Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Okulus (arsitektur)

Dalam dunia arsitektur, okulus adalah sebuah bukaan berbentuk lingkaran menyerupai mata yang berada pada bagian tengah kubah atau dinding. Okulus banyak ditemui pada bangunan bergaya Bizantium dan Neoklasik. Fitur lain yang menyerupainya, seperti jendela oeil-de-boeuf juga bisa disebut okulus. Okulus biasanya berfungsi sebagai penerang alami dengan membiarkan cahaya matahari masuk. Pada era arsitektur kekinian, okulus lebih berfungsi sebagai penambah estetika bangunan.

gaya arsitektur
Diperbarui 27 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Okulus (arsitektur)
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Mei 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Oculus (architecture)}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Okulus yang berada di lantai tiga Monumen Jogja Kembali

Dalam dunia arsitektur, okulus (dari Latin oculus 'mata') adalah sebuah bukaan berbentuk lingkaran menyerupai mata yang berada pada bagian tengah kubah atau dinding. Okulus banyak ditemui pada bangunan bergaya Bizantium dan Neoklasik. Fitur lain yang menyerupainya, seperti jendela oeil-de-boeuf (dari Prancis 'mata sapi') juga bisa disebut okulus.[1] Okulus biasanya berfungsi sebagai penerang alami dengan membiarkan cahaya matahari masuk. Pada era arsitektur kekinian, okulus lebih berfungsi sebagai penambah estetika bangunan.[2]

Salah satu contoh gedung di Indonesia yang memiliki fitur okulus adalah Monumen Jogja Kembali di Kota Yogyakarta. Okulus ini terdapat di lantai tiga atau Ruang Garbha Graha.[3]

Budaya populer

Okulus di Pantheon

Dalam film Angels and Demons, digambarkan bahwa Profesor Robert Langdon dan Vittoria Vetra mendapat petunjuk dari buku Diagramma Veritatis karangan Galileo Galilei tentang 'lubang iblis' yang akan menunjukkan tempat empat kardinal diculik. Awalnya mereka mengira 'lubang iblis' yang dimaksud adalah okulus yang berada di Pantheon, meskipun akhirnya diketahui bahwa petunjuk itu mengarah pada lubang bawah tanah di Gereja Santa Maria del Popolo.[4]

Referensi

  1. ↑ "Oculus | Modern Design, Sustainable Materials & Innovative Technology | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-11.
  2. ↑ Choi, Sophia (2015-12-16). "Open Eye: 7 Contemporary Oculus Designs - Architizer Journal". Journal (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-11.
  3. ↑ "Monumen Jogja Kembali". Diakses tanggal 2025-05-11.
  4. ↑ Movieclips (2016-11-29), Angels & Demons (2/10) Movie CLIP - The Pantheon (2009) HD, diakses tanggal 2025-05-11

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Budaya populer
  2. Referensi

Artikel Terkait

Gaya arsitektur

metode konstruksi khusus yang dicirikan berdasarkan fitur yang menonjol

Arsitektur Hindia Baru

Gaya arsitektur Hindia Belanda akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20

Arsitektur

bangunan baru bermunculan. “Gaya” arsitektur berkembang dalam bentuk tatanan Klasik. Arsitektur Romawi dipengaruhi oleh arsitektur Yunani karena mereka memasukkan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026