya, burung ini tidak mempunyai subspesies.

Taksonomi

Seorang naturalis Jerman, Philipp Ludwig Statius Müller adalah orang pertama yang mendeskripsikan paok hujan.[3] Burung ini membentuk superspesies bersama dengan paok bidadari (P. nympha), paok India (P. brachyura), dan paok bakau(P. megarhyncha).[4]

Deskripsi Badan dan Suara

Sayap burung ini tampak diturunkan ke belakang supaya mendapat sinar matahari

Berukuran sedang, yakni 18 cm, bertubuh gemuk dan berwarna-warni.[2] Dada nya berwarna merah karat, alis coklat pucat dan punggung berwarna hijau. Sayap biru terang dengan bercak putih, tenggorokan putih, tunggir merah. Iris coklat, paruh kehitaman, kaki coklat pucat.[5] Siulannya keras, berbunyi “pu-wiu, pu-wiu” dengan nada kedua lebih tinggi.Di Kalimantan, suaranya dipercaya merupakan petanda datangnya hujan.[5]

Penyebaran dan Habitat

India tenggara, Tiongkok barat daya, dan Asia Tenggara. Pada musim dingin ke Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan. Di Sumatra (termasuk pulau-pulau sekitarnya) dan kalimantan (termasuk Kep.Natuna), burung migran dan pengunjung musim dingin yang cukup umum terdapat sampai ketinggian 1.000 m. Tercatat di kebanyakan habitat hutan, termasuk kebun. Pengembara kadang-kadang dapat mencapai Sulawesi dan Filipina.[5]

Kebiasaan

Sering mengunjungi semak-semak, hutan sekunder, dan hutan mangrove. Tidak pernah jauh dari pantai. Berjalan diam-diam, berlompatan di atas tanah seperti anis. Pada malam hari, beristirahat pada semak yang rendah, hanya satu meter di atas tanah. Sering berburu di sepanjang badan air.[5][6] Mereka bermigrasi setiap tahun. Terbang pada malam hari dan pada saat bulan baru.[2] Mereka kebanyakan makan cacing, serangga, dan siput dan memburu mereka di atas dahan atau tenggeran yang rendah.[7][6][8][9] Mereka membangun sarang yang berbentuk bola. Bentuknya agak rumit, dan terbuat dari gabungan akar, rumput, daun dan lumut, sering kali diletakkan di antara akar-akar pohon di dekat air.[9] Telur nya berwarna putih atau krem. Telur Paok hujan dierami selama 15-17 hari.[9] Jumlah telurnya adalah 3-4 butir.[6]

Bahasa Lain

Referensi

  1. IUCN Detail 22698688
  2. 1 2 3 Pointers: Burung Rimba. Ganeri, Anita. (Terjemahan). Karisma Publishing Group. Tangerang Selatan.
  3. "Pitta moluccensis". IUCN Red List. IUCN. Diakses tanggal 21 December 2013.
  4. 1 2 3 4 Blue-winged Pitta (Pitta moluccensis) videos, photos and sound recordings | the Internet Bird Collection | HBW Alive
  5. 1 2 3 4 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-28. Diakses tanggal 2011-12-22.
  6. 1 2 3 Nelson Khor Blue Winged Pitta Success Nesting
  7. Strange, Morten (2000). Photographic Guide to the Birds of Southeast Asia. Singapore: Periplus. hlm. 220. ISBN 962-593-403-0.
  8. Blue-winged Pitta (Pitta moluccensis) | ClubSNAP Photography Community
  9. 1 2 3 "},"access-date":{"wt":"2011-12-22"},"archive-date":{"wt":"2015-06-27"},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20150627081354/http://www.kidsbiology.com/animals-for-children.php?animal=Blue-Winged%20Pitta"},"dead-url":{"wt":"yes"}},"i":0}}]}' id="mwARU"/>"Plants, Animals & the Earth | Education.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-27. Diakses tanggal 2011-12-22.
  10. 1 2 3 4 5 6 Pitta moluccensis (Paok Hujan) - Avibase

Pranala luar

Bagikan artikel ini

Share: