Palem kuning adalah tanaman hias populer yang biasa dijumpai di pekarangan. Tumbuhan anggota suku pinang-pinangan (Arecaceae) ini berasal dari Madagaskar tetapi di tempat asalnya sekarang terancam.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Palem kuning | |
|---|---|
| Di Taichung, Taiwan | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Monokotil |
| Klad: | Commelinidae |
| Ordo: | Arecales |
| Famili: | Arecaceae |
| Genus: | Chrysalidocarpus |
| Spesies: | C. lutescens |
| Nama binomial | |
| Chrysalidocarpus lutescens Wendland | |
| Sinonim[2] | |
| |
Palem kuning (Dypsis lutescens) adalah tanaman hias populer yang biasa dijumpai di pekarangan. Tumbuhan anggota suku pinang-pinangan (Arecaceae)[3] ini berasal dari Madagaskar tetapi di tempat asalnya sekarang terancam.[4]
Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga setinggi 6 meter, meskipun biasanya di pekarangan hanya setinggi 3 meter karena alasan keindahan. Seperti palem lainnya, daun tersusun majemuk, menyirip. Warna helai daun hijau terang, cenderung kekuningan (sehingga disebut palem kuning). Daun ini memiliki pelepah daun yang cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Jumlah anak daun sekitar 80 hingga 100 lembar.
Mayangnya dapat mencapai 1m dengan bunga berwarna kuning. Buah berdiameter hingga 2,5m dan berwarna kuning hingga ungu.
Perbanyakannya relatif mudah karena dapat diperbanyak secara vegetatif.