Otto Wilhelm Sonder adalah seorang apoteker dan botanis Jerman yang dikenal karena kontribusinya dalam bidang taksonomi tumbuhan, terutama flora Afrika Selatan. Ia merupakan salah satu rekan penulis karya monumental Flora Capensis, serta pemilik salah satu koleksi herbarium pribadi terbesar pada masanya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 18 Juni 1812 Bad Oldesloe (en) |
| Kematian | 21 November 1881 Hamburg |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Botani |
| Pekerjaan | ahli botani, kolektor botani, dokter, apoteker, scientific collector (en) |
| Karya kreatif | |
| Singkatan nama ahli botani | Sond. |
| Keluarga | |
| Pasangan nikah | Maria Sonder (en) |
Otto Wilhelm Sonder (13 Juni 1812 – 21 November 1881) adalah seorang apoteker dan botanis Jerman yang dikenal karena kontribusinya dalam bidang taksonomi tumbuhan, terutama flora Afrika Selatan. Ia merupakan salah satu rekan penulis karya monumental Flora Capensis, serta pemilik salah satu koleksi herbarium pribadi terbesar pada masanya.[1]
Sonder menempuh masa magang sebagai apoteker di Hamburg selama empat tahun dan menyelesaikannya pada tahun 1832. Selama masa magang, ia mulai mengumpulkan spesimen tumbuhan dan memperdalam pengetahuan botani secara otodidak. Setelah melanjutkan pelatihan di Jerman bagian selatan, ia lulus ujian negara dalam bidang farmasi di Berlin pada tahun 1835. Pada periode yang sama, ia menerbitkan makalah botani pertamanya yang membahas genus Salix (willow).[2]
Setelah bekerja di Kiel, Sonder kemudian bergabung di apotek milik Eimbeke di Hamburg, yang kemudian menjadi miliknya. Ia mengelola apotek tersebut dari tahun 1841 hingga 1878. Di sela-sela pekerjaannya, Sonder sering melakukan perjalanan botani ke Pegunungan Alpen dan wilayah Mediterania untuk mengumpulkan tumbuhan, meskipun di kemudian hari kegiatan botanisnya terbatas di sekitar Hamburg.[1]
Meskipun tidak pernah melakukan pengumpulan langsung di Afrika Selatan, Sonder dikenal luas melalui publikasinya mengenai flora wilayah tersebut. Berdasarkan koleksi tumbuhan yang dikirimkan oleh para botanis seperti J.F. Drège, C.F. Ecklon, dan C.L.P. Zeyher, ia menyusun berbagai karya penting seperti:
Karya-karya tersebut memuat deskripsi banyak spesies baru dan memperluas pemahaman tentang keanekaragaman flora Afrika bagian selatan.
Sonder juga menjadi rekan penulis Flora Capensis: being a systematic description of the plants of the Cape Colony, Caffraria and Port Natal, bersama William Henry Harvey. Karya ini diterbitkan dalam beberapa bagian antara tahun 1859 hingga 1865 dan menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan botani di Afrika Selatan. Sonder berkontribusi dalam penulisan deskripsi 25 famili pada volume pertama, 15 famili pada volume kedua, dan 4 famili pada volume ketiga.[2]
Selain Flora Capensis, Sonder juga menerbitkan sejumlah karya penting lainnya, di antaranya:
Secara keseluruhan, Sonder menerbitkan lebih dari 1.200 nama ilmiah tumbuhan. Dalam penulisan nama botani, ia dikenali melalui singkatan standar “Sond.”.[3]
Sejak muda, Sonder menunjukkan ketertarikan besar terhadap botani. Ia sering melakukan eksplorasi tumbuhan di sekitar tempat tinggalnya sebelum bekerja di apotek. Koleksi herbarium miliknya mencakup ratusan ribu spesimen dari berbagai kelompok tumbuhan di seluruh dunia, termasuk ribuan spesimen tipe. Koleksi ini memiliki nilai khusus karena memuat banyak spesimen dari Afrika Selatan, Amerika Selatan tropis, dan India.
Ketika koleksinya menjadi terlalu besar untuk dikelola sendiri, Sonder mulai menjual sebagian isinya. Pada tahun 1875, ia menjual sebagian besar spesimen tumbuhan Tanjung Harapan (Cape plants) — kecuali kelompok Erica — kepada Museum Sejarah Alam Swedia di Stockholm. Sebagian koleksi lainnya kemudian dibeli oleh Royal Botanic Gardens, Melbourne, dan kini menjadi bagian dari National Herbarium of Victoria.[4]
Pada Mei 1846, Sonder dianugerahi gelar Doktor Filsafat kehormatan oleh Universitas Königsberg atas jasanya dalam bidang botani. Pada tahun yang sama, ia terpilih sebagai anggota Kaiserlich Leopoldinisch-Carolinische Deutsche Akademie der Naturforscher (Akademi Ilmu Pengetahuan Leopoldina di Halle).
Karya-karya Sonder memberikan kontribusi besar bagi pengembangan taksonomi tumbuhan, terutama dalam mengenali dan mendeskripsikan flora Afrika Selatan. Bersama W.H. Harvey, ia menempatkan studi botani di wilayah tersebut pada landasan ilmiah yang kuat melalui Flora Capensis.[4]
Sebagai penghargaan atas jasanya, beberapa takson tumbuhan dinamai menurut namanya, antara lain:
Otto Wilhelm Sonder meninggal dunia pada 21 November 1881 di Hamburg, Jerman, dalam usia 69 tahun. Ia meninggalkan warisan ilmiah yang signifikan dalam bidang botani, baik melalui publikasi, koleksi herbarium, maupun kontribusinya terhadap studi flora dunia.[5]