Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiOvophis okinavensis
Artikel Wikipedia

Ovophis okinavensis

Ovophis okinavensis atau yang lebih dikenal dengan nama hime habu (ヒメハブ) dalam bahasa Okinawa, adalah jenis ular berbisa yang termasuk ke dalam subfamili Crotalinae dan berasal dari Kepulauan Ryukyu di Jepang. Hingga kini, tidak ada subspesies yang diakui dari spesies ini.

Wikipedia article
Diperbarui 16 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ovophis okinavensis

Ovophis okinavensis
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Viperidae
Genus: Ovophis
Spesies:
O. okinavensis
Nama binomial
Ovophis okinavensis
(Boulenger, 1892)
Sinonim[2]
  • Trimeresurus okinavensis Boulenger, 1892
  • Lachesis okinavensis
    – Boulenger, 1896
  • Ovophis okinavensis
    – Burger, 1981

Ovophis okinavensis atau yang lebih dikenal dengan nama hime habu (ヒメハブ) dalam bahasa Okinawa, adalah jenis ular berbisa yang termasuk ke dalam subfamili Crotalinae dan berasal dari Kepulauan Ryukyu di Jepang.[1][3][4] Hingga kini, tidak ada subspesies yang diakui dari spesies ini.[3][5]

Deskripsi

Ular dewasa dari spesies ini umumnya memiliki panjang antara 30 hingga 80 cm. Warna tubuhnya biasanya coklat kehijauan pucat atau zaitun kekuningan, kadang juga coklat muda, dengan pola bercak di punggung berwarna coklat atau hijau yang diselingi dan dikelilingi sisik berwarna kekuningan. Kepalanya besar berbentuk segitiga dan jelas terpisah dari leher, dengan garis gelap tipis di belakang mata.[6]

Bagian tengah tubuhnya memiliki 21 hingga 23 baris sisik punggung, 125–135 sisik di bagian perut, serta 36–55 sisik subkaudal yang tersusun berpasangan. Ular ini juga memiliki delapan sisik di bagian bibir atas (kadang tujuh atau sembilan).[4] Pola warnanya menampilkan dasar abu-abu dengan pita silang berwarna abu-abu tua hingga kehitaman, serta bintik-bintik hitam di sisi bawah tubuh yang kontras dengan latar abu-abu keputihan.[6]

Nama

Nama habu okinawa umumnya digunakan untuk menyebut Hon habu, atau sering cukup disebut habu saja (Protobothrops flavoviridis). Dalam bahasa Okinawa, ular ini kadang disebut “Niibuyaa” (ニーブヤー). Dalam bahasa Amami, ular ini juga dikenal dengan sebutan Mamushi, meskipun perlu diketahui bahwa nama Mamushi biasanya digunakan untuk spesies lain yang berbeda, yaitu Gloydius blomhoffii.[7]

Persebaran

Spesies ini hidup di Kepulauan Ryukyu, Jepang, terutama di wilayah Okinawa dan Kepulauan Amami. Lokasi asal yang tercatat untuk jenis ini adalah “Okinawa”.[2] Ovophis okinavensis dapat ditemukan di berbagai jenis habitat, seperti hutan terbuka, daerah pegunungan, ladang, serta kawasan pertanian yang memiliki sungai, kolam, atau sumber air lain di sekitarnya. Ular ini juga kadang muncul di area permukiman manusia.[6]

Perilaku

Ovophis okinavensis biasanya memangsa hewan pengerat dan vertebrata kecil lainnya di area terbuka, terutama di ladang tebu, dan kadang juga ditemukan di sekitar permukiman manusia. Spesies ini dapat berkembang biak dengan dua cara, yaitu bertelur (ovipar) atau melahirkan anak yang menetas di dalam tubuh induk (ovovivipar). Pilihan cara berkembang biak tersebut bergantung pada kondisi lingkungan tempat ular hidup.[6]

Referensi

  1. 1 2 Ota, H.; Kidera, N. (2018). "Ovophis okinavensis". 2018 e.T96265023A96265034. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T96265023A96265034.en. ;
  2. 1 2 McDiarmid RW, Campbell JA, Touré T. 1999. Snake Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference, vol. 1. Herpetologists' League. 511 pp. ISBN 1-893777-00-6 (series). ISBN 1-893777-01-4 (volume).
  3. 1 2 Ovophis okinavensis di Reptarium.cz Reptile Database
  4. 1 2 Gumprecht A, Tillack F, Orlov NL, Captain A, Ryabov S. 2004. Asian Pitvipers. GeitjeBooks. Berlin. 1st Edition. 368 pp. ISBN 3-937975-00-4.
  5. ↑ "Ovophis okinavensis". Integrated Taxonomic Information System.
  6. 1 2 3 4 Mehrtens JM. 1987. Living Snakes of the World in Color. New York: Sterling Publishers. 480 pp. ISBN 0-8069-6460-X.
  7. ↑ Brown JH. 1973. Toxicology and Pharmacology of Venoms from Poisonous Snakes. Springfield, Illinois: Charles C. Thomas. 184 pp. LCCCN 73–229. ISBN 0-398-02808-7.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Nama
  3. Persebaran
  4. Perilaku
  5. Referensi

Artikel Terkait

Daftar ular berdasarkan nama ilmiah

artikel daftar Wikimedia

Kepulauan Miyako

kepulauan di Jepang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026