Musim 2011-12 merupakan musim pertama bagi PSM Makassar di Liga Prima Indonesia. Pada musim lalu, PSM berlaga di Liga Super Indonesia 2010–11 selama setengah musim hingga laga kandang melawan Semen Padang FC di Stadion Andi Mattalatta, pada 27 November 2010. Setelah itu, mereka memutuskan mundur dari ISL dan membelot ke Liga Primer Indonesia, dimana mereka berhasil menempati posisi ke-3 paruh musim.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Musim 2011-12 merupakan musim pertama bagi PSM Makassar di Liga Prima Indonesia. Pada musim lalu, PSM berlaga di Liga Super Indonesia 2010–11 selama setengah musim hingga laga kandang melawan Semen Padang FC di Stadion Andi Mattalatta, pada 27 November 2010[1]. Setelah itu, mereka memutuskan mundur dari ISL dan membelot ke Liga Primer Indonesia, dimana mereka berhasil menempati posisi ke-3 paruh musim[2][3].
| Musim 2011–12 | |
| Ketua | Ilham Arief Sirajuddin (sampai 15 Februari 2012) Sadikin Aksa (mulai 29 Februari 2012) |
|---|---|
| Manajer | |
| Liga Prima Indonesia | 6 |
| Piala Indonesia | Babak III |
| Pencetak gol terbanyak | Liga: Seluruh kompetisi: |
← 2010-11 2013 → | |
PSM Makassar pada musim ini dilatih oleh Petar Segrt. Ia resmi melatih PSM pada Sabtu, 8 Oktober 2011. Mantan pelatih Bali Devata FC ini dikontrak selama satu musim kompetisi[4]. Petar mengisi kekosongan posisi pelatih kepala yang semula dijabat Wim Rijsbergen[5].
Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, menyatakan akan mundur dari jabatan Ketua Umum PSM Makassar terkait dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang melarang kepala daerah rangkap jabatan pada organisasi olahraga pada 15 Februari 2012[6].
Rapat umum anggota luar biasa yang diadakan oleh klub-klub anggota PSM Makassar telah memilih Sadikin Aksa menjadi ketua umum PSM menggantikan Ilham Arief Sirajuddin, Rabu, 29 Februari 2012. Sadikin secara aklamasi mendapat kedaulatan sebagai ketua umum PSM periode 2012-2014 dengan dukungan 21 dari 26 klub anggota PSM pada rapat yang berlangsung di aula Tirta, sekretariat PSM, komplek PDAM, Jalan Dr Ratulangi, Makassar[7].
Di musim sebelumnya, PSM Makassar, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro adalah tiga klub ISL yang memutuskan pindah haluan ke LPI (Liga Primer Indonesia), ketiganya akan terdegradasi dan juga akan menerima sanksi dari PSSI[8].
Kemudian Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan mencoret PSM Makassar dari keanggotaan. Ini terjadi setelah PSM mengikuti pertandingan LPI melawan Persema Malang, Sabtu, 22 Januari 2011. Dalam pertandingan tersebut, "Juku Eja" ditekuk 1-2[9].
Juku Eja dipecat dari keanggotaan PSSI karena mengikuti langkah Persibo dan Persema tampil di LPI. Namun Komite Normalisasi (KN) telah menganulir keputusan tersebut. KN yang dibentuk FIFA untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI beralasan, kalau keputusan PSM tidak dijatuhkan pada Kongres Bali melainkan hanya lewar rapat exco PSSI saja. Hal inilah yang kemudian membuat PSM punya hak suara pada KLB yang digelar di Solo, 9 Juli 2011. Sedangkan Persema dan Persibo tidak mendapat hak suara dalam pemilihan ketua, wakil ketua, dan anggota komite exco PSSI tersebut[10].
Hasil rapat Komite Eksekutif PSSI yang berakhir Kamis, 22 September 2011 menentukan bahwa jumlah klub yang ikut berlaga di musim kompetisi mendatang sebanyak 24 klub. Ada penambahan enam klub yang ikut. Sebelumnya, PSSI menetapkan hanya 18 klub yang dapat ikut berlaga di musim 2011/2012[11].
Untuk enam klub baru yang ditunjuk oleh PSSI guna melengkapi 24 klub adalah Persema Malang, Persibo Bojonegoro, PSM Makassar, PSMS Medan, Bontang FC, dan Persebaya Surabaya.
Pertimbangan dimasukkannya enam klub baru itu diantaranya adalah untuk eks Liga Primer Indonesia (LPI) (Persema, Persibo dan PSM) telah diputihkan dari sanksi yang diterima.
Untuk pemilihan klub PSMS Medan dan Persebaya Surabaya, didasarkan pada banyaknya pendukung dan sejarah serta keinginan dari sponsor. Sedangkan Bontang FC dipilih karena terbaik dari klub yang didegradasi[12].
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
Menang Seri Kalah
| Pos | Tim | Main | M | S | K | MG | KG | SG | Poin | SPD | PSBY | ARE | PSBO | PSBN | PSM | RAJ | PSMA | JFC | PSJP | BON | MED | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 4 | Persibo Bojonegoro (Q) | 22 | 11 | 3 | 8 | 31 | 24 | +7 | 36 | 2–4 | 1–0 | 3–1 | — | 3–2 | 1–1 | 2–0 | 0–0 | 1–0 | 5–0 | 4–2 | 1–0 | |
| 5 | Persiba Bantul | 22 | 10 | 5 | 7 | 27 | 23 | +4 | 35 | 1–1 | 0–1 | 1–0 | 2–1 | — | 2–0 | 1–1 | 3–1 | 1–0 | 2–1 | 1–0 | 2–2 | |
| 6 | PSM | 22 | 9 | 7 | 6 | 29 | 26 | +3 | 34 | 1–1 | 2–0 | 1–1 | 2–1 | 2–1 | — | 3–0 | 4–2 | 1–1 | 3–0 | 2–1 | 2–1 | |
| 7 | Persiraja | 22 | 9 | 5 | 8 | 27 | 30 | −3 | 32 | 2–2 | 2–1 | 1–1 | 1–0 | 2–1 | 2–1 | — | 1–0 | 3–3 | 2–1 | 0–0 | 2–0 | |
| 8 | Persema Malang | 22 | 10 | 4 | 8 | 32 | 32 | 0 | 31[a] | 2–3 | 2–1 | 1–0 | 1–0 | 3–0 | 0–0 | 1–0 | — | 0–3 | 2–1 | 2–0 | 4–1 |
Madiun Putra FC v PSM Makassar
12 April 2012 |
| Madiun Putra FC | 1 - 1 | PSM Makassar |
|---|---|---|
| Wibowo |
Laporan | Fadly |
PSM Makassar v Madiun Putra FC
18 April 2012 |
| PSM Makassar | 4 - 1 | Madiun Putra FC |
|---|---|---|
| Kaharuddin Spasojević Rahmat |
Laporan | Rahman |
| Tim 1 | Agregat | Tim 2 | Leg 1 | Leg 2 |
|---|---|---|---|---|
| Madiun Putra FC | 2 - 5 | PSM Makassar | 1 - 1 | 1 - 4 |
PSM Makassar v Arema Indonesia
12 Mei 2012 |
| PSM Makassar | 2 - 1 | Arema Indonesia |
|---|---|---|
| Spasojevic |
Putut |
| Tim 1 | Agregat | Tim 2 | Leg 1 | Leg 2 |
|---|---|---|---|---|
| PSM Makassar | 2 - 2 (p.g.t.) | Arema Indonesia | 2 - 1 | 0 - 1 |