Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPantun Melayu
Artikel Wikipedia

Pantun Melayu

Pantun Melayu merupakan sebuah buku yang mengumpulkan pantun-pantun Melayu pilihan dengan beragam tema, antara lain pantun tentang agama, budi pekerti, kejujuran, menghormati kedua orang tua, dan pergaulan dengan sesama.

Wikipedia article
Diperbarui 2 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pantun Melayu
Pantun Melayu
PengarangMahyudin Almudra dan Tenas Efendy
Judul asliPantun Melayu
PenerjemahMahyudin Al Mudra
IlustratorMahyudin Al Mudra
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia
GenrePantun Melayu
PenerbitAdicita Karya Nusa, Yogyakarta
Tanggal terbit
tahun 2005
Jenis mediakertas HVS (Berwarna)
Halaman36 lembar
ISBNISBN 979-9246-29-6

Pantun Melayu merupakan sebuah buku yang mengumpulkan pantun-pantun Melayu pilihan dengan beragam tema, antara lain pantun tentang agama, budi pekerti, kejujuran, menghormati kedua orang tua, dan pergaulan dengan sesama.

Buku ini diterbitkan oleh Adicita Karya Nusa, sangat cocok untuk dijadikan sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan minat baca pada anak-anak, karena pantun-pantun yang dirangkum dari berbagai sumber ini dikemas dalam bentuk buku bergambar. Terdapat juga versi buku pantun Melayu yang diterbitkan oleh Balai Pustaka. Di kalangan masyarakat Melayu, pantun dikenal sebagai salah satu bentuk puisi tradisional yang amat digemari. Ciri khas pantun terletak pada strukturnya yang terdiri atas empat baris dengan rima a-b-a-b, di mana dua baris pertama adalah sampiran dan dua baris terakhir adalah isi.

Pantun dalam Kehidupan Masyarakat Melayu

Bukan katun sembarang katun

Katun si pembuat baju

Bukan pantun sembarang pantun

Ini pantun orang Melayu

Pantun merupakan pakaian bagi masyarakat Melayu. Dalam kehiduan sehari-harinya nyaris pantun tidak dituturkan ataupun mendengarnya. Hampir seluruh sendi-sendi kehidupan orang Melayu diwarnai pantun. Mulai dari bangun tidur, hingga tidur kembali pada malam hari, pantun terucap atau terdengar. Mulai dari seorang anak baru lahir, sampai pemakaman orang meninggal dunia, pantun tersaji dalam situasi tersebut.

Pantun merupakan media jati diri orang Melayu. Menurut Tenas Effendy, jati diri orang Melayu adalah pola pikir dan perilaku yang dekat dengan nilai-nilai luhur agama Islam, budaya dan norma-norma sosial yang terdapat dalam masyarakt tersebut.[1]

Jati diri bagi orang Melayu sangat penting, Tenas Effendy menyebut, orang yang kehilangan jati diri disebut dengan lupa diri atau lupa pakaian. Jadi, orang Melayu yang tidak pandai berpantun sama artinya dengan tidak ada jati diri atau tidak berpakaian.

Pranala luar

  • Entri pada situs web resmi Adicita Karya Nusa.


Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Referensi

  1. ↑ Effendy, Tenas (2004). Tunjuk Ajar Melayu (Butir-Butir Budaya Melayu Riau). Yogyakarta: Adi Cita. hlm. 1–2. ISBN 979-9246-82-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pantun dalam Kehidupan Masyarakat Melayu
  2. Pranala luar
  3. Referensi

Artikel Terkait

Pantun

Jenis puisi lama yang berasal dari Nusantara

Suku Melayu Deli

salah satu kelompok etnik Melayu

Tunjuk Ajar Melayu

dengan pantun-pantun yang seperti itu. Setelah Islam masuk kedalam tradisi dan Budaya Melayu pantun-pantun tersebut semakin kekal di hati rakyat melayu karena

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026