Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Nyai (film)

Nyai adalah sebuah film drama indie Indonesia tahun 2016 yang disutradarai oleh Garin Nugroho. Film tersebut diadaptasi dari lima novel berbeda yang meliputi Nyai Isah (1904) karya F. Wiggers, Seitang Koening (1906) karya R.M. Tirto Adhisoerjo, Boenga Roos dari Tjikembang (1927) karya Kwee Tek Hoay, Nyai Dasima (1960) karya S.M Ardan, serta Bumi Manusia (1980) karya Pramoedya Ananta Toer. Para pemerannya meliputi Annisa Hertami, Rudi Corenz, Chawatie, dan Gunawan Maryanto. Film tersebut berkisah tentang seorang wanita pribumi yang disebut Nyai yang berada dalam pusaran konflik pada zaman Hindia Belanda. Film tersebut diputar di berbagai festival film, yang meliputi Festival Film Torino sebagai film pembuka sesi “Waves“, sesi program eksperimental dan Festival Film Rotterdam.

film Indonesia tahun 2018
Diperbarui 15 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nyai
SutradaraGarin Nugroho
ProduserGarin Nugroho
Andhy Pulung
Gita Fara
Retno Ratih Damayanti
Ditulis olehGarin Nugroho
Berdasarkan
  • Bumi Manusia
    oleh Pramoedya Ananta Toer
  • Nyai Isah
    oleh F. Wiggers
  • Seitang Koening
    oleh R.M. Tirto Adhisoerjo
  • Boenga Roos dari Tjikembang
    oleh Kwee Tek Hoay
  • Nyai Dasima
    oleh S.M Ardan
Pemeran
  • Annisa Hertami
  • Rudi Corens
  • Cahwatie
  • Gunawan Maryanto
SinematograferNur Hidayat
PenyuntingAndhy Pulung
Tanggal rilis
7 Oktober 2016
Durasi90 menit
NegaraIndonesia

Nyai adalah sebuah film drama indie Indonesia tahun 2016 yang disutradarai oleh Garin Nugroho. Film tersebut diadaptasi dari lima novel berbeda yang meliputi Nyai Isah (1904) karya F. Wiggers, Seitang Koening (1906) karya R.M. Tirto Adhisoerjo, Boenga Roos dari Tjikembang (1927) karya Kwee Tek Hoay, Nyai Dasima (1960) karya S.M Ardan, serta Bumi Manusia (1980) karya Pramoedya Ananta Toer. Para pemerannya meliputi Annisa Hertami, Rudi Corenz, Chawatie, dan Gunawan Maryanto.[1] Film tersebut berkisah tentang seorang wanita pribumi yang disebut Nyai yang berada dalam pusaran konflik pada zaman Hindia Belanda.[2] Film tersebut diputar di berbagai festival film, yang meliputi Festival Film Torino sebagai film pembuka sesi “Waves“, sesi program eksperimental dan Festival Film Rotterdam.[3]

Sinopsis

Tahun 1927. Nyai menyambut banyak tamu yang datang ke rumahnya saat ulang tahun suami Belandanya yang sudah tua dan sakit-sakitan. Tegas dan terukur, Nyai menyapa mereka: dari akuntan culas, aktivis politik, pemusik, tokoh agama. Bersamaan dengan itu, masa lalu Nyai yang tragis terungkap dan kegigihannya mempertahankan jati dirinya tersingkap. Film ini dibuat dalam satu shot seolah menyatukan unsur teater dan tari dalam latar rumah tradisional Jawa. Riwayat hidup Nyai dikisahkan lewat keluar masuknya Nyai di pintu ruang tamu rumah itu. Ruang tamu jadi semacam panggung.[4]

Pemeran

  • Annisa Hertami sebagai Nyai
  • Rudi Corens sebagai Willem van Erk
  • Cahwatie sebagai Pembantu
  • Gunawan Maryanto sebagai Pembantu
  • Haydar Shalizh sebagai Pengacara Jawa
  • Darma Kedung Romansa sebagai Sastro, jurnalis, novelis
  • Heru Purwanto sebagai Kyai Nogo Edan
  • Richard PW Hilgres sebagai Pengacara Belanda
  • Subardjo HS sebagai Barjo, penyanyi keroncong
  • Maman Satriawan sebagai Pemain keroncong
  • Sigit Skysula sebagai Pemain keroncong
  • Bondan Nusantara sebagai Slamet, asisten pengacara
  • Ahmad Jalidu sebagai Kepala buruh
  • Ari Dwinanto sebagai Karno, kepala buruh
  • Alex Suhendra sebagai Kepala buruh
  • Jamaluddin Latif sebagai Bondan, juru sita
  • Fajar Suwarno sebagai Kyai Mas’ud

Referensi

  1. ↑ https://kabar.news/kok-bisa-film-nyai-karya-garin-tak-tayang-di-bioskop
  2. ↑ https://www.antaranews.com/berita/755713/nyai-kisah-wanita-pribumi-dalam-pusaran-konflik-era-kolonial-belanda
  3. ↑ https://www.gatra.com/rubrik/hiburan/film/352308-Kenalkan-Sejarah-Film-Indonesia-Garin-Nugroho-Sutradarai-Film-Nyai%5B%5D
  4. ↑ "Nyai (2016)". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2023-03-11.
  • l
  • b
  • s
Film yang disutradarai oleh Garin Nugroho
1980
  • Dua Gerbong Satu (1984)
  • Tepuk Tangan (1989)
1990
  • Cinta dalam Sepotong Roti (1991)
  • Air dan Romi (1991)
  • Surat untuk Bidadari (1994)
  • Dongeng Kancil untuk Kemerdekaan (1995)
  • Bulan Tertusuk Ilalang (1995)
  • My Family, My Films and My Nation (1998)
  • Daun di Atas Bantal (1998)
2000
  • Puisi Tak Terkuburkan (2000)
  • Layar hidup: Tanjang priok/Jakarta (2001)
  • Rembulan di Ujung Dahan (2002) (televisi)
  • Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002)
  • Rindu Kami padaMu (2004)
  • Serambi (2006)
  • Opera Jawa (2006)
  • Under the Tree (2008)
2010
  • Mata Tertutup (2011)
  • Soegija (2012)
  • Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)
  • Aach... Aku Jatuh Cinta (2016)
  • Kucumbu Tubuh Indahku (2019)
2020
  • Sepeda Presiden (2021)
  • Puisi Cinta yang Membunuh (2022)
  • Samsara (2024)
  • Siapa Dia (2025)
Category Kategori
Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sinopsis
  2. Pemeran
  3. Referensi

Artikel Terkait

Daftar film Indonesia tahun 2018

film cintanya cinta

Daftar film Indonesia tahun 2026

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia tahun 2025

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026