Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

PSLV-C37

PSLV-C37 adalah misi ke-39 dari program PSLV dan merupakan misi ke-16 dalam konfigurasi XL. PSLV-C37 berhasil mengangkut dan menyebar 104 satelit pemantau di Sun-synchronous orbit. Diluncurkan pada 15 Februari 2017 oleh Indian Space Research Organisation (ISRO) dari Satish Dhawan Space Centre at Sriharikota, Andhra Pradesh, ini memecahkan rekor sebelumnya yang cuma meluncurkan 37 satelit oleh roket Russian Dnepr pada 19 Juni2014 dan 29 satelit oleh roket Minotaur milik NASA pada 19 November 2013. Biaya peluncuran itu sendiri menelan anggaran sebesar US$15 juta. Menurut ISRO, 101 satelit internasional yang diluncurkan itu merupakan bagian dari rancangan komersial antara beberapa negara dan Antrix Corporation Limited, sebuah perusahaan yang dijalankan oleh pemerintah India di bawah Departemen Luar Angkasa, sebuah lembaga komersial milik militer ISRO.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

PSLV-C37
Model sebuah roket
Model roket PSLV
Jenis misiPenempatan 104 satelit
OperatorISRO
Situs webISRO website
Properti wahana
Wahana antariksaPolar Satellite Launch Vehicle
Jenis wahana antariksaExpendable launch vehicle
ProdusenISRO
Massa luncur320.000 kilogram (710.000 pon)
Massa muatan1.378 kilogram (3.038 pon)
Awal misi
Tanggal luncur09:28:00, 15 Februari 2017 (2017-02-15T09:28:00) (IST)
Roket peluncurPolar Satellite Launch Vehicle
Tempat peluncuranSriharikota Launching Range
KontraktorISRO
Muatan
Daftar satelit:
  • India Cartosat-2D
  • India INS-1A
  • India INS-1B
  • Uni Emirat Arab Nayif-1
  • Kazakhstan Al Farabi-1
  • Belanda PEASSS
  • Israel BGUSat
  • Swiss DIDO-2
  • Amerika Serikat Doves (Flock 3p)
  • Amerika Serikat LEMUR Nano
Massa1.500 kilogram (3.300 pon)
Polar Satellite Launch Vehicle missions
← PSLV-C36
PSLV-C38 →
 

PSLV-C37 (juga dikenal dengan nama Cartosat-2 series satellite) adalah misi ke-39 dari program PSLV dan merupakan misi ke-16 dalam konfigurasi XL.[1] PSLV-C37 berhasil mengangkut dan menyebar 104 satelit pemantau di Sun-synchronous orbit.[2] Diluncurkan pada 15 Februari 2017 oleh Indian Space Research Organisation (ISRO) dari Satish Dhawan Space Centre at Sriharikota, Andhra Pradesh, ini memecahkan rekor sebelumnya yang cuma meluncurkan 37 satelit oleh roket Russian Dnepr pada 19 Juni2014[3] dan 29 satelit oleh roket Minotaur milik NASA pada 19 November 2013.[4][5][6] Biaya peluncuran itu sendiri menelan anggaran sebesar US$15 juta. Menurut ISRO, 101 satelit internasional yang diluncurkan itu merupakan bagian dari rancangan komersial antara beberapa negara dan Antrix Corporation Limited, sebuah perusahaan yang dijalankan oleh pemerintah India di bawah Departemen Luar Angkasa, sebuah lembaga komersial milik militer ISRO.[7]

Peluncuran

PSLV-C37 diluncurkan dari Satish Dhawan Space Centre di Sriharikota pada 09:28 IST tanggal 15 Februari 2017. Misi ini mengangkut total 104 satelit termasuk 714 kilogram (1.574 pon) muatan utama Cartosat-2D.[2][8][9] Peluncur mulai meletakkan satelit-satelit pada polar Sun Synchronous Orbit satu setelah yang lain, setelah sebuah penerbangan 16 menit 48 detik.[2][10] Yang pertama menginjeksi satellit Cartosat-2D pada altitude 510.383 km,[1] diikuti dengan ISRO nano satellit INS-1A dan INS-1B.[2][10] Memerlukan waktu 11 menit PSLV C-37 untuk meletakkan sisa 101 satelit "co-passenger" ke dalam orbit mereka.[9]

Tak lama setelah pemisahan dari alat peluncur, kedua solar array satelit Cartosat-2D otomatis disebar. Setelah itu, ISRO's Telemetry, Tracking and Command Network di Bengaluru memerlukan kendali lebih dari satelit. Satelit ini, mengantarkan ke tahap konfigurasi operasi final, akan mulai untuk menyediakan alat kendali akan mulai menyediakan layanan penginderaan jarak jauh menggunakan pankromatiknya (hitam dan putih) dan kamera multispektral (berwarna). Misi berakhir selama 29 menit.[1][9][10]

Awalnya, PSLV-C37 akan diluncurkan pada bulan Januari 2017 dengan jumlah 83 satelit. Dengan tambahan dua puluh lebih satelit yang akan dimuat, tetapi jadwal tersebut diubah menjadi 15 Februari 2017.[5]

Muatan dan parameter lainnya

  • Mass:
    • Total liftoff weight: 320.000 kilogram (710.000 pon)
    • Payload weight: 1.378 kilogram (3.038 pon)
  • Overall height: 444 meter (1.456,7 ft)
  • Propellant:
    • Stage 1: Solid HTPB based
    • Stage 2: Liquid UH 25 + N2O4
    • Stage 3: Solid HTPB based
    • Stage 4: Liquid MMH + MON-3
  • Altitude: 505 kilometer (314 mi)
  • Maximum velocity: 780.952 meter per detik (2.562.178 ft/s) (recorded at time of Cartosat-2D separation)
  • Inclination: 97.46°
  • Period: 28 minutes 42 seconds[1]

Roket meluncurkan 104 satelit: dua Nano satelit dari India, satu masing-masing dari Kazakhstan, Israel, Belanda, Swiss, dan Uni Emirat Arab bersama 96 buah dari Amerika Serikat (88 Dove satellites dan 8 LEMUR satellites).[1] Tiga satelit India yang diluncurkan adalah Cartosat-2D, INS-1A, and INS-1B.[11] 101 satelit yang diluncurkan ini merupakan bagian dari rencana komersial antara Antrix Corporation Limited, Departmen Luar Angkasa oleh Pemerintah India, lembaga komersial militer ISRO, dan The International customers.[7]

The Cartosat-2D berbobot 714 kilogram (1.574 pon), dirancang untuk beroperasi selama 5 tahun.[1] Satelit ini digunakan untuk Observasi Bumi.[12] INS-1A dan INS-1B merupakan demonstrator teknologi nano-satelit dengan misi beberapa percobaan. INS-1A membawa dua muatan utama, Surface Bidirectional Reflectance Distribution Function Radiometer (SBR) dan Single Event Upset Monitor (SEUM). INS-1B mengangkut Earth Exosphere Lyman-Alpha Analyzer (EELA) dan Origami Camera sebagai muatannya.[1] Dua satelit ini berbobot 84 kilogram (185 pon) dan 97 kilogram (214 pon) masing-masing.[1][10] 103 satelit penumpang memberi kontribusi sekitar 664 kilogram (1.464 pon) dengan total muatan mencapai 1.378 kilogram (3.038 pon).[1] Total masa peluncuran dari roket itu mencapai 320.000 kilogram (710.000 pon).[1] Di antara 96 satelit milik perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat, 88 CubeSats adalah milik Planet Labs, sebuah perusahaan yang bermarkas di San Francisco, California.[2] berbobot sekitar 5 kilogram (11 pon) masing-masing dipisahkan dari roket di arah yang berbeda untuk menghindari tabrakan.[13] Dengan peluncuran PSLV-C37, Planet Labs meningkatkan armada satelit menjadi 143.[14]

Satelit Eight Lemur-2 milik Spire Global akan menyediakan pelacakan kapal dan jasa pengukuran cuaca. Satelit-satelit ini memiliki umur sekitar dua sampai tiga tahun dan akan membutuhkan pembaharuan biasa.[2][15]

PSLV-C37 menggunakan mesin rocket engine nozzle buatan Vijayawada, Andhra Pradesh yang berbasis pada Resins and Allied Productions (RAP). Ini merupakan nozzle ke-100 buatan RAP yang digunakan dalam PSLV.[16] Beberapa komponen the PSLV-C37 dibuat oleh Larsen & Toubro dan dikembangkan dengan fasilitas Advanced Composite di Vadodara, Gujarat.[17]

Biaya

Total biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan misi tersebut mencapai US$15 juta untuk 1378 kg muatan utama.[18] ISRO mengatakan bahwa ini menutup setengah dari anggaran misi dari luar negeri yang satelitnya akan diluncurkan.[19]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "PSLV-C37 Brochure". Indian Space Research Organisation website. Diarsipkan dari asli tanggal 8 April 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  2. 1 2 3 4 5 6 "Isro creates history, launches 104 satellites in one go". The Times of India. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  3. ↑ https://www.nasaspaceflight.com/2014/06/russian-dnepr-rocket-record-launch-37-satellites/
  4. ↑ http://www.huffingtonpost.com/2013/11/19/nasa-minotaur-rocket-launch-east-coast-livestream_n_4295726.html
  5. 1 2 "ISRO's PSLV-C37 launch scheduled for 15 February at 9:00 am". Firstpost. 7 Februari 2017. Diakses tanggal 7 Februari 2017.
  6. ↑ "Isro's launch of record 104 satellites". The Times of India. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  7. 1 2 "PSLV-C37 / Cartosat -2 Series Satellite". ISRO. 15 Februari 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Februari 2017. Diakses tanggal 16 Februari 2017.
  8. ↑ "ISRO sets space record: Highlights of successful launch of Cartosat-2 and 103 other satellites". Hindustan Times. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  9. 1 2 3 "ISRO launches 104 satellites in one go, creates history". The Hindu. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  10. 1 2 3 4 "PSLV-C37 Successfully Launches 104 Satellites in a Single Flight". ISRO. 15 Februari 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  11. ↑ "Indian Space Research Organisation scales 104 heights". The Indian Express. 16 Februari 2017. Diakses tanggal 16 Februari 2017.
  12. ↑ "India launches record-breaking 104 satellites from single rocket". The Guardian. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  13. ↑ "ISRO sets record, launches 104 sats at one go". News Today. 16 Februari 2017. Diakses tanggal 16 Februari 2017.[pranala nonaktif permanen]
  14. ↑ "India sets world record with 104 satellites in a single rocket launch". ExtremeTech. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 17 Februari 2017.
  15. ↑ "Isro launches record 104 satellites into orbit". Business Standard. 16 Februari 2017. Diakses tanggal 16 Februari 2017.
  16. ↑ "PSLV-C 37 scheduled for launch on January 27". The Hindu. Vijayawada. 17 Desember 2016. Diakses tanggal 7 Februari 2017.
  17. ↑ "L&T Aerospace Unit Plays Role in ISRO Launch of 104 Satellites". NDTV. Diakses tanggal 17 Februari 2017.
  18. ↑ "Five reasons why ISRO is a force to be reckoned with". The Indian Express. 15 Februari 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2017.
  19. ↑ "ISRO to recover half the cost of record breaking PSLV-C37 launch from foreign customers". Firstpost. 8 Februari 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Februari 2017. Diakses tanggal 8 Februari 2017.
  • l
  • b
  • s
Polar Satellite Launch Vehicle
1990-an
  • PSLV-D1 (20 Sep 1993, gagal)
  • PSLV-D2 (15 Okt 1994)
  • PSLV-D3 (21 Mar 1996)
  • PSLV-C1 (29 Sep 1997)
  • PSLV-C2 (26 Mei 1999)
2000-an
  • PSLV-C3 (22 Okt 2001)
  • PSLV-C4 (METSAT, 12 Sep 2002)
  • PSLV-C5 (Resourcesat-1, 17 Okt 2003)
  • PSLV-C6 (HAMSAT, 5 Mei 2005)
  • PSLV-C7 (10 Jan 2007)
  • PSLV-C8 (23 Apr 2007)
  • PSLV-C10 (21 Jan 2008)
  • PSLV-C9 (28 Apr 2008)
  • PSLV-C11 (22 Okt 2008)
  • PSLV-C12 (20 Apr 2009)
  • PSLV-C14 (23 Sep 2009)
2010-an
  • PSLV-C15 (12 Jul 2010)
  • PSLV-C16 (20 Apr 2011)
  • PSLV-C17 (15 Jul 2011)
  • PSLV-C18 (12 Okt 2011)
  • PSLV-C19 (26 Apr 2012)
  • PSLV-C21 (9 Sep 2012)
  • PSLV-C20 (25 Feb 2013)
  • PSLV-C22 (IRNSS-1A, 1 Jul 2013)
  • PSLV-C25 (Mars Orbiter Mission, 5 Nov 2013)
  • PSLV-C24 (IRNSS-1B, 4 Apr 2014)
  • PSLV-C23 (30 Jun 2014)
  • PSLV-C26 (IRNSS-1C, 16 Okt 2014)
  • PSLV-C27 (IRNSS-1D, 28 Mar 2015)
  • PSLV-C28 (DMC-3, 10 Jul 2015)
  • PSLV-C30 (28 Sep 2015)
  • PSLV-C29 (16 Des 2015)
  • PSLV-C31 (IRNSS-1E, 20 Jan 2016)
  • PSLV-C32 (IRNSS-1F, 10 Mar 2016)
  • PSLV-C33 (IRNSS-1G, 28 Apr 2016)
  • PSLV-C34 (22 Jun 2016)
  • PSLV-C35 (SCATSAT-1, 26 Sep 2016)
  • PSLV-C36 (Resourcesat-2A, 7 Des 2016)
  • PSLV-C37 (15 Feb 2017)
  • PSLV-C38 (23 Jun 2017)
  • PSLV-C39 (IRNSS-1H, 31 Aug 2017, failure)
  • PSLV-C40 (Cartosat-2F, 12 Jan 2018)
  • PSLV-C41 (IRNSS-1I, 11 Apr 2018)
  • PSLV-C42 (16 Sep 2018)
  • PSLV-C43 (HySIS, 29 Nov 2018)
  • PSLV-C44 (Microsat-R, 24 Jan 2019)
  • PSLV-C45 (EMISAT, 1 Apr 2019)
  • PSLV-C46 (RISAT-2B, 22 Mei 2019)
  • PSLV-C47 (Cartosat-3, 27 Nov 2019)
  • PSLV-C48 (RISAT-2BR1, 11 Des 2019)
2020-an
  • PSLV-C49 (EOS-01, 7 Nov 2020)
  • PSLV-C50 (CMS-01, 17 Des 2020)
  • PSLV-C51 (Amazônia-1, 28 Feb 2021)
  • PSLV-C52 (EOS-04, 14 Feb 2022)
  • PSLV-C53 (DS-EO, NeuSAR, Scoob-1, POEM-1 (hosted), 30 Jun 2022)
  • PSLV-C54 (EOS-06, BhutanSat aka INS-2B, Anand, 26 Nov 2022)
  • PSLV-C55 (TeLEOS-2, Lumelite-4, POEM-2 (hosted), 22 Apr 2023)
  • PSLV-C56 (DS-SAR, VELOX-AM, 30 Jul 2023)
  • PSLV-C57 (Aditya-L1, 2 Sep 2023)
  • PSLV-C58 (XPoSat, POEM-3 (hosted), 1 Jan 2024)
  • List of PSLV launches
  • Cetak miring menunjukkan rencana masa depan

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Peluncuran
  2. Muatan dan parameter lainnya
  3. Biaya
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026