Pameran Seratus Tahun Selandia Baru berlangsung selama enam bulan, dari Rabu 8 November 1939 hingga 4 Mei 1940. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati seratus tahun penandatanganan Perjanjian Waitangi pada 1840 serta gelombang besar pemukiman Eropa di Selandia Baru. Sebanyak 2.641.043 pengunjung menghadiri pameran tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Pameran Seratus Tahun Selandia Baru berlangsung selama enam bulan, dari Rabu 8 November 1939 hingga 4 Mei 1940. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati seratus tahun penandatanganan Perjanjian Waitangi pada 1840 serta gelombang besar pemukiman Eropa di Selandia Baru. Sebanyak 2.641.043 (2,6 juta) pengunjung menghadiri pameran tersebut.
Pameran ini diselenggarakan oleh Pemerintah Selandia Baru dengan dukungan pemerintah daerah, sektor industri, serta publik Selandia Baru. Pameran ini juga mendapat dukungan dari Britania Raya, Australia, Kanada, Fiji, dan berbagai pulau Pasifik lainnya yang membangun paviliun masing-masing atau menampilkan material mereka di dalam gedung pameran.
Pameran ini dibuka pada 8 November 1939 oleh Gubernur Jenderal, Viscount Galway, dan Wali Kota Wellington, Thomas Hislop.[1][2][3][4]
Pameran tersebut mengambil lokasinya di Rongotai di Wellington,[5] dengan Edmund Anscombe sebagai perancang bangunan dan kawasan pameran dalam gaya Art Deco. Pembangunan dimulai pada 27 April 1939 oleh perusahaan Fletcher and Love Construction Companies, dan lebih dari 1.000 pekerja terlibat dalam proses pembangunan tersebut. Kawasan pameran memiliki luas lebih dari 55 acre (220.000 m²), dengan bangunan utamanya menempati sekitar 14 acre (57.000 m²) dari total area tersebut.


Pada Februari 1938, New Zealand Perusahaan Terbatas Pameran Seratus Tahun Selandia Baru membuka tender untuk posisi fotografer resmi Pameran. Pengajuan dari Eileen Olive Deste (1908–1986) menyertakan sebuah testimoni dari John A. Lee, wakil sekretaris perumahan dalam pemerintahan Partai Buruh, yang sebelumnya bekerja sama dengannya dalam proyek pameran perumahan di galeri Kirkcaldie and Stains pada tahun 1937. Deste memenangkan hak eksklusif untuk memotret semua pameran maupun objek lain di dalam bangunan dan kawasan pameran, dengan persentase dari total penjualan foto diberikan kepada pihak penyelenggara pameran. Hak tersebut mencakup seluruh aspek pameran, mulai dari pembangunan hingga penutupan.
Deste pernah terbang di atas lokasi pameran dengan sebuah pesawat kecil untuk mengambil foto udara. Suatu pengalaman yang kemudian ia kenang sebagai menakutkan sekaligus mendebarkan. Ia juga menandatangani perjanjian dengan Coulls Somerville Wilkie Limited untuk memasok foto bagi publikasi dan bahan suvenir, dan karya-karyanya menjadi ilustrasi dalam buku Pictorial Souvenir of the New Zealand Centennial Exhibition, 1939–1940. Gerai milik Deste di Gedung Pameran Umum menjual foto dan kartu pos dalam warna hitam-putih maupun berwarna. Sebagian besar pemotretan di lokasi pameran dilakukan oleh karyawannya, Neville d’Eresby (Des) Aickin, sementara Deste menangani proses pengolahan dan pencetakan foto di studionya.[6]