Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPadang alga laut
Artikel Wikipedia

Padang alga laut

Padang alga laut adalah area bentik laut dangkal yang didominasi oleh pertumbuhan makroalga. Makroalga ini adalah ganggang makroskopik dan dikelompokkan menjadi Rhodophyta, Phaeophyta, dan Chlorophyta. Padang alga laut biasanya berkembang di perairan pantai yang dangkal, jernih, dan berarus sedang yang memiliki substrat lunak yang stabil seperti pasir kasar atau lumpur karang, atau substrat keras seperti batu, karang mati. Sebagai produsen primer yang sangat penting, ekosistem ini menyediakan biota laut dengan sumber makanan dan oksigen. Di daerah ini, makroalalga berfungsi sebagai tempat penempelan bagi organisme bentik kecil dan menciptakan habitat yang rumit yang dimanfaatkan oleh berbagai ikan dan invertebrata untuk berkembang biak, mencari makan, dan berlindung. Makroalga seringkali tumbuh berasosiasi atau bahkan berlimpah di ekosistem lamun dan terumbu karang, memainkan peran penting dalam siklus hara dan keseimbangan ekosistem pesisir. Namun, istilah ini secara ekologis berbeda dari Padang Lamun.

Wikipedia article
Diperbarui 2 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Padang alga laut adalah area bentik laut dangkal yang didominasi oleh pertumbuhan makroalga. Makroalga ini adalah ganggang makroskopik dan dikelompokkan menjadi Rhodophyta (Alga Merah), Phaeophyta (Alga Coklat), dan Chlorophyta (Alga Hijau). Padang alga laut biasanya berkembang di perairan pantai yang dangkal, jernih, dan berarus sedang yang memiliki substrat lunak yang stabil seperti pasir kasar atau lumpur karang, atau substrat keras seperti batu, karang mati. Sebagai produsen primer yang sangat penting, ekosistem ini menyediakan biota laut dengan sumber makanan dan oksigen. Di daerah ini, makroalalga berfungsi sebagai tempat penempelan bagi organisme bentik kecil dan menciptakan habitat yang rumit yang dimanfaatkan oleh berbagai ikan dan invertebrata untuk berkembang biak, mencari makan, dan berlindung. Makroalga seringkali tumbuh berasosiasi atau bahkan berlimpah di ekosistem lamun dan terumbu karang, memainkan peran penting dalam siklus hara dan keseimbangan ekosistem pesisir. Namun, istilah ini secara ekologis berbeda dari Padang Lamun (seagrass beds—tumbuhan berbunga sejati).[1][2][3]

Peran Padang Alga Laut

Habitat tiga dimensi yang kompleks diciptakan oleh padang alga, terutama spesies yang memiliki struktur thallus besar dan lebat seperti ganggang coklat (Sargassum atau Kelp). Struktur ini memberikan tempat mencari makan bagi berbagai invertebrata dan ikan kecil, serta tempat berlindung. Berkontribusi pada kejernihan air dan stabilitas substrat di sekitarnya, padang alga membantu memperlambat arus dan menjebak sedimen.

Terlepas dari kepentingannya, pertumbuhan alga yang berlebihan dapat menimbulkan bahaya. Alga dapat menjadi musuh besar bagi karang dan tumbuhan lamun (seagrass). Pertumbuhan alga oportunistik (bloom) sering dipicu oleh peningkatan nutrisi (eutrofikasi) yang berasal dari limpasan daratan. Alga ini dapat berfungsi sebagai epifit pada daun lamun atau menutupi permukaan karang. Hal ini menghalangi cahaya matahari untuk fotosintesis dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem lamun dan terumbu karang.

Habitat tiga dimensi yang kompleks diciptakan oleh padang alga, terutama spesies yang memiliki struktur thallus besar dan lebat seperti ganggang coklat (Sargassum atau Kelp). Struktur ini memberikan tempat mencari makan bagi berbagai invertebrata dan ikan kecil, serta tempat berlindung. Berkontribusi pada kejernihan air dan stabilitas substrat di sekitarnya, padang alga membantu memperlambat arus dan menjebak sedimen.

Nilai ekonomi dan komersialnya sebagai sumber daya pangan dan industri global adalah bagian terpenting dari Padang Alga Laut (seaweed beds). Alga laut atau rumput laut adalah komoditas budidaya yang sangat penting di banyak negara pesisir, termasuk Indonesia dan wilayah Asia Timur. Beberapa makroalga dipanen dan diolah secara langsung menjadi makanan yang populer, seperti Kombu, Wakame, dan Nori.[4][5]

Referensi

  1. ↑ Riwayani, Rika (2024-12-10). "PENGARUH PENGGUNAAN MASKER RUMPUT LAUT BUBUK PADA JENIS KULIT WAJAH KERING". JURNAL PAKARENA. 9 (2): 203. doi:10.26858/p.v9i2.59343. ISSN 2714-6081.
  2. ↑ Schwartz, W. (1975). "Janet R. Stein (Editor), Handbook of Phycological Methods, Culture Methods and Growth Measurements. XII, 448 S., 52 Abb., 44 Tab. Cambridge 1973: University Press, Ł 8.—". Zeitschrift für allgemeine Mikrobiologie. 15 (3): 216–216. doi:10.1002/jobm.3630150322. ISSN 0044-2208.
  3. ↑ Adam, Andi Maslia Tenrisau; Ilsan, Mais; Nontji, Maimuna (2023-11-14). "PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PENGIKAT RUMPUT LAUT MELALUI PEMBUATAN STIK RUMPUT LAUT". ABDIMAS UNWAHAS. 8 (2). doi:10.31942/abd.v8i2.10019. ISSN 2579-7123.
  4. ↑ Global Coastal Change</i>. <i>By</i> Ivan Valiela. Malden (Massachusetts): Blackwell Publishing. $89.95 (paper). viii + 368 p; ill.; index. ISBN: 1‐4051‐3685‐5. 2006."},"url":{"wt":"https://doi.org/10.1086/586995"},"journal":{"wt":"The Quarterly Review of Biology"},"volume":{"wt":"83"},"issue":{"wt":"1"},"pages":{"wt":"136–137"},"doi":{"wt":"10.1086/586995"},"issn":{"wt":"0033-5770"}},"i":0}}]}' id="mwUA"/>Leslie, Heather (2008-03). "Global Coastal Change. By Ivan Valiela. Malden (Massachusetts): Blackwell Publishing. $89.95 (paper). viii + 368 p; ill.; index. ISBN: 1‐4051‐3685‐5. 2006". The Quarterly Review of Biology. 83 (1): 136–137. doi:10.1086/586995. ISSN 0033-5770.
  5. ↑ Robertson-Andersson, Deborah V.; Potgieter, Michelle; Hansen, Joakim; Bolton, John J.; Troell, Max; Anderson, Robert J.; Halling, Christina; Probyn, Trevor (2008-05-27). "Integrated seaweed cultivation on an abalone farm in South Africa". Journal of Applied Phycology. 20 (5): 579–595. doi:10.1007/s10811-007-9239-7. ISSN 0921-8971.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Peran Padang Alga Laut
  2. Referensi

Artikel Terkait

Gulma laut

Gulma laut (bahasa Inggris: seaweedcode: en is deprecated ) atau alga makro (bahasa Inggris: macroalgaecode: en is deprecated ) merupakan salah satu sumber

Ikan kakatua

Famili Ikan Laut

Flora

kelompok-kelompok bakteria, alga, dan beberapa macam jasad renik yang lain, juga acap disebut flora; sehingga dikenal adanya flora bakteria, flora alga, flora pohon

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026