Orang Aghul adalah suku asli Dagestan, Rusia. Menurut sensus 2010, terdapat 34.160 Aghul di Rusia. Bahasa Aghul termasuk dalam rumpun bahasa Lezgia, dalam rumpun bahasa Kaukasia Timur Laut. Secara etnis, suku Aghul berkerabat dengan Lezgin. Terdapat empat kelompok suku Aghul yang tinggal di empat ngarai yang berbeda: Aguldere, Kurakhdere, Khushandere, dan Khpyukdere. Seperti tetangga mereka, Aghul masuk Islam pada masa yang cukup awal, setelah penaklukan Arab pada abad kedelapan. Dalam tradisi lisan, mereka mengklaim sebagai keturunan Yahudi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Jumlah populasi | |
|---|---|
| 35.000 (est.) | |
| Daerah dengan populasi signifikan | |
| 34.160[4] | |
| 108[5] | |
| Bahasa | |
| Bahasa Aghul | |
| Agama | |
| Islam Sunni | |
| Kelompok etnik terkait | |
| Lezgin | |
Orang Aghul (bahasa Aghul: агулар/agular, bahasa Rusia: агулы/agulycode: ru is deprecated atau агульцы/aguljcy) adalah suku asli Dagestan, Rusia. Menurut sensus 2010, terdapat 34.160 Aghul di Rusia (7.000 pada tahun 1959).[6] Bahasa Aghul termasuk dalam rumpun bahasa Lezgia, dalam rumpun bahasa Kaukasia Timur Laut. Secara etnis, suku Aghul berkerabat dengan Lezgin. Terdapat empat kelompok suku Aghul yang tinggal di empat ngarai yang berbeda: Aguldere, Kurakhdere, Khushandere, dan Khpyukdere. Seperti tetangga mereka, Aghul masuk Islam pada masa yang cukup awal, setelah penaklukan Arab pada abad kedelapan. Dalam tradisi lisan, mereka mengklaim sebagai keturunan Yahudi.[7]