Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Okarina

Okarina adalah alat musik tiup kuno yang merupakan sejenis seruling tabung. Okarina merupakan salah satu alat musik tertua, dan diyakini telah ada sejak zaman batu atau sekitar 12.000 tahun lalu. Okarina ditemukan di berbagai kebudayaan dengan variasi yang beragam, terutama di Afrika, China, dan Meksiko.

Wikipedia article
Diperbarui 15 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Okarina
Salah satu contoh okarina.

Okarina adalah alat musik tiup kuno yang merupakan sejenis seruling tabung.[1] Okarina merupakan salah satu alat musik tertua, dan diyakini telah ada sejak zaman batu atau sekitar 12.000 tahun lalu.[1][2] Okarina ditemukan di berbagai kebudayaan dengan variasi yang beragam, terutama di Afrika, China, dan Meksiko.[1]

Cara memainkan

Salah satu versi okarina yang paling modern dan banyak dikenal sekarang ini berasal dari Italia, yang mulai dikembangkan pada tahun 1865 oleh Guiseppe Donati.[2][3] Okarina versi Italia ini memiliki 10 lubang berbeda ukuran yang ditutup atau dibuka dengan kombinasi tertentu saat alat ini ditiup untuk menghasilkan nada-nada tertentu.[1] Bila semua lubang ditutup, tidak akan terjadi resonansi sehingga tidak akan terdengar nada apa pun.[3]

Bentuk

Okarina tradisional berbentuk bulat seperti telur dengan beberapa lubang dan memiliki saluran kecil untuk ditiup.[1] Okarina biasanya terbuat dari tanah liat, tetapi ada juga yang terbuat dari plastik dan logam.[1][3] Okarina sering kali dibentuk menyerupai angsa.[1] Kata okarina sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti angsa kecil.[1]

Okarina yang digunakan di Papua terbuat dari tempurung kelapa dan berbentuk menyerupai terong. Pada bagian pangkal dari tempurung terdapat lubang untuk memasukkan tali yang berperan sebagai pegangan.[4]

Penggunaan

Okarina banyak dimainkan oleh satu orang dalam pertunjukkan tunggal.[3] Namun, kadang kala okarina juga dimainkan dalam suatu orkestra atau untuk mengiringi tari-tarian.[3] Beberapa puluh tahun lalu di kala okarina sangat populer, kelompok musik okarina banyak dibentuk.[3] Mereka membawakan berbagai jenis okarina, dari suara bass hingga sopranino.[3] Kini, okarina sudah jarang dimainkan dan lebih sering dijadikan mainan atau cenderamata.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Campbell, M; Greated, CA; Myers, A (2004), Musical instruments: history, technology, and performance of instruments of western music, Oxford University Press, hlm. 124, ISBN 9780198165040 (Okarina... lihat di Penelusuran Buku Google)
  2. 1 2 (Inggris) Ocarina. http://www.music.vt.edu/musicdictionary/texto/Ocarina.html. Diakses pada 11 Juli 2011
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Collectif,, Musical Instruments Museum MIM, Visitor's guide, hlm. 49 Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) (1865 lihat di Penelusuran Buku Google)
  4. ↑ Dewi, Ni Luh Putu Chandra; Estudiantin, Nusi Lisabilla; Yogaswara, Wawan; Yulita, Ita; Moerdianti, Retno (2008). Informasi Koleksi Musik Tradisional Indonesia (PDF). Jakarta: Museum Nasional. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Israel
Lain-lain
  • MusicBrainz instrument
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Cara memainkan
  2. Bentuk
  3. Penggunaan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Museum Musik Indonesia

museum di Indonesia

General MIDI

Botol tiup 78 4D Shakuhachi Shakuhachi 79 4E Whistle Siulan 80 4F Ocarina Okarina Synth Lead 81 50 SquareLead Gelombang persegi 82 51 SawtoothLead Gelombang

Hornbostel–Sachs

dengan pipa. 421.221.41 Tanpa lubang-jari. 421.221.42 Dengan lubang-jari - Okarina. 421.222 Set flute dengan pipa internal. 421.222.1 Set flute terbuka dengan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026