Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ottone Orseolo

Ottone Orseolo merupakan Doge Venesia dari tahun 1008 sampai 1026. Ia merupakan pura ketiga Pietro II Orseolo dan Maria Candiano, yang ia gantikan pada usia enam belas tahun, menjadi doge Venesia termuda di dalam sejarah.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ottone Orseolo
Pietro II & Ottone Orseolo

Ottone Orseolo (bahasa Italia: Ottone Orseolocode: it is deprecated , juga Urseolo; skt. 992-1032) merupakan Doge Venesia dari tahun 1008 sampai 1026. Ia merupakan pura ketiga Pietro II Orseolo dan Maria Candiano, yang ia gantikan pada usia enam belas tahun, menjadi doge Venesia termuda di dalam sejarah.[1]

Masa muda

Ketika Otto III, Kaisar Romawi Suci tinggal di Verona dan memberikan banyak keistimewaan ke Venesia di dalam Mark Verona, ia meminta Pietro untuk mengirim putra ketiganya ke Verona, di mana Kaisar bertindak sebagai sponsornya atas konfirmasinya.[2] Untuk menghormati Kaisar, ia diberi nama Ottone. Pada tahun 1004, Pietro Ottone, ditemani oleh putra sulungnya dan rekan-doge Giovanni, pergi ke Konstantinopel, di mana Giovanni menikahi keponakan Basileios II Boulgaroktonos, Maria Argyra, dan Ottone menerima beberapa gelar kehormatan.[3]

Setelah kematian mendadak Giovanni (1006), Pietro membesarkan Ottone ke kepemimpinan doge dengannya. Ia kemudian memuat sebuah surat wasiat, memberikan sebagian besar kekayaannya kepada orang miskin dan Gereja, dan pensiun ke sebuah biara, meninggalkan pemerintahan kepada Ottone. Ketika Pietro akhirnya meninggal pada tahun 1008, ia meninggalkan Ottone sebagai doge tunggal pada usia enam belas tahun.[4] Segera setelah kematian ayahandanya, pada tahun 1009, Ottone menikahi seorang putri yang baru saja menganut agama Kristen dan yang baru dimahkotai di Hungaria, Géza dan Adelaide. Ia disebut Grimelda atau Gizella (989-992 - meninggal 1026).[5] Karena Chronicon Venetum Giovanni da Venezia berakhir pada masa Ottone, kronik selanjutnya perlu diandalkan.[4] Menurut penulis sejarah (dan doge) Andrea Dandolo, menulis dari sudut pandang tiga abad ke depan, Ottone adalah:

Katolik dalam iman, tenang dalam kemurnian, kuat dalam keadilan, terkemuka dalam agama, memiliki tata cara hidup yang indah, kaya akan harta benda, dan dipenuhi dengan segala bentuk kebajikan yang secara universal dianggap sebagai penerus ayah dan kakeknya yang paling tepat.[4]

Bertakhta dan pemecatan (1008–26)

Skandal tersebut menandai sebagian besar masa pemerintahan Ottone, karena ia menunjukkan kecenderungan yang jelas terhadap nepotisme dengan mengangkat beberapa kerabat ke posisi kekuasaan. Pada tahun 1017, Vitale Candiano, Patriark Grado, meninggal dan Ottone mengangkat kakandanya (putra kedua Pietro), Orso, yang telah menjadi Uskup Torcello, ke posisi patriarkat yang kosong.[6] Ottone kemudian mengisi Torcello yang kosong dengan adiknya Vitale. Tindakan-tindakan ini membuatnya kehilangan dukungan rakyat, meski mereka belum menuntut pemecatannya dari jabatannya. Pemecatan Poppo dari Treffen, Patriark Aquileia, menghasut bangsa Venesia untuk mengusir Ottone dan patriark Grado dari Venesia, dari mana mereka berlindung di Istria dari tahun 1022 sampai 1023. Namun pada tahun yang terakhir, Poppo memecat istana dan gereja patriarkal di Grado dan bangsa Venesia memanggil kembali Ottone dan Orso.[6]

Pada tahun 1024, Paus Yohanes XIX menegaskan hak Orso untuk memegang Grado dan menegaskan hak patriarkal vis-à-visnya terhadap Aquileia. Namun Ottone terus menggunakan janji temu gereja untuk keuntungan pribadinya da keluarga serta musuh-musuh Orseoli di Venesia, dengan dukungan rakyat, bergerak memecatnya pada tahun 1026. Mereka menangkapnya, mencukur jenggotnya, dan mengusirnya ke Konstantinopel.[7] Di sana ia diterima dengan baik oleh Konstantinus VIII, pamanda saudari iparnya, yang mencabut hak istimewa perdagangan yang sebelumnya diberikan kepada Republik di bawah Pietro II. Bukan karena Ottone membangun hubungan baik dengan kaisar-kaisar Eropa: Kaisar Romawi Suci Konrad II juga mencabut hak istimewa perdagangan Venesia untuk menanggapi deposisinya. Ayah mertuanya, Stjepan I dari Kroasia, atas dorongan putra Ottone, Péter Orseolo, menyerang kota-kota pesisir Dalmasia, menangkap beberapa dari Venesia.[7]

Kematian di pengasingan (1032)

Sementara itu, bangsa Venesia telah muak dengan pengganti Ottone, Pietro Barbolano, dan mereka memecatnya pada gilirannya (1032). Vitale dari Torcello pergi ke Konstantinopel untuk mencari saudaranya untuk membangun kembali takhta kadipatennya, sementara Orso dari Grado memerintah sendiri untuk sementara.[7] Vitale tiba di ibu kota Bizantium dan menemukan Ottone di ambang kematian dan ia meninggal sebelum dapat kembali ke Venesia. Orso mengundurkan diri dari kekuasaan sementara begitu berita itu sampai di Venesia, sementara seorang kerabat, Domenico,[8] mencoba merebut takhta. Ia gagal dan bangsa Venesia beralih ke Domenico Flabanico untuk menjadi doge mereka.

Putra Ottone, Péter Orseolo kemudian menggantikan István sebagai Raja Hungaria. Ottone memiliki dua orang putri, Frozza Orseolo dan Felicia Orseolo, yang menikah dengan Nicolo Bembo. Putri mereka, Elena Bembo menikah dengan Zuane Michiel, putra Vitale I Michiel dan Felicia Elena Cornaro, dan putra mereka adalah Domenico Michiel.

Catatan

  1. ↑ Hazlitt, 115–133.
  2. ↑ Norwich, 50–51.
  3. ↑ Norwich, 59–61.
  4. 1 2 3 Norwich, 61.
  5. ↑ Staley, 315.
  6. 1 2 Norwich, 62.
  7. 1 2 3 Norwich, 63.
  8. ↑ Norwich, 63, calls him "an obscure offshoot of the family," while McClellan, 39–43, makes him a younger brother of Otto.

Sumber

  • Hazlitt, W. Carew. (1915). The Venetian Republic: Its Rise, its Growth, and its Fall. A.D. 409–1797. London: Adam and Charles Black. LOC DG676 .H43
  • McClellan, George B. (1904). The Oligarchy of Venice. Boston and New York: Houghton, Mifflin and Company. LOC DG677 .M13
  • Norwich, John Julius. (1982). A History of Venice. New York: Alfred A. Knopf.
  • Staley, Edgcumbe. (1910). The Dogaressas of Venice (The Wives of the Doges). London: T. W. Laurie.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Pietro II Orseolo
Doge Venesia
1008–1026
Diteruskan oleh:
Pietro Barbolano
  • l
  • b
  • s
Doge Venesia
Era Romawi Timur (697–737)
  • Paolo Lucio Anafesto
  • Marcello Tegalliano
  • Orso Ipato
Rezim magistri militum (738–742)
  • Domenico Leoni
  • Felice Cornicola
  • Teodato Ipato
  • Gioviano Cepanico
  • Giovanni Fabriciaco
Era adipati (742–1148)
Ducal period (742–1148)
Abad ke-8
  • Teodato Ipato*
  • Galla Lupanio*
  • Domenico Monegario*
  • Maurizio Galbaio
  • Giovanni Galbaio*
Abad ke-9
  • Obelerio degli Antenori*†
  • Agnello Participazio
  • Giustiniano Participazio
  • Giovanni I Participazio*
  • Pietro Tradonico†
  • Orso I Participazio
  • Giovanni II Participazio♦
  • Pietro I Candiano‡
  • Pietro Tribuno
Abad ke-10
  • Orso II Participazio
  • Pietro II Candiano
  • Pietro Participazio
  • Pietro III Candiano
  • Pietro IV Candiano†
  • Pietro I Orseolo♦
  • Vitale Candiano♦
  • Tribuno Memmo
  • Pietro II Orseolo
Abad ke-11
  • Otto Orseolo*
  • Pietro Centranico*
  • Domenico Flabanico
  • Domenico I Contarini
  • Domenico Selvo*
  • Vitale Faliero
  • Vitale I Michiel
Abad ke-12
  • Ordelafo Faliero
  • Domenico Michiel
  • Pietro Polani
Era republik (1148–1797)
Republican period (1148–1797)
Abad ke-12
  • Domenico Morosini
  • Vitale II Michiel
  • Sebastiano Ziani
  • Orio Mastropiero
  • Enrico Dandolo
Abad ke-13
  • Pietro Ziani
  • Jacopo Tiepolo
  • Marino Morosini
  • Reniero Zeno
  • Lorenzo Tiepolo
  • Jacopo Contarini
  • Giovanni Dandolo
  • Pietro Gradenigo
Abad ke-14
  • Marino Zorzi
  • Giovanni Soranzo
  • Francesco Dandolo
  • Bartolomeo Gradenigo
  • Andrea Dandolo
  • Marino Faliero†
  • Giovanni Gradenigo
  • Giovanni Dolfin
  • Lorenzo Celsi
  • Marco Cornaro
  • Andrea Contarini
  • Michele Morosini
  • Antonio Venier
Abad ke-15
  • Michele Steno
  • Tommaso Mocenigo
  • Francesco Foscari*
  • Pasquale Malipiero
  • Cristoforo Moro
  • Nicolò Tron
  • Nicolò Marcello
  • Pietro Mocenigo
  • Andrea Vendramin
  • Giovanni Mocenigo
  • Marco Barbarigo
  • Agostino Barbarigo
Abad ke-16
  • Leonardo Loredan
  • Antonio Grimani
  • Andrea Gritti
  • Pietro Lando
  • Francesco Donato
  • Marcantonio Trevisan
  • Francesco Venier
  • Lorenzo Priuli
  • Girolamo Priuli
  • Pietro Loredan
  • Alvise I Mocenigo
  • Sebastiano Venier
  • Nicolò da Ponte
  • Pasquale Cicogna
  • Marino Grimani
Abad ke-17
  • Leonardo Donato
  • Marcantonio Memmo
  • Giovanni Bembo
  • Nicolò Donato
  • Antonio Priuli
  • Francesco Contarini
  • Giovanni I Cornaro
  • Nicolò Contarini
  • Francesco Erizzo
  • Francesco Molin
  • Carlo Contarini
  • Francesco Cornaro
  • Bertuccio Valiero
  • Giovanni Pesaro
  • Domenico II Contarini
  • Nicolò Sagredo
  • Alvise Contarini
  • Marcantonio Giustinian
  • Francesco Morosini
  • Silvestro Valiero
  • Alvise II Mocenigo
Abad ke-18
  • Giovanni II Cornaro
  • Alvise III Mocenigo
  • Carlo Ruzzini
  • Alvise Pisani
  • Pietro Grimani
  • Francesco Loredan
  • Marco Foscarini
  • Alvise IV Mocenigo
  • Paolo Renier
  • Ludovico Manin*
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Orang
  • Tokoh Italia
  • Deutsche Biographie
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Masa muda
  2. Bertakhta dan pemecatan (1008–26)
  3. Kematian di pengasingan (1032)
  4. Catatan
  5. Sumber

Artikel Terkait

Pietro II Orseolo

Orseolo menikah dengan Maria Candiano, anak perempuan Vitale Candiano dan keponakan Doge Pietro IV Candiano. Anak laki-laki Pietro II, Ottone Orseolo

Stefanus I dari Hungaria

saudara iparnya. Pada sekitar tahun 1009, ia menikahkan adindanya dengan Ottone Orseolo, Doge Venesia (bertakhta 1008–1026), sekutu dekat Kaisar Bizantium,

Frozza Orseolo

Frozza Orseolo (1015 - 17 Februari 1071) merupakan permaisuri ketiga Austria. Frozza adalah putri Otto Orseolo, Doge Venesia, dan cucu perempuan Pietro

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026