POC Indonesia adalah sebuah komunitas dan platform komunikasi berbasis protokol internet (IP) yang memfasilitasi komunikasi suara instan di Indonesia. Komunitas ini beroperasi di bawah naungan Informasi Antar Daerah Indonesia (INADI).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Push-To-Talk Over Cellular Indonesia | |
| Julukan | POC ID |
|---|---|
| Pendiri | OC62IRG |
| Didirikan di | Kota Samarinda |
| Status | Perkumpulan |
| No. Registrasi | AHU-0010994.AH.01.07.TAHUN 2024 |
| Tujuan | Menjadi komunitas Push-to-Talk over Cellular terbesar dan terdepan di Indonesia yang menghubungkan seluruh pengguna PoC dari Sabang sampai Merauke, mempererat silaturahmi antar sesama, serta menjadi mitra aktif dalam membangun masyarakat yang lebih sigap, peduli, dan berdaya melalui teknologi komunikasi instan. |
| Kantor pusat | Kota Samarinda |
| Lokasi | |
Bahasa resmi | Indonesia |
Organisasi induk | Informasi Antar Daerah Indonesia (INADI) |
POC Indonesia (singkatan dari Push-to-Talk over Cellular Indonesia) adalah sebuah komunitas dan platform komunikasi berbasis protokol internet (IP) yang memfasilitasi komunikasi suara instan di Indonesia. Komunitas ini beroperasi di bawah naungan Informasi Antar Daerah Indonesia (INADI).[1]
POC Indonesia terdaftar sebagai Perkumpulan Informasi Antar Daerah Indonesia (INADI) NOMOR AHU-0010994.AH.01.07.TAHUN 2024, yang selanjutnya akan disebut sebagai Push to talk Over Celuler Indonesia, disingkat menjadi POC INDONESIA.
POC Indonesia didirikan untuk mengadaptasi teknologi Push-to-Talk (PTT) tradisional yang umumnya digunakan pada perangkat radio Handy Talkie (HT) ke dalam infrastruktur jaringan seluler modern seperti 4G, LTE, dan Wi-Fi. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara instan tanpa batasan jarak geografis, selama tersedia jangkauan internet.
Platform ini menggunakan integrasi perangkat lunak dan server untuk menghubungkan berbagai jenis perangkat komunikasi, antara lain:
Sebagai bagian dari INADI, POC Indonesia berfungsi sebagai kanal komunikasi koordinasi bagi anggotanya. Layanan ini banyak dimanfaatkan untuk: